Selasa, 07 Agustus 2012 - 07:15:41 WIB
Proyek PLN Resahkan Warga Desa Pal SembilanKategori: Jawa Barat - Dibaca: 417 kali

Baca Juga:Petani Tembakau Dirgahayu Butuh Perhatian PemkabGemuruh Mesin PLTU 2 Banten Labuan Kejutkan Warga Saat Berbuka PuasaDisperindag Natuna Perkenalkan Produk Unggulan di Berbagai PameranBupati Tutup Mata, PPK DAK Dinas Dikpora Bantaeng Tidak Punya Sertifikat Teknis

Kubu Raya, Jaya Pos

Kegiatan proyek rencana pembangunan gudang untuk penyimpanan material tiang listrik PT PLN yang berlokasi di Jalan Raya Kakap Rt 03/Rw 01 Km 7 Desa Pal Sembilan Kec Kakap Kab Kubu Raya telah meresahkan warga.

“Proyek siluman tersebut sudah membuat kami geram dan tidak tenang. Jika musim kemarau tiba polusi debu yang berterbangan kemana mana sehingga warung kami tutup dan tidak dapat berjulan”, ujar warga setempat.

Bukan itu saja, debu yang diakibatkan aktivitas proyek tersebut juga bisa mengancam kesehatan bagi warga sebab debu tersebut selain masuk ke rumah warga, juga menempel ke atap rumah sedangkan atap rumah warga jika pasca musin hujan tiba masyarakat menggunakannya untuk  mendapatkan air bersih untuk dikonsumsi.

“Selain itu, suara gaduh yang dikeluarkan saat pembongkaran material dari kendaraan yang tidak kenal waktu jam istirahat warga baik subuh maupun pada siang hari dan saat beroprasinya alat berat membuat kami tidak tenang dengan suara gaduh yang dikeluarkannya”, timpal warga lainnya.

Erwin, salah seorang warga, mengatakan pihaknya sudah pernah mendatangi pihak kentraktor untuk menyampaikan keluhan warga yang merasa terganggu. Namun dari pihak pemilik tidak ada upaya untuk menemui mereka sebab masuk kegiatan proyek tersebut tanpa ada laporan dan tidak melakukan sosialisai kepada warga setempat.

Terkait adanya keluhan warga, dibenarkan Kepala Dusun 01 M.Saleh yang di damping kepala Desa pal Sembilan M.Nurdi. Dikatakannya, sampai saat ini pihak desa belum menerima loporan tentang akan adanya kegiatan proyek tersebut.Is


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52368)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51551)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14304)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14132)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12385)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II