Senin, 17 September 2012 - 07:24:56 WIB
Serang Petugas Dengan Sangkur, Residivis DidorKategori: Jawa Barat - Dibaca: 333 kali

Baca Juga:Sijago Merah Lalap Rumah Bripka Robi AsabiGila ! Pejabat Eselon IV Punya Asset Miliaran Rupiah ?GERAM Demo Kantor Bupati & DPRD TaptengBerkas Teroris Solo Dilimpahkan ke Kejari Jaktim

Majalengka, Jaya Pos

Sepak terjang Tarsan alias Robert (36), yang sudah lama malang melintang di dunia kejahatan berakhir sudah, pemuda residivis warga Kampung Cidudut, Desa Babakan, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka ini meregang nyawa setelah sebutir timah panas bersarang di tubuhnya. Tarsan terpaksa dilumpuhkan akibat menyerang petugas yang berusaha meringkusnya dengan sebilah sangkur.

Penangkapan Tarsan berawal dari pengaduan keluarga Tawinah (60), warga Blok Danasari, Rt 01/05, ke Mapolsek Jatitujuh, yang menyebut Tawinah tak pulang semalaman dan 30 ekor kambing gembalaannya hilang tak diketahui kemana rimbanya, petugas menemukan Tawinah terbujur kaku di kebun tebu di belakang PG Jatitujuh.

Lalu Kapolsek Jatitujuh AKP Heryadi MD, SH memerintahkan Kanit Reskrim Aiptu Didi Caswadi menyelidiki kasus tersebut, dan perisiwa itu dilaporkan ke Mapolres Majalengka. Atas perintah Heryadi, Didi bersama anggotanya menyelidiki dan berhasil menemukan kambing yang hilang di rumah Wadiah, orang tua Tarsan. Kepada petugas, Wadiah mengaku kambing tersebut merupakan titipan Tarsan anaknya. Lalu petugas mencari Tarsan namun tak ditemukan.

Berdasarkan data Unit Reskrim, Tarsan merupakan residivis dan baru bebas dari LP Majalengka. Guna mengungkap misteri kematian Tawinah, AKP H Dedi Budiana memerintahkan Sat Unit Buser melakukan pencarian. Mencari Tarsan yang dikenal licin bagai belut ini bukanlah pekerjaan mudah. Tempat yang ditenggarai sebagai tempat persembunyiannya didatangi, namun batang hidung Tarsan tak kunjung kelihatan. Keberadaan Tarsan tak diketahi rimbanya seakan  hilang bagaikan ditelan bumi.

Tetapi hal ini tidak membuat anak buah Dedi kehilangan akal. Informasi pun di dapat, Tarsan mempunyai seorang wanita simpanan bernama Nunung, lalu Nunung ditemui dan disuruh menghubungi Tarsan. Keduanya sepakat bertemu di Blok Tumaritis, Desa Bangaudua, Indramayu di rumah Sarkim paman Tarsan.

Mendengar kesepakatan ini, petugas melakukan pengintaian di sekitar rumah Sarkim. Tanpa rasa curiga, Tarsan pun datang, dan polisi tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini.

Belum sempat Tarsan melepas kerinduannya, petugas langsung melakukan penyergapan. Sergapan petugas bukannya membuat ciut nyali Tarsan, sebaliknya berusaha menyerang petugas dengan sebilah sangkur. Tak mau menanggung resiko, petugas melobanginya dengan sebutir tima panas. Tarsan pun tersungkur bersimbah darah. Guna pertolongan medis, Tarsan dilarikan ke RS Bhayangkara Losarang Indramayu, namun nyawanya tak dapat diselamatkan. Alexander Sibarani


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59647)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49447)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14979)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14076)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13807)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11866)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres