Sabtu, 08 September 2012 - 06:51:59 WIB
Gila! Urus KTP DKI Dikenakan Hampir Rp 1 JutaKategori: Jakarta - Dibaca: 416 kali

Baca Juga:Pelaksanaan DAK Rp 4,6 M Tidak Sesuai SpesifikasiLima Kali Berubah Gambar Perencanaan, Proyek Pembuatan Tanggul dan Jalan Beton di Kawasan TalloSudin Dikdas Jakbar Bagikan Kartu Belajar Gratis di SMKN 53Bupati Samosir Launching Madu Asli Lintong Ni Huta

Jakarta, Jaya Pos

Sebagai  pimpinan tertinggi di jajaran Dinas Ke­pendudukan (Disduk) Provinsi DKI Jakarta, harus punya sikap ketegasan terhadap kinerka oknum Ka­sie KTP yang  berkolusi seperti yang dilakukan oleh H Warkim selaku Kepala Seksi Pembuatan KTP di Kelurahan Tanjung Duren Utara Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat.

Betapa gilanya, masyarakat yang hendak mengurus KTP dikenakan biaya sebesar Rp 850 ribu, dan sudah berjalan hampir 5 bulan namun KTP belum juga selesai. Hal itu dialami Suharsoyo, warga Rt 007/07 Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kec Grogol  Petamburan Jakarta Barat.

Menurut pria kelahiran Sungai Liat, 12 Juli 1979 ini, dia mengurus KTP melalui Wawan selaku calo atau anak buah Kasie KTP H Warkim, sejak April 2012 lalu namun hingga kini belum juga selesai. “Padahal saya sudah membayarnya kepada H Warkim sebesar Rp 850 ribu melalui Wawan dan sebenarnya KTP saya sudah dua kali salah cetak, pertama nama Suharsoyo dibuat Suharyoso yang kedua kelahiran sungai Liat dibuat Singkawang, padahal data-data saya lengkap dan sangat jelas,” akunya.

Dirinya juga merasa heran karena dalam pengurusan KTP miliknya bisa salah cetak dan dimintakan surat pengantar Rt/Rw hingga tiga kali. “Sampai Ketua Rt 007, Merliana Yasin kebingungan,” kata Suharsoyo kepada Jaya Pos.

Menyikapi masalah ini, salah seorang tokoh masyara­kat mengungkapkan tindakan oleh pihak Kasie KTP H Warkim sungguh keterlaluan. “Jika itu benar, pejabat yang bersangkutan dapat dilaporkan ke pihak terkait,” kata sumber yang meminta namanya dirahasiakan.

Menurutnya, jika dalam pengurusan KTP dikenakan biaya sebesar Rp 850 ribu, sementara warga yang datang mengurus KTP nya kesana mencapai 300 orang. Apakah dalam hal ini Kasudin Dukcapil Jakarta Barat, H Haris kebagian jatah?

“Tidak tahu pasti, yang jelas dana yang terkumpul dari hasil pengurusan KTP yang angkanya mencapai 1 juta rupiah itu layak dipertanyakan kemana arahnya dan siapa yang terlibat di dalamnya,” sebut sumber.

Dirinya juga meminta Lurah Tanjung Duren Utara, Dra Hany Wahyuni  agar menindak tegas Kasie KTP H Warkim atas perbuatannya yang dinilai merupakan perbutan melanggar aturan dan berkolusi. “Kalau ini dibiarkan, tentu akan semakin merajalela dan warga  akan dirugikan,” sambungnya.

Sementara terkait hal ini, warga Kelurahan Tanjung Duren Utara berjanji akan melaporkan masalah ni ke kantor KPK.Jhon


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59647)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49447)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14979)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14076)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11866)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres