Kamis, 20 September 2012 - 08:11:00 WIB
Sering Tidak Qorum, Paripurna Molor, BK GeramKategori: Sulawesi Tengah - Dibaca: 326 kali

Baca Juga:Resahkan Masyarakat, Oknum Dishub Kota Medan Lakukan Pungutan LiarKepala BKKBN Provinsi Jambi DilantikKepala Inspektorat Pemkab Humbahas Curi Uang APBD?isip Unsri Puji Pembangunan di OKI

Parmout-Sulteng, Jaya Pos

Para anggota DPRD Parigi Moutong (Parmout) terkesan semakin mempertontonkan sosok politisi yang bersikap “buruk”. Pasalnya, rapat paripurna tentang laporan hasil kerja Badan Anggaran (Banggar) DPRD Parmout yang membahas raperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun 2011, sedianya terlaksana sesuai jadwal yang tersedia, tapi molor lagi. Akibatnya, Ketua Badan Kehormatan (BK) jadi geram.

Ketua BK Drs Mubin Abidin, MM mengaku kesal terhadap kinerja para anggota DPRD lainnya yang terus melalaikan tugas dan fungsi di Dewan, salah satunya dalam kehadiran rapat paripurna. “Jika hal seperti ini terus dilakukan, maka seluruh penjadwalan yang sudah tersusun oleh sekertariat dewan (sekwan) bakal jadi tumpang tindih,” katanya.

Ini, lanjutnya, akan menjadi sorotan tajam bila permasalahan soal kehadiran anggota Dewan terus bergulir hingga ke masyarakat konstituen yang memilih. Apa lagi masalah kehadiran di rapat paripurna sering absen, sehingga rapat yang seharusnya dapat segera terselesaikan akhirnya jadi molor, karena belum qorum, geram Mubin saat intrupsi di ‘aripurna baru-baru ini.

“Selaku Ketua BK, tentu sangat menyesalkan atas tindakan teman-teman yang tidak konsekuen terhadap kehadiran di rapat paripurna selama ini. Terus terang saja, BK awalnya masih bersifat kekerabatan terhadap ketidakhadiran anggota dewan di paripurna sebelumnya. Namun untuk saat ini, BK akan bersikap tegas yaitu akan memberikan sanksi kepada mereka yang sering absen di Paripurna” tegas Mubin.

Dia menambahkan, tertundanya paripurna sebenarnya hanya mempertotonkan keburukan kinerja DPRD di mata masyarakat. Jika hal tersebut hanya dikarenakan tidak genapnya wakil rakyat di forum rapat. Padahal paripurna saat ini sangat penting yaitu laporan realisasi fisik sehingga jadwal berikutnya BK akan memberikan sanksi tegas bila tanpa keterangan.

Sementara Ketua DPRD Taufik Borman, SE yang memimpin sidang langsung  merespon pernyataan Ketua BK yang akan melakukan tindakan tegas terhadap anggota dewan di paripurna tanpa keterangan. Bila hal seperti ini terus terjadi kata Taufik, maka yang merugi adalah kita sendiri karena diburu dengan waktu.

“Demi untuk menjaga molornya waktu yang tersita, kami berharap agar kehadirannya di Paripurna untuk tidak diabaikan. Ini semua dilakukan demi untuk sebuah kebersamaan, sehingga tidak ada lagi Paripurna yang molor karena kehadiran tanpa keterangan,” pinta Taufik diamini Wakil Ketua H Usman Yamin dan Haris Lasimpara.

Pantauan wartawan Jaya Pos di gedung Dewan, molornya paripurna diakibatkan lambatnya anggota Dewan datang untuk ikut rapat. Padahal jika ada jadwal penerbangan ke Jakarta, ternyata wajah yang sering absen di Paripurna lebih dahulu tiba di kantor Dewan untuk mengambil tiket perjalanan serta uang jalan. Risman/ST.


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52393)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51551)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14306)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14132)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12386)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II