Sabtu, 01 September 2012 - 09:14:43 WIB
Sejumlah Pejabat Dishub Riau DiperiksaKategori: Riau - Dibaca: 437 kali

Baca Juga:Pencegahan Kebakaran Gagal, Korupsinya Berhasil , Gubernur DKI Didesak Copot Kadis DamkarHotman Paris dan Indra Sahnun Hina Denny, ILC Terancam DihentikanJembatan Suramadu MaduraBatugantung PARAPAT SUMATERA UTARA

Pekanbaru, Jaya Pos

Satuan Tindak Pidana Korupsi Polda Riau, saat ini sedang melakukan peyelidikan terhadap proyek pengadaan mobil pemadam kebakaran dan penyelesaian pembangunan fisik Bandara Tempuling di Kabupaten Indra Giri Hilir, Provinsi Riau. Proyek tersebut dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Riau  pada tahun 2010 lalu.

Melalui APBD Riau tahun 2010, dianggarkan pagu lebih kurang Rp 19 miliar untuk penyelesaian fisik, mekanikal, dan pengadaan dua  unit mobil pemadam kebakaran. Proyek tersebut dimenangkan oleh PT. Waskita Karya dengan nilai kontrak sebesar lebih kurang Rp 17 miliar.

Sementara pelaksanaan proyek diduga kuat terjadi penyimpangan mulai dari proses lelang maupun pada proses akhir. Sumber menjelaskan, “panitia lelang diduga melanggar Perpres 54 tahun 2010, karena menggabungkan atau menyatukan  proyek tersebut. Seharusnya dipecah karena terdiri dari tiga item pekerjaan yang berbeda”.

Ini jelas pelanggaran yang disengaja sehingga tidak memberikan kesempatan atau merugikan  usaha kecil. Itu diatur dalam Perpres 54 tahun 2010. Yang paling mengejutkan adalah, tambah sumber, ternyata mobil pemadam kebakaran yang diadakan tersebut diduga kuat mobil bekas dan ‘bodong’ karena tidak memiliki dokumen yang lengkap, seperti BPKB dan STNK.

“Sejumlah penyimpangan yang kami temukan telah kami laporkan ke Tipikor Polda Riau,” lanjut sumber yang tidak mau menyebut namanya itu kepada Jaya Pos.

Di tempat terpisah, Vifi ST, ketua panitia lelang proyek, saat dikonfirmasi Jaya Pos di kantornya di Dinas Perhubungan Riau, Rabu (29/8), mengenai kebenaran dirinnya diperiksa polisi, ia mengakui pernah diperiksa penyidik Tipikor Polda Riau pada bulan Juli tahun 2012 lalu. Ketika ditanya materi pemeriksaanya, Vifi terkesan mengelak. “Saya hanya ditanyai,” ujarnya singkat.

Menurut Sumber, Vifi diperiksa lebih dari delapan jam dan dicerca penyidik dengan sejumlah pertanyaan. Selain Vifi, ada sejumlah nama lain yang juga ikut diperiksa, yakni Aritonang sebagai PPTK, Bambang sebagai ketua penerima barang, dan mantan Kepala Dinas Perhubungan Riau Ruslaini Rahman, dan pihak kontraktor Waskita Karya.

Ketika Jaya Pos akan mengkonfirmasikan hal ini kepada Bambang,  Kamis (30/08), di kantornya, ia tidak ada di tempat. Menurut salah seorang kerabat kerjanya, Bambang sedang rapat, bahkan nomor telpon Bambang pun tidak aktif. Kepala Dinas Perhubungan Riau Surya Maulana juga belum dapat dikonfirmasi. Demikian juga halnya dengan Direktorat Tindak Pidana Korupsi Polda Riau Kombes Pol Kennedy. tun


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59649)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51499)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49553)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14984)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14260)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14080)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13808)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13305)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11881)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9278)
Bedah JayaposPengadaan Alat Panic Button Dishub Diduga Tak Sesuai SpekSurabaya, Jaya Pos Pemerintah Kota Surabaya melalui program Dinas Perhubungan (Dishub) mengalokasikan APBD ...


Maladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak Transparan
Laporan KhususDPRD Muba Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan PresidenMuba, Jaya Pos Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin mengadakan rapat paripurna ...


Amryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiSekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019