Senin, 13 Agustus 2018 - 06:41:19 WIB
Embung Desa Tanjung Cipunagara Belum Lama Dibangun Sudah AmbrolKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 91 kali

Baca Juga:Penghuni Lapas Salahgunakan DXM Hingga Meninggal, Ibu Korban Lapor Ke Kantor PolisiBerpura-pura Jadi Pengamen, Rampok Mobil BoksTerlibat Kasus Narkoba, Ayahanda Julia Perez Jalani Sidang Perdana Asperator Biro Jasa yang Berbadan Hukum

Pembangunan Embung untuk mengairi pesawahan di Blok Seah Kampung Tanjung dituding ber-KKN ria. Mereka diduga kuat banyak menyunat dana program dengan modus mengurangi volume dan kualitas matrial.

Subang, JAYAPOS - Regenerasi korupsi dan koruptor setiap waktu tumbuh dan bertambah. Sehingga operasi tangkap tangan yang selama ini ada hanya nampak seperti upaya menawarkan air laut yang bakal sia-sia. Bukan kita bermaksud membiarkan dan legowo dengan keadaan ini, tetapi jika kita hanya begini cara kita menghadapi dan memberantas korupsi, maka hanya begini pula keadaan bangsa ini.

Para pelaku tindak pidana korupsi bukan orang-orang susah yang butuh uang buat bayar sewa rumah atau orang kelaparan yang tak pernah punya uang untuk makan. Mereka adalah orang-orang kaya yang memiliki harta berlimpah dan memiliki jabatan di posisinya, mereka memang cinta uang yang tak pernah merasa cukup dan puas dengan harta yang dimilikinya.

Tengok saja seperti kinerja Tim Pengelola Kegiatan Desa (TPKD)Tanjung, Kec.Cipunagara, Kab.Subang, Prov.Jawa Barat yang mengerjakan pembangunan Embung (Situ penampungan air–red) untuk mengairi pesawahan di Blok Seah Kampung Tanjung dituding ber-KKN ria. Mereka diduga kuat banyak menyunat dana program dengan modus mengurangi volume dan kualitas matrial. Sehingga berpotensi merugikan keuangan negara hingga puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah.

Pantauan Jaya Pos di lapangan, pembangunan embung desa bervolume (17+15+5,3 +37+9+38,8+14,2) X2M, terletak di Blok Seah berbiaya sebesar Rp.270 juta dari APBN TA 2018 melalui Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masayarakat Desa Kemendes PDT dan Transmigrasi, kendati baru saja usai dibangun kondisi fisiknya di bagian sayap dinding sebelah barat ambrol.

Di bagian atasnya terlihat tidak dilabur semen, sementara saluran air yang menghubungkan antara embung dengan Kali Cipicung sebagai sumbernya terlihat tidak dibangun, sehingga tebing berupa tanah lempung mudah ambrol dan akan menutup saluran itu sendiri.

Aktivis Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi (GNPK) Kab.Subang Eswanto yang turut mendampingi Jaya Pos di lapangan (7/8) menilai, bila dilihat kondisi bangunan fisik embung seperti itu ditaksir hanya menghabiskan biaya 60-70 % saja dari pagu anggaran. Pihaknya berjanji akan membawa persoalan ini ke ranah hukum, bila sudah mendapati fakta-fakta yuridis yang konkrit.

Baik TPKD dan Kepala Desa Tanjung, Sunaryo saat akan dikonfirmasi belum berhasil ditemui, kendati sudah berkali-kali disambangi di kantornya, dikontak melalui ponselnya selalu mati.(@BH)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50557)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (32587)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13796)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13326)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12960)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12207)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8272)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (5712)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5575)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5506)
Bedah JayaposDiduga Ada Konspirasi, Bantuan Hibah Ternak Sapi 2017 MencurigakanPasuruan, JAYAPOS - Bantuan dana hibah berupa ternak sapi dari pemerintah khususnya di wilayah ...


Cinta Sejati Berakhir di Balik Jeruji, Pelaku Pengeroyokan Malah Tidak Terjamah HukumEmbung Tanpa AirCV. Dewi Lestari Ketapang Diduga Mark-Up Proyek Jalan Usaha TaniPolisi Kecolongan, Ribuan Potong Kayu Log Ilegal lolosAMP Milik PT AKI Disinyalir Tidak Mengantongi IzinPengerukan Irigasi Empang Seperti Proyek SilumanIr Juang Sinaga: Awasi Ketat Pembangunan di Kabupaten Samosir
Laporan KhususRaih WTP 7 Kali, Pemkab OKI: Dampaknya untuk MasyarakatKayuagung, JAYAPOS - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI) mendapatkan penghargaan ...


Apel Akbar dan Pawai Muharram Terbesar Diikuti Ribuan SantriDanrem 071/Wk Juara 3rd Place "U Grade" IPSC Level III Standard DivisionRibuan Santri Banyumas Ikuti Pawai Taaruf Sambut Tahun BaruDrs Klusen Ketua Timses Kab MelawiSambut Tahun Baru Hijriyah, Bupati Banyumas Tabuh BedugPembukaan FSM ke XII Padang Panjang MeriahKegiatan Hari Lingkungan Hidup 2018 Kabupaten Labusel Provinsi Sumatera Utara