Rabu, 15 Agustus 2018 - 05:11:34 WIB
Mengenang Sejarah Aceh di Pameran Aceh Story ExpoKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 115 kali

Baca Juga:Terkait Potensi Green Coke Pemko Akan Pelajari KembaliBansos RKB dan DAK Diduga Dikerjakan Kroni-kroni BupatiAntisipasi Musim Penghujan, Bantaran Tanggul Sungai Cilemer DirehabPenghuni Lapas Salahgunakan DXM Hingga Meninggal, Ibu Korban Lapor Ke Kantor Polisi

Pameran ini diikuti sebanyak 27 komunitas pecinta sejarah dan  berlangsung selama sembilan hari.

Banda Aceh, JAYAPOS - Aceh Story Expo me­nyuguhkan ragam cerita sejarah dan kebudayaan Aceh masa lampau. Pameran yang berlangsung di Museum Aceh ini, ikut memeriahkan serangkaian acara Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII. Pameran ini diikuti sebanyak 27 komunitas pecinta sejarah berlangsung selama sembilan hari mulai 7 hingga 15 Agustus 2018 mendatang.

Pameran sejarah ini mengusung cerita tentang kerajaan Aceh Darussalam, Samudera Pasai, Abad kejayaan Aceh, hingga keruntuhan Aceh. Panitia Aceh Story Expo membagi dua lokasi pameraran yaitu di lantai pertama dan kedua.

Panitia Aceh Story Expo, Yusri Ramli mengatakan, dilantai pertama panitia menyuguhan pameran mulai dari lukisan perdabadan Aceh Darusslam, Artefak, Batu Nisan, Mata Uang, Alat-alat perang, dan benda-benda yang dipakai sehari-hari oleh orang Aceh.

Sementara dilantai dua, menghadirkan pameran tentang manuskrip, baju adat Aceh, sejarah tentang konflik hingga perdamaian Aceh. Serta stand yang diisi oleh Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Sejarah, yang mengangkat tentang nilai-nilai pendidikan sejarah.

“Namun yang menjai daya tarik pada pameran ini adalah lukisan tentang dari awal terbentuknya Aceh Darussalam, Samudera Pasai, Perang Aceh, sampai runtuhnya kerajaan Aceh. Selain itu, dari keseluruhan pameran kita ikut memajang artefak sejarah Aceh pada abad 6 Hijriah, dan lukisan peradaban Aceh pada abad 179 hijiriah,” kata Yusri.

Dijelaskannya, target dari pemeran sejarah itu sendiri ingin menyemangati para komunitas pencinta budaya dan sejarah serta generasi untuk lebih mencintai sejarah dan peradaban Aceh. “Pameran tidak hanya sekadar pameran tetapi juga berupa informasi masyarakat baik di dalam maupun dari luar. Siapapun berkunjung ke Aceh harus tahu bahwa Aceh itu punya identitas luar biasa hebat di masanya,” pungkas Yusri

Sementaran itu, Wali Nanggro Aceh, Malik Mahmud Alhaytar, saat mengunjungi pameran memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggaran pameran yang sudah berusaha mencatat bagaimana sejarah Aceh melalui lukisan-lukisan.

“Sebagai orang Aceh kita harus bangga dan saya harapkan putra-putri Aceh yang cinta sejarah, agar bersama-sama kita lestarikan dan mengungkit kembali sejarah Aceh yang sudah mulai hilang,” katanya.(Bus)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59098)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50956)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14259)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (14103)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13405)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13357)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12709)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8746)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8296)
Bedah JayaposKorban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Melapor Ke Polda RiauPekanbaru, Jaya Pos Sehubungan dengan adanya laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh ...


Selain Langgar Permendes No 19, Perangkat Desa Ciseureheun Juga Dobel JobKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MRSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah Fiktif
Laporan KhususDalam Tiga Bulan, Petani Cabai Bantaeng Bisa Raup Rp30 Juta Bantaeng, Jaya Pos Pengembangan inovasi pertanian terus dilakukan petani di Bantaeng. Salah satu yang sedang ...


KPU Gumas Gelar Rakor Penyusunan DPTB dan DPK Pemilu 2019Penilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMK