Rabu, 19 September 2012 - 07:02:50 WIB
Sayur-Mayur di Senggerang Balocci BergejolakKategori: Sulawesi Selatan - Dibaca: 391 kali

Baca Juga:Mantan Lurah Birobuli Utara Rentan MasalahRehabilitas Ruang Kelas di Kecamatan Pasar Kemis, Disinyalir Beraroma KorupsiKepala SMPN 11 Cimahi Jemput Bola ke WargaDua Perusahaan Tambang Bidik Pasir Besi di Buol

Pangkep, Jaya Pos

Ir. Hj. Sriwati. M.Hum, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kab. Pangkep berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya memberdayakan para Kelompok Tani khususnya di Senggerang Kec. Balocci Kab. Pangkep.

Untuk meningkatkan pro­duk­­tivitas pertanaman sayur mayur dalam bentuk kelompok tani, salah satunya adalah Kelompok Tani Sahabat Bersatu yang beranggotakan 30 personil.

Masyarakat Senggerang ber­pendapat, setelah adanya ban­tuan penanaman sayur dari Dinas Pertanian, masyarakat merasa terbantu karena tidak lagi membeli sayuran bahkan se­bagian dapat dijual kepada pe­dagang sayuran. “Walaupun sebelumnya hanya untuk swa­sembada masyarakat namun sudah menjadi perkembangan ekonomi, disamping kita juga merasa aman mengonsumsinya, karena cara pemeliharaan menggunakan pupuk kandang/organik yang tidak mengandung zat kimia,” kata salah satu warga masyarakat.

Petugas Pertanian Kecamatan (PPK) Kec. Balocci Kab. Pangkep, Ir. Muhammad Nawir menjelaskan, selain mengucurkan penanaman sayuran, Dinas Pertanian juga rutin mengucurkan bantuan kepada seluruh kelompok tani yang tersebar di setiap desa dan kelurahan yang ada di Kab. Pangkep, untuk meningkatkan sarana dan prasarana pertanian dan juga mendukung dan menyukseskan Visi dan Misi Kab. Pa­ng­kep H. Syamsuddin A. Hamid, SE sekaligus meningkatkan produktivitas sumber daya alam dan SDM, mengingat pen­tingnya dukungan masyarakat.

Menurut Nawir, dalam hal pengembangan palawija, 42 ke­lompok tani di Kab. Pangkep men­dapatkan bantuan bibit ke­delai setiap tahun. Dengan ada­nya bantuan tersebut, maka produktivitas petani kedelai meningkat 3% setiap tahun, karena produksi panen kedelai tahun 2011 rata-rata 1,2 ton/ha, meningkat menjadi 1,5 ton/ha. Begitu pula indeks petani padi meningkat 8% setiap tahun berkat terwujudnya pembangunan irigasi untuk meningkatkan perkembangan pertanian.

Karena adanya pengemba­ngan pembangunan irigasi, se­kaligus mewujudkan pengu­ra­ngan angka kemiskinan di Kab. Pangkep.
Salah satunya di Kec. Ba­locci. Sekarang sebagian besar dari IP 200 (dua kali panen) pertahuan, telah banyak berpotensi menjadi IP 300 (tiga kali panen) pertahun.

Ir. Muhammad Nawir memaparkan, sesuai temuan dan masukan dari para kelompok tani, salah satunya Syamsuddin, Ketua Kelompok Tani dari Desa Tompo Bulu Kec. Balocci, yang memberikan usulan kepada pemkab untuk bantuan penanaman kacang tanah di desanya, karena sangat potensial untuk tanaman kacang tanah apalagi di musim kemarau se­perti saat ini.

Menurut Nawir, masyarakat juga banyak mengusulkan bantuan bibit padi unggul kepada pemkab, sejenis cigulis dan cihereng karena nilai jualnya jauh lebih tinggi dari bibit biasa. Agus Salim


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52393)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51551)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14306)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14132)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12386)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II