Sabtu, 21 Juli 2018 - 08:54:09 WIB
Dana DAK Rehab, RKB dan Perpustakaan Sekolah Diduga Dipungli Hingga Ratusan Juta RupiahKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 86 kali

Baca Juga:Proyek Tertutup, Pembangunan Kantor Depkominfo Mengundang TanyaDua Bulan Keluar Penjara, Tipu Pelaut45 Pendatang ke Cimahi Disidang TipiringTerkait Kasus Hambalang, Putusan MA Dinilai Salah Penerapan Hukum

Subang, JAYAPOS - Lembaga pendidikan yang dipahami sebagai lembaga nirlaba itu, sekarang sudah benar-benar berubah menjadi institusi bisnis yang menggiurkan.

Di setiap tahun anggaran bisa saja terjadi, merupakan pengulangan praktek-praktek penyimpangan dari tahun ke tahun, lantaran tidak adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Dengan berbagai dalih dan berbekal aturan main yang ditafsirkan saenake dewek (Jawa-sekehendak sendiri), oknum pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat membuat kebijakan keliru dengan mengatasnamakan lembaga pendidikan, lalu menerapkan teori dagang dengan mengubah lembaga sekolah menjadi “pasar swalayan” yang mengacu pada catatan-catatan untung-rugi dan menggunakan mekanisme sempoa guna meraup keuntungan pribadi/kelompoknya.

Dari berbagai sumber dan hasil penulusuran Jaya Pos beberapa pekan silam, menyebutkan kondisi ini terjadi di seputar permainan culas pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi sarana dan prasarana fisik seperti pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), rehab gedung sekolah, perpustakaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK)/APBN TA 2018 diduga dijadikan alat ‘memalak’ (pungli-Red) oleh oknum pejabat Disdikbud Subang.

Tak hanya itu, kebutuhan sarana seperti meubeler dan kusen pun pesannya diarahkan oleh oknum pejabat Disdikbud ke peng­usaha yang sudah ditunjuk, pasalnya ada kaitan dengan sucses fee.

Menurut sumber, bagi sekolah penerima bantuan dipungut kisaran 10-12% dari pagu anggaran yang diterima. Jika dikalkulasi dana hasil pat-gulipat dari 71 sekolah penerima bantuan akan terhimpun jumlahnya mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah.

“Kegiatan pembangunan rehab, RKB, perpustakaan sendiri kini sedang berlangsung dan dananya baru terkucur di pertengahan bulan Juni lalu (Tahap-I) sebesar 25% atau sekitar Rp 6 miliar,” ujarnya.

Sebagai testimony, sejumlah kepala sekolah penerima bantuan di Subang tengah seperti SD yang berada di wilayah Desa/Kecamatan Tambakdahan dan Desa Karangwangi Kecamatan Binong mengaku kutipan dana dilakukan secara mencicil (bertahap-red), ironisnya lagi ada secara inden (sebagian bayar dimuka).

Sementara pengakuan sejumlah kepala sekolah di Subang Selatan seperti Kep­sek berinisial I mengaku sudah menyetor Rp 5 juta, sedangkan Kepsek Iwn telah menyerahkan langsung ke Kasi Sarana Prasarana Mmn sebesar Rp 13 juta. “Uangnya saya setorkan langsung ke pak Mmn,” ungkapnya. Iwn pun menambahkan, dirinya diwanti-wanti supaya tidak membocorkan kepada pihak-pihak lain.

Temuan Jaya Pos lainnya, terkait pelaksanaan rehab gedung SMP milik sebuah yayasan di Kecamatan Comreng yang usulannya via aspirasi anggota DPR RI (Fraksi PKS), dari pagu anggaran tidak kurang dari Rp 120 jutaan, hanya diterapkan kisaran Rp 40 jutaan. Sisanya diduga dibancak oknum pengurus yayasan yang saat itu dijabat oleh LS yang juga menjabat Kades Mekarjaya, Kepsek/Panitia Pelaksana dan oknum pejabat terkait.

Saat dikonfirmasi di kediamannya, Mandor pekerja OS menjelaskan, biaya yang diterapkan hanya kisaran Rp 40 jutaan saja. “Saya yang belanja seluruhnya mulai dari awal hingga perehaban rampung. Bila perlu bongkar saja boroknya yayasan itu,” tandasnya geram.

Kepala Desa Mekarjaya Lili Suwarli selaku Ketua Yayasan Al-Mutaqin, saat ditemui beberapa waktu silam mengatakan, pelaksanaan rehab sekolah diserahkan kepada pantia pelaksana/kepala sekolah dan sudah sesuai yang direncanakan. Kasi Sarana Prasarana SD Maman Warman, ketika disambangi di kantornya berkali-kali untuk dikonfirmasi selalu tidak di tempat. 

Sementara Kabid Pembinaan SD Disdikbud Kab Subang Mas Indra Subhan di hadapan sejumlah wartawan ketika dikonfirmasi, terkesan murka terhadap bawaha­nya mendengar kabar adanya dugaan pungli itu. “Baiknya sih dikonfrontir saja, siapa yang memungut dan dipungut, memberikannya kepada siapa dan atas perintah siapa,” tandasnya.(@BH)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50465)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (18443)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13552)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12867)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8128)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5421)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5172)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (4401)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (4067)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3684)
Bedah JayaposFutsal Pogot Samping Balai RW Asal Jadi, Penyelenggara Dispora BungkamRekanan pemenang CVAzka Jaya diduga meminjam pihak lain. Karena pihak kedua merasa tidak ikut memiliki ...


Kebakaran Jenggot, Kadis PUTR Kabupaten Agam Marah-Marah Pemasangan Lampu PJU Darmo Terindikasi DikorupsiDiduga Tanpa IMB, Pembangunan Pasar Rao-Rao Tetap DilanjutkanTPM P3TGAI Desa Banyubiru Tertutup Pada WartawanAnggota DPRD Geram, Bangun Drainase Tidak Sesuai HarapanKejati Minta Tindak PT Citra Indah Lestari, Proyek Rp 4 M di Kapuas Terindikasi Tak Sesuai KontrakEmbung Desa Tanjung Cipunagara Belum Lama Dibangun Sudah Ambrol
Laporan KhususPublikasi Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor Semester I Tahun 2018Peraturan Bupati Nomor 42 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja ...


Bupati Heri Amalindo Lepas Rombongan Karnaval HUT RI Ke-73Detik-Detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI di Muara Enim BerkumandangBangun Kesehatan, Padangpanjang Canangkan GermasRibuan Manusia Menari Maumere di Penutupan TMMD BanjarnegaraMengenang Sejarah Aceh di Pameran Aceh Story ExpoPangdam Diponegoro Bangun Jembatan Sutabrata Desa SawanganRamaikan HUT RI Ke-73, DPU Tangsel Kembali Gelar Lomba Bersih Saluran