Kamis, 20 September 2012 - 08:32:57 WIB
Pengurusan SIM di Satlantas Dumai Diharapkan TransparanKategori: Riau - Dibaca: 454 kali

Baca Juga:Proyek Rumah Transmigrasi Ketapang Senilai Rp9,4 M Diduga Gunakan Material Kayu IlegalTartilah Ishak Mekki Terima Satya Lencana Melati dari PresidenKanit Reskrim Polsek Renggel Tuban Ancam Tembak WartawanSering Tidak Qorum, Paripurna Molor, BK Geram

Kota Dumai, Jaya Pos

Novi (34), kepada Jaya Pos menuturkan, saat pengurusan SIM A, ia dihadapkan dengan permasalahan sertifikat mengemudi. Padahal ia telah memiliki sertifikat mengemudi yang dikeluarkan oleh salah satu penyelenggara pendidikan dan pelatihan mengemudi di Dumai pada tahun 1998 lalu.

Namun oleh oknum Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Dumai ditolak dengan dalih sudah daluarsa dan sertifikat hanya berlaku untuk satu kali penggunaan saja. Meskipun demikian, oknum itu mengatakan akan bersedia membantu jika Novi mau mengeluarkan biaya sebanyak Rp 450 ribu.

Dikarenakan keingintahuannya, Novi mendatangi lembaga belajar mengemudi ‘Anita’, tempat ia mendapatkan sertifikat mengemudi. Informasi yang ia dapatkan senada dengan oknum itu, sertifikat tidak berlaku lagi, dan jika mau sertifikat yang baru dikenai biaya Rp 285 ribu diluar belajar dan SIM.

Bahkan dari pengurus lembaga belajar mengemudi itu diperoleh informasi bahwa sebagian dari biaya itu akan disetor pada seseorang. Begitu juga di lembaga belajar mengemudi ‘Kuantan Jaya Course’, biaya untuk sertifikat sama Rp 285 ribu.

“SIM A saya memang sudah diterbitkan, hanya saja saya merasa kurang puas dengan pelayanan dan mekanisme yang diterapkan di Satlantas. Selain itu, sertifikat mengemudi milik saya sampai saat ini belum dikembalikan dan hal ini masih menjadi pertanyaan bagi saya,” ungkapnya dengan nada kesal.

Ditanya apakah kendala itu sudah dikonfirmasi terhadap Ka. Satlantas, Novi menjawab bahwa Ka. Satlantas mengatakan padanya sertifikat merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi si pemohon untuk pembuktian kompetensi yang bersangkutan.

Sedangkan mengenai sertifikatnya yang sebelumnya dinyatakan oleh oknum Satlantas tidak berlaku lagi, disangkal oleh Ka. Satlantas dan menyatakannya syah. Tapi nanti dalam pengurusan SIM sertifikat itu disimpan oleh pihak kepolisian untuk diarsipkan. 

Dengan rekomendasi yang diberikan oleh Ka. Satlantas tersebut, akhirnya SIM golongan A selesai tapi dengan konsekwensi sertifikat tidak dikembalikan.

Atas permasalahan itu, Jaya Pos bersama Novi melakukan konfirmasi terhadap Waka Polres Dumai, Kompol Hardian Pratama. Namun berhubung keahliannya bukan di lalu lintas melainkan di reserse, Ardian berjanji akan melimpahkan hal tersebut ke bagian lalu lintas.“Kepolisian bekerja sesuai dengan UU, Peraturan Kepolisian Negara RI dan Standard Operational Procedure (SOP) yang ditetapkan. Hanya saja, kadang kebijakan SOP yang dibuat kadang lebih kadang kurang,” katanya. Rön Hs/ BN


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59356)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51232)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32245)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14702)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13990)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13831)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13588)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13001)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9832)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9010)
Bedah JayaposSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruPihak Firman Tampubolon sudah pernah membuat Laporan Polisi dengan No. LP/48/I/2009 tertanggal 13 ...


Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ? Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung BocokAda Apa Dengan JPU, Otak Pengeroyokan dan Perusakan Dituntut 10 Bulan Penjara
Laporan KhususPatik Dalam Kehidupan BatakCatatan: Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) - Bagian ke Sepuluh Pada tulisan terdahulu sudah dipaparkan ...


Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun DaerahTanah Datar Peringkat I PPD Tingkat Nasional