Kamis, 07 Juni 2018 - 07:01:23 WIB
Proyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 191 kali

Baca Juga:Kinerja Polres Dapat Apresiasi PositifDirtek PDAM Tirta Sukapura Dinilai AroganPenumpang ke Malaysia Mengeluh, Pelabuhan SemrawutKadali Keluarga Tahanan, ‘Kasat Reskrim’ Gadungan Diringkus Satreskrim Polres Majalengka

Selain menggunakan material baja ringan yang kualitasnya asal-asalan pemborong juga
tidak mencantumkan papan proyek.

Purwakarta, Jaya Pos

Terkait adanya proyek rehab SMPN 9 Purwakarta yang diduga memakai material baja ringan yang kualitasnya asal-asalan dan pantauan media di lapangan tidak mencantumkan papan proyek.

Untuk itu, pihak Dinas Pendidikan Purwakarta melalu Kepala Bidang (Kabid) Rudi berjanji akan segera menegur pemborong bernama Saepulah untuk diminta keterangann terkait hal ini.

“Terimakasih, kami merasa terbantu atas adanya laporan dari media selaku sosial kontrol. Kami akan segera menegur pihak pemborong dan akan koordinasi dengan pengawas Cipta Karya,” tegas Rudi kepada Jaya Pos, Senin (28/5.)

Dirinya menjelaskan, proyek fisik pada tahun 2018 ini, tercantum ada sebanyak 10 sekolah tingkat SMP dan 11 sekolah tingkat SD yang sedang mendapatkan bantuan dari anggaran APBD Purwakarta dengan pagu anggaran Rp 180 juta.

“Termasuk SMP 9 yang sedang dikerjakan. Bilamana pihak pemborong tidak memakai material yang sesuai, nanti juga akan dikenakan sanksi,” ujarnya seraya menyebut bisa dicek setelah adanya audit dari pihak berwenang.

Namun disayangkan, Hae­rudin Syam Kepala SMPN 9 Purwakarta yag ditemui di lokasi proyek meng­aku tidak tahu-menahu soal pagu anggaran proyek yang sedang dikerjakan di sekolah yang dipimpinnya.

“Maaf, saya hanya meng­ajukan rehab sebanyak tiga kelas ke pihak Disdik. Soal pagu anggaran dan siapa pemborongnya, saya tidak tahu-menahu,” katanya.

Namun demikian, pihak sekolah meminta kepada pihak pemborong agar proyek rehab sekolah yang meliputi atap genteng yang diganti dengan baja ringan, plapon, pintu, jendela dan lainnya ini, berharap dikerjakan secara aman dan selesai tepat waktu agar tidak ada masalah.

“Saya hanya bisa berharap kepada pemborong, agar proyek dikerjakan dengan sebaik-baiknya sehingga hasilnya memuaskan, jangan sampai mengecewakan,” ung­kapnya. Apalagi, sekolah ini harus bisa dipergunakan saat tahun pelajaran baru dimulai, sehingga tidak ada lagi masalah yang dapat mengganggu proses belajar-mengajar nantinya.

Sementara Saepulah, pihak pemborong hingga berita ini dilansir belum bisa dikonfirmasi, nomor ponselnya pun tiba-tiba tidak aktif saat dihubungi.(fuljo/sopian)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59098)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50956)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14260)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (14104)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13405)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13357)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12709)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8746)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8296)
Bedah JayaposKorban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Melapor Ke Polda RiauPekanbaru, Jaya Pos Sehubungan dengan adanya laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh ...


Selain Langgar Permendes No 19, Perangkat Desa Ciseureheun Juga Dobel JobKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MRSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah Fiktif
Laporan KhususDalam Tiga Bulan, Petani Cabai Bantaeng Bisa Raup Rp30 Juta Bantaeng, Jaya Pos Pengembangan inovasi pertanian terus dilakukan petani di Bantaeng. Salah satu yang sedang ...


KPU Gumas Gelar Rakor Penyusunan DPTB dan DPK Pemilu 2019Penilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMK