Rabu, 19 September 2012 - 07:13:37 WIB
Peri Ananta: Kapal Penangkap Ikan Tingkatkan Kesejahteraan NelayanKategori: Riau - Dibaca: 397 kali

Baca Juga:Proyek Jalan Lingkungan Tahun 2011 Rusak ParahSayur-Mayur di Senggerang Balocci BergejolakMantan Lurah Birobuli Utara Rentan MasalahRehabilitas Ruang Kelas di Kecamatan Pasar Kemis, Disinyalir Beraroma Korupsi

Pekanbaru, Jaya Pos

Pengadaan kapal penangkap ikan yang diprogramkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dengan program seribu kapal, sudah dilaksanakan sejak tahun 2010 lalu. Tujuan pengadaan kapal penangkap ikan tersebut adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama nelayan.

Hal itu disampaikan oleh Perry Ananta, Kepala Bagian Bina Program Dinas Perikanan Provinsi Riau, kepada Jaya Pos, baru-baru ini, di kantornya. “Pada tahun 2010 Propinsi Riau mendapat alokasi anggaran untuk pengadaan dua unit kapal dari Kementerian Kelautan melalui APBN. Kemudian pada tahun 2011 Riau mendapatkan alokasi dana untuk pembelian delapan unit kapal penangkap ikan, sementara pada tahun 2012 juga mendapat alokasi dana untuk pembelian delapan unit penangkap ikan, sehingga saat ini Riau memiliki 19 unit kapal penangkap ikan,” ujar Perry Ananta.    

Pada tahun 2009, produksi ikan Riau sebesar 123.851 ton per tahun, sementara pada tahun 2010 meningkat menjadi 137.990 ton kemudian pada tahun 2011 meningkat menjadi 195.194,9 ton. Produksi ikan tangkapan nelayan Provinsi Riau bisa diperkirakan akan  terus bertambah mengingat banyaknya petani budidaya ikan keramba, dan bantuan kapal penangkap ikan yang diberikan oleh pemerintah.

Ferry menjelaskan, sejumlah kapal tersebut diserahkan kepada koperasi yang dianggap mampu untuk melaksanakan operasional kapal tersebut, tetapi sebelum kapal diserahkan, terlebih dulu dilakukan pelatihan oleh pemerintah kabupaten yang memiliki wilayah perairan, jadi tidak langsung diserahkan begitu saja. Ada kriteria koperasi yang bisa mendapatkan kapal tersebut.
“Jadi, dengan adanya bantuan kapal ini kita harapkan hasil tangkapan ikan nelayan bisa maksimal,” harapnya.

Ia mengatakan, produksi ikan laut dari daerah pesisir Riau juga saat ini sangat bagus, mengingat daerah pesisir Riau memiliki daerah yang panjang, dan memiliki kekayaan habitat perikanan yang bagus, seperti daerah Bagan Siapiapi, Kota Dumai, Bengkalis, Meranti dan Indragiri Hilir.

Pesisir pantai daerah Riau berada di pinggiran pantai Selat Malaka, jadi hasil perikanan di daerah tersebut sangat menjanjikan, dan terbukti hasil perikanan laut kita selama ini sangat bagus, meski masih belum sebagus daerah lain seperti Sumatera Barat dan Sumatra Utara. “Namun ke depan bisa juga menghasilkan produksi ikan yang lebih besar,” katanya.

Budidaya ikan kolam/keramba di Provinsi Riau mempunyai produksi yang cukup besar karena budidaya ini lagi berkembang pesat di Riau, terutama daerah yang memiliki  aliran sungai  seperti sungai Kampar, Sungai Rokan dan sungai Indragiri. “Saat ini kami sudah mengatur program pengembangan budidaya ikan keramba di beberapa daerah yang sangat potensial seperti di Kabupaten Kampar,

Rokan Hulu dan Rokan Hilir, karena sangat menjanjikan ke depan, terutama budidaya ikan jenis patin dan ikan lele,” terangnya.
“Melalui program budidaya ikan keramba dan bantuan kapal penangkap ikan yang diberikan oleh pemerintah, kesejahteraan masyarakat Riau khususnya nelayan maupun petani ikan dapat lebih meningkat,” pungkas Ferry.Tam/Tun


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49446)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11866)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres