Senin, 13 Agustus 2018 - 06:41:19 WIB
Embung Desa Tanjung Cipunagara Belum Lama Dibangun Sudah AmbrolKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 399 kali

Baca Juga:Penghuni Lapas Salahgunakan DXM Hingga Meninggal, Ibu Korban Lapor Ke Kantor PolisiBerpura-pura Jadi Pengamen, Rampok Mobil BoksTerlibat Kasus Narkoba, Ayahanda Julia Perez Jalani Sidang Perdana Asperator Biro Jasa yang Berbadan Hukum

Pembangunan Embung untuk mengairi pesawahan di Blok Seah Kampung Tanjung dituding ber-KKN ria. Mereka diduga kuat banyak menyunat dana program dengan modus mengurangi volume dan kualitas matrial.

Subang, JAYAPOS - Regenerasi korupsi dan koruptor setiap waktu tumbuh dan bertambah. Sehingga operasi tangkap tangan yang selama ini ada hanya nampak seperti upaya menawarkan air laut yang bakal sia-sia. Bukan kita bermaksud membiarkan dan legowo dengan keadaan ini, tetapi jika kita hanya begini cara kita menghadapi dan memberantas korupsi, maka hanya begini pula keadaan bangsa ini.

Para pelaku tindak pidana korupsi bukan orang-orang susah yang butuh uang buat bayar sewa rumah atau orang kelaparan yang tak pernah punya uang untuk makan. Mereka adalah orang-orang kaya yang memiliki harta berlimpah dan memiliki jabatan di posisinya, mereka memang cinta uang yang tak pernah merasa cukup dan puas dengan harta yang dimilikinya.

Tengok saja seperti kinerja Tim Pengelola Kegiatan Desa (TPKD)Tanjung, Kec.Cipunagara, Kab.Subang, Prov.Jawa Barat yang mengerjakan pembangunan Embung (Situ penampungan air–red) untuk mengairi pesawahan di Blok Seah Kampung Tanjung dituding ber-KKN ria. Mereka diduga kuat banyak menyunat dana program dengan modus mengurangi volume dan kualitas matrial. Sehingga berpotensi merugikan keuangan negara hingga puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah.

Pantauan Jaya Pos di lapangan, pembangunan embung desa bervolume (17+15+5,3 +37+9+38,8+14,2) X2M, terletak di Blok Seah berbiaya sebesar Rp.270 juta dari APBN TA 2018 melalui Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masayarakat Desa Kemendes PDT dan Transmigrasi, kendati baru saja usai dibangun kondisi fisiknya di bagian sayap dinding sebelah barat ambrol.

Di bagian atasnya terlihat tidak dilabur semen, sementara saluran air yang menghubungkan antara embung dengan Kali Cipicung sebagai sumbernya terlihat tidak dibangun, sehingga tebing berupa tanah lempung mudah ambrol dan akan menutup saluran itu sendiri.

Aktivis Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi (GNPK) Kab.Subang Eswanto yang turut mendampingi Jaya Pos di lapangan (7/8) menilai, bila dilihat kondisi bangunan fisik embung seperti itu ditaksir hanya menghabiskan biaya 60-70 % saja dari pagu anggaran. Pihaknya berjanji akan membawa persoalan ini ke ranah hukum, bila sudah mendapati fakta-fakta yuridis yang konkrit.

Baik TPKD dan Kepala Desa Tanjung, Sunaryo saat akan dikonfirmasi belum berhasil ditemui, kendati sudah berkali-kali disambangi di kantornya, dikontak melalui ponselnya selalu mati.(@BH)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (51410)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50683)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13961)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13447)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13103)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12369)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8452)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7069)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6166)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6033)
Bedah JayaposTedja Widjaja Pemilik Lentra Kasih Dan Mantan UPPRD Dilaporkan Ke KPKSetelah dilaporkan telah melakukan tindak pidana pemalsuan kini pemilik sekolah Lentera Kasih, Tedja Widjaja ...


Pungli Marak di Pengujian Gedebage, Kir "Bungkus" Menjadi-JadiDiduga Jadi Ajang Cari Untung, Sanimas Cigondang Pantas Laporkan KejatiPekerjaan Drainase di Kejayan Dinilai Kurang Baik, Warga Minta Adanya PerbaikanLSM FPR: Kades Perdana Harus Segera Ditindak TegasPembangunan Stasiun Uji Bus Kementerian Pertanian Memakai Material Tidak SNIProgram PAMSIMAS Desa Langensari Menuai MasalahAbaikan Syarat Dokumen Kontrak, PJU Jagir Wonokromo Asal Pasang
Laporan KhususPemko Padang Panjang Terima Penghargaan BPJS KetenagakerjaanPadang Panjang, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat menerima penghargaan ...


Ini Dia Pesan Walikota Depok di Hari Pahlawan !Tim Wasev Mabes TNI Apresiasi Hasil TMMD Reguler ke 103 Kodim 0376/Batang di Desa DurenomboPasilog Bersama Anggota Satgas TMMD Membuat Jamban SehatTNI Batang Membangun Desa Dengan HatiWakil Ketua TP-PKK Sumsel Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke TP-PKK Kabupaten PALIPrajurit Satgas TMMD Juga Pandai MemasakBeginilah Penampakan Rumah Tuyeri yang Sudah Dibangun Satgas TMMD