Jumat, 17 Agustus 2018 - 06:04:48 WIB
Diduga Tanpa IMB, Pembangunan Pasar Rao-Rao Tetap DilanjutkanKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 166 kali

Baca Juga:Pembayaran Tunjangan Profesi Guru TW I & II Tidak CukupTerkait Potensi Green Coke Pemko Akan Pelajari KembaliBansos RKB dan DAK Diduga Dikerjakan Kroni-kroni BupatiAntisipasi Musim Penghujan, Bantaran Tanggul Sungai Cilemer Direhab

Tanah Datar, JAYAPOS - Pembangunan Pasar Nagari Rao Rao sekarang menjadi polemik bagi banyak pihak, termasuk nagari itu sendiri karena diduga tanpa adanya Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Fahmi, Walinagari Rao Rao mengatakan, kalau hal ini sebenarnya sudah disampaikan ke dinas terkait. “Masalah ini sudah kita sampaikan ke dinas dan pihak pengembangnya. Katanya pihak dinas sedang diurus. Jujur, kami sendiri tidak tahu masalah ini, nagari sifatnya hanya memfasilitasi saja,” tutur Fahmi kepada Jaya Pos ketika ditemui di ruangannya, (8/8) lalu.

Abdul Hakim, Kepala Dinas Koperindagpastam Kabupaten Tanah Datar ketika dihubungi via telepon selulernya mengatakan hal yang sama. “Izinnya sudah kita urus di KPPT Kabupaten Tanah Datar. Memang secara aturan kita terlambat dikarenakan kurang sigapnya anggota saya dalam menjalankan tugas, namun segera dalam waktu dekat IMB nya Insyaallah siap,” kata Abdul Hakim.

Tapi anehnya, tanpa IMB pembangunan pasar tetap dilanjutkan. “Kalau memang sedang diurus, seharusnya pembangunannya stop dulu. Lengkapi dahulu secara administrasi. Aneh aja, tanpa IMB pembangunan bisa berjalan. Artinya, ini sudah menyepelekan aturan yang berlaku, seperti ini Pemkab Tanah Datar, hancur nagari kita dibuatnya. Anehnya lagi, setelah kedatangan pihak kepolisian, papan proyek baru dipasang seolah-olah ada yang ditutupi oleh pihak pengembang,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Nagari Rao Rao.

Namun sayang, pihak pengembang CV Aktiva Karya ketika dihubungi via telepon seluler tidak menjawab hingga berita ini diturunkan. (DMS/DWi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59099)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50956)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14260)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (14104)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13405)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13358)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12709)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8746)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8296)
Bedah JayaposKorban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Melapor Ke Polda RiauPekanbaru, Jaya Pos Sehubungan dengan adanya laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh ...


Selain Langgar Permendes No 19, Perangkat Desa Ciseureheun Juga Dobel JobKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MRSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah Fiktif
Laporan KhususDalam Tiga Bulan, Petani Cabai Bantaeng Bisa Raup Rp30 Juta Bantaeng, Jaya Pos Pengembangan inovasi pertanian terus dilakukan petani di Bantaeng. Salah satu yang sedang ...


KPU Gumas Gelar Rakor Penyusunan DPTB dan DPK Pemilu 2019Penilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMK