Sabtu, 22 September 2012 - 05:30:43 WIB
Pensiunan PTPN V Tidak Terima Gaji Selama 12 TahunKategori: Riau - Dibaca: 420 kali

Baca Juga:Bupati Karawang Tinjau Pembangunan InfrastrukturOknum di SMPN 1 Kuala Tungkal Diduga Mark Up dana APBNKetua Komisi 4 DPRD Batam Ricky Syolihin Diduga Back-up Perusahaan NakalPengurusan Dokumen Clearence Rambu Kapal Banyak Pungutan Liar

Rokan Hulu, Jaya Pos

Sungguh kejam sikap menjemen PT Perkebunan Nusantara V terhadap dua karyawannya yang sudah pensiun sejak tahun 2002 lalu. Mereka dicampakkan begitu saja, bahkan hak-hak kedua karyawan itu tidak diberikan selama 12 tahun. “Habis manis sepah dibuang”. Itulah ungkapan yang paling tepat untuk PT PN V Riau.

Sejak tahun 1987, Panindoan Siburian dan Ricart Marpaung bekerja sebagai karyawan di PT PN V yang terletak di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Selama 25 tahun mengabdikan diri dengan segala kemampuan yang mereka miliki, peren mereka membesarkan perusahaan BUMN ini tidak lah dapat diukur sebabatas masa kerja.

Bagaimanapun juga, kejayaan PTPN V saat ini tidak terlepas dari karya –karya mereka di masa lalu. Kini, PTPN V Sei Rokan berkembang pesat dari tahun ke tahun juga merupakan berkat karya mereka. Sudah sepantasnya perusaah pemerintah ini memberikan penghargaan yang layak kepada kedua kayarwan tersebut. Atau setidaknya, perusahaan berplat merah ini seharusnya memberikan hak-hak mereka secara wajar tanpa harus diminta terlebih dulu.

25 tahun lamanya waktu bekerja bukanlah waktu yang singkat. Mereka menghabiskan waktu hampir sepertiga dari dari usianya. Tentunya ini merupakan suatu pengabdian yang patut dihargai. Namun, ternyata tidak segampang itu. Bahkan untuk mendapatkan hak mutlak saja harus berjuang selama 12 tahun. Itu pun belum didapatnya.

Dikisahkan oleh Panidoan Sibuarian dan Ricart Marpaung, pada tahun 2002 lalu, mereka berdua menapak usia pensiun. Mereka berpikir di masa pensiun, masih ada hak yang akan mereka terima dari perusanaan tempat mereka bekerja dahulu. Dan gaji pensiun itulan nantinya yang mereka harapkan untuk melangsungkan hidup mereka bersama keluarga. Gaji di masa tua itu seharusnya sebagai penopang kehidupan mereka.

“Setelah kami pensiun, gaji pensiun itulah yang kami harapkan untuk bekal kami dimasa tua ini. Namun, tidak disangka, persoalanya sepelik ini. Selama 12 tahun ini, kami berusaha berjuang untuk mendapatkan yang sebenarnya adalah hak mutlak bagi kami. Namun ternyata, perjuangan kami sepertinya sia-sia saja, selama dua belas tahun ini tidak mendapatkan hasil apapun,” kata keduanya kepada Jaya Pos.

Mereka pun hampir putus asa. “Setelah kami membawa permasalahan ini kepada pemerintah, yaitu ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Rokanhulu, dan ke PTPN V di Pekanbaru, kami tidak mendapat jawaban apapun. Sepertinya keadilan itu tidak ada pada kami. Tapi kami sadar, bahwa kami tidak boleh putus asa dan akan tetap memperjuangkan hak-hak kami sampai kapanpun,” terang Panindoan dengan semangat walau wajahnya memancarkan kesedihan.

Ketika hal ini dikonfirmasi Jaya Pos kepada Panjaitan selaku Humas PTPN V Riau, melalui telponya, Kamis (20/9), mengatakan, kalau dirinya belum dapat memberikan keterangan karena masih sedang mengikuti rapat. “Maaf ya, nanti saya hubungi kembali, saya masih rapat,” ujar Panjaitan.Udut/Tun


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59367)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51240)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (33093)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14715)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14007)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13843)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13600)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13009)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9914)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9018)
Bedah JayaposTim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudBanjar, Jaya Pos Tunjangan Kinerja (Tunkin) pengganti Tunjangan Dae­rah (Tunda) yang bakal diterima ...


Warga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM BersubsidiSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruGus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR
Laporan KhususPemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutLabusel, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Selatan (Labusel) kembali memperoleh opini Wajar ...


Pemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan SumutPatik Dalam Kehidupan Batak Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018