Kamis, 09 Agustus 2012 - 07:32:54 WIB
Demi Main Judi, Sujanto Selewengkan Uang PT Sejahtera Agro Perkasa Rp 3,790 MKategori: Jakarta - Dibaca: 434 kali

Baca Juga:Kendati Puasa, Pembongkaran Bangunan Bermasalah di Jakarta Pusat Tetap DilakukanSDN Gununghalu 2 Salah Gunakan Anggaran BSMKemenhub Bangun Dua Bandara Baru Disulteng, Tahap II Pembangunan Terminal Penumpang Bandara MutiaraKP3L Pontianak Lakukan Penertiban Truk Muatan

Jakarta, Jaya Pos

Jika modal untuk main judi tak ada lagi di kantong, kalau su­dah candu, si pemain pasti nya­rinya dengan cara apapun. Mungkin begitu juga dengan terdakwa Sujanto, untuk memenuhi hasratnya main judi, akhirnya ia menyelewengkan uang milik PT Sejahtera Agro Perkasa, tempat ia bekerja, sebesar Rp 3,790 miliar. Padahal uang itu tadinya akan digunakan untuk keperluan perusahaan.

Menurut Gideon Subiyanto, saksi yang diperiksa di sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, pekan lalu, awalnya si Sujanto ini sangat dipercaya penuh oleh perusahaan yang bergerak dibidang jual beli cengkeh itu, untuk mengemban tugasnya sebagai kepala bagian pembelian. Makanya ia diberikan gaji Rp 12,5 juta, yang akhirnya naik menjadi Rp 24, 840 juta per bulan.

“Saat itu kami mentransfer uang ke rekening terdakwa untuk beli cengkeh hingga Rp 15,789 miliar. Tapi kemudian, Rp 5,761 telah diselewengkan terdakwa untuk keperluan pribadinya yaitu main judi bola internet, tau-tau dia kalah pak,” kata saksi.

Selanjutnya saksi beberapa kali menghubungi terdakwa untuk meminta uang tersebut. “Ben, (panggilan akrab terdakwa) kalau ngga ada pembelian tolong uangnya dikembalikan ke perusahaan. Bahkan saya beberapa kali ke rumahnya pak, tapi terdakwa tidak ada. Katanya waktu itu dia di Singapura, dan uang itu telah dipakai main judi bola,” terang saksi.

Kemudian terdakwa pun mengembalikan sekitar Rp 1, 971 miliar. Lalu mereka membuat surat di hadapan notaris yang intinya terdakwa sanggup mengembalikan Rp 3,790 miliar lagi dalam waktu yang ditentukan. Jika tidak, tambah saksi, akan ditempuh dengan jalur hukum. “Hingga saat ini pak, sisanya itu belum dikembalikan, makanya kami melaporkan kasus ini ke polisi” papar saksi.

Sementara itu, Handari SH, pengacara PT Sejahtera Agro Perkasa, meminta majelis hakim segera menahan terdakwa. “Sesuai dengan undang-undang, mestinya terdakwa Sujanto itu harus ditahan. Sebab, tidak ada alasan majelis tidak menahan dia.

Siapa yang dapat menjamin dia akan mengulangi perbuatannya, melarikan diri, menghilangkan barang bukti? Pencuri ayam saja ditahan. Jadi, kami minta kepada majelis hakim agar terdakwa segera ditahan,” kata Handari SH dengan tegas.

Awalnya perkara ini sampai ke pengadilan, seperti di dakwaan penuntut umum, karena terdakwa tidak mengembalikan uang yang dipakai main judi, ke perusahaan sebesar Rp 3, 790 miliar. Bahkan antara terdakwa dan pihak perusahaan yang diwakili Gideon Subiyanto yang disaksikan istri terdakwa sendiri telah membuat sebuah surat di notaris yang berisi agar uang tersebut segera dikembalikan. Jika tidak, akan diproses sesuai dengan hukum. “Namun hingga kini, terdakwa belum mengembalikan uang PT Sejahtera Agro Perkasa,” kata penuntt umum, kala itu. RMT Sormin


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59367)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51240)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (33092)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14715)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14007)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13843)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13600)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13009)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9914)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9018)
Bedah JayaposTim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudBanjar, Jaya Pos Tunjangan Kinerja (Tunkin) pengganti Tunjangan Dae­rah (Tunda) yang bakal diterima ...


Warga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM BersubsidiSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruGus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR
Laporan KhususPemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutLabusel, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Selatan (Labusel) kembali memperoleh opini Wajar ...


Pemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan SumutPatik Dalam Kehidupan Batak Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018