Rabu, 28 November 2018 - 06:18:46 WIB
RAPBD Kab OKU Tahun 2019 Naik Sebesar Rp 1,4 TriliunKategori: Sumatera Selatan - Dibaca: 71 kali

Baca Juga:Pengurusan Dokumen Clearence Rambu Kapal Banyak Pungutan Liar39 Kecamatan di Garut KekeringanTerkait Putusan MA Dua Lembaga Keuangan Akan DieksekusiDPC Partai Demokrat OKUS Daftar di KPU

Baturaja, Jaya Pos

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab. OKU) dalam pembahasan RAPB tahun 2019 mentargetkan naik menjadi Rp 1,4 triliun. Tahun lalu hanya Rp. 1,3 triliun, berarti meningkat sebesar Rp 70 milyar. Ketua DPRD Kab. OKU Zaplin Ipani, SE. dalam ketetangan persnya mengatakan, kenaikan APBD tidak hanya menambah pembangunan fisik.

Karena anggaran yang direncanakan Pemkab. OKU hanya Rp 200 milyar untuk proyek fisik. Kalau tahun lalu Pemeritah Daerah menganggarkan dana sebedar Rp. 300 Milyar untuk proyek fisik. Sehinga mengalami penuru­nan sebesar Rp. 100 Milyar. Lanjutnya, penyebab turu­nya karena belum keluarnya peraturan Presiden RI berapa besarnya dana Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU). “Jadi pihak kami belum bisa menentukan plafon anggaran,” kata Zaplin Ipani.

Tambahnya, dengan penurunan anggaran untuk proyek fisik, maka hanya pembangunan program prioritas saja. “Seluruh proyek bisa dilaksanakan Pemerintah Daerah bila menaikan pendapatan dengan sumber dari Pendapatan Asli Dae­rah (PAD) OKU, dari sektor Pajak Retribusi dan Objek Pariwisata,” tandas Zaplin.

Anggota Komisi I DPRD Kab. OKU H. Medi Idris, SH. Ketika dikonfirmasi Jaya Pos melalui Hpnya. (22/11/18) mengenai penurunan anggaran pembangunan fisik tahun 2019 tersebut mengatakan ”Karena pembangunan diprioritaskan untuk RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja. Sesuai rencana pembangunan pondasi RSUD Baturaja, sudah diproses dana sebesar sekitar Rp., 50 M. Mungkin akhir tahun 2018 pelaksanaanya akan dimulai. Selain dana DAK dan DAK masih belum jelas besar­nya tahun 2019,” tegas Medi ­Idris.(Parmin )


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59099)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50956)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14260)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (14104)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13405)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13358)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12709)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8746)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8296)
Bedah JayaposKorban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Melapor Ke Polda RiauPekanbaru, Jaya Pos Sehubungan dengan adanya laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh ...


Selain Langgar Permendes No 19, Perangkat Desa Ciseureheun Juga Dobel JobKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MRSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah Fiktif
Laporan KhususDalam Tiga Bulan, Petani Cabai Bantaeng Bisa Raup Rp30 Juta Bantaeng, Jaya Pos Pengembangan inovasi pertanian terus dilakukan petani di Bantaeng. Salah satu yang sedang ...


KPU Gumas Gelar Rakor Penyusunan DPTB dan DPK Pemilu 2019Penilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMK