Senin, 19 November 2018 - 10:02:26 WIB
Irna Narulita : Untuk Kemajuan Daerah, Aparatur Dituntut Lakukan PerubahanKategori: Banten - Dibaca: 113 kali

Baca Juga:Sering Tidak Qorum, Paripurna Molor, BK GeramResahkan Masyarakat, Oknum Dishub Kota Medan Lakukan Pungutan LiarKepala BKKBN Provinsi Jambi DilantikKepala Inspektorat Pemkab Humbahas Curi Uang APBD?

Pandeglang, Jaya Pos -Sebanyak 70 pejabat Esselon III setingkat Camat, Kepala Bagian, Sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pandeglang mengikuti Diklat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Kepemimpinan yang dilaksanakan oleh Badan Kepagawaian dan Diklat Kabupaten Pandeglang di Rumah Perubahan Rhenald Kasali mulai 17-18 November 2018.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Irna Narulita mengatakan untuk memiliki aparatur yang profesional perlu ditunjang dengan motivasi yang tinggi di tengah perubahan saat ini, akan tetapi perubahan saja belum cukup untuk menjadikan sesuatu lebih baik, tetapi tanpa perubahan tidak akan ada pembaharuan.

"Oleh karena itu tanpa ada perubahan dan pembaharuan takan ada kemajuan," kata Irna saat memberikan arahan kepada para peserta Diklat di Rumah Perubahan Rhenald Kasali Bekasi, Minggu (18/11).

Ia menambahkan sebagai aparatur harus memiliki kemampuan, kecerdasan dan perilaku yang baik, karena pejabat setingkat esselon III ini harus unggul di segala bidang dan mampu menangkap peluang - peluang untuk mengambil kebijakan, yang berdampak pada kemaslahatan masyarakat dan organisasi.

"Oleh karena itu saya berharap melalui diklat pendidikan dan pelatihan manajemen kepemimpinan ini menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dalam meningkatkan keterampilan kemampuan dan profesionalisme aparatur untuk terwujudnya Pemerintahan yang baik dan peningkatan pelayanan optimal kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris daerah Pery Hasanudin mengatakan ASN dituntut untuk melakukan perubahan, aparatur yang mengikuti pendidikan dan pelatihan ini merupakan sebagai pejabat pemangku kebijakan.

"Maka dari itu aparatur harus memiliki terobosan, inovasi dan tanggung jawab, hal tersebut dalam rangka meningkatkan kapasitas aparatur untuk pelayanan optimal kepada masyarakat," tuturnya.

Dikatakannya, melalui diklat pendidikan dan pelatihan manajemen kepemimpinan ini para aparatur mampu bekerja secara cerdas dan memiliki terobosan dalam mengelola organisasi yang di pimpinnya, sehingga nantinya bermuara pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan membawa tata kelola Pemerintahan yang lebih baik demi kemajuan pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala BKD Ali Fahmi Sumanta mengatakan para pejabat Esselon III yang mengikuti diklat pendidikan dan pelatihan manajemen kepemimpinan ini terdiri dari para camat, kepala bagian dan sekretaris OPD dengan jumlah peserta sebanyak 70 orang.

“Tujuan dilaksanakanya diklat ini untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan tanggung jawab, karena mereka ini merupakan faktor kunci proses transformasi tata kelola Pemerintahan untuk kemajuan pembangunan," ucapnya. (Yan)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59099)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50956)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14260)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (14104)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13405)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13358)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12710)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8747)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8297)
Bedah JayaposKorban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Melapor Ke Polda RiauPekanbaru, Jaya Pos Sehubungan dengan adanya laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh ...


Selain Langgar Permendes No 19, Perangkat Desa Ciseureheun Juga Dobel JobKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MRSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah Fiktif
Laporan KhususDalam Tiga Bulan, Petani Cabai Bantaeng Bisa Raup Rp30 Juta Bantaeng, Jaya Pos Pengembangan inovasi pertanian terus dilakukan petani di Bantaeng. Salah satu yang sedang ...


KPU Gumas Gelar Rakor Penyusunan DPTB dan DPK Pemilu 2019Penilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMK