Selasa, 07 Agustus 2012 - 07:07:41 WIB
Gemuruh Mesin PLTU 2 Banten Labuan Kejutkan Warga Saat Berbuka PuasaKategori: Banten - Dibaca: 637 kali

Baca Juga:Disperindag Natuna Perkenalkan Produk Unggulan di Berbagai PameranBupati Tutup Mata, PPK DAK Dinas Dikpora Bantaeng Tidak Punya Sertifikat TeknisPemkab Waykanan Dan Bukit Asam Teken MoU CSR Bantu Biaya SekolahKewenangan RW dan RT Kelurahan Sei Lekop Meresahkan Masyarakat Setempat

Pandeglang, Jaya Pos

Sejumlah warga yang ada di wilayah Kec Labuan Kab Pandeglang, Kamis (2/8), dibuat panik dan berhamburan keluar dari rumah masing-masing dengan maksud hendak menyelamatkan diri saat terdengar suara gemuruh secara tiba-tiba.

Warga berpikir, suara gemuruh yang cukup membuat warga terkejut dan panik itu diakibatkan terjadinya air laut di perairan Selat Sunda yang mengalami pasang sekaligus datangnya banjir besar yang dibarengi tsunami.

Tono, warga Desa Labuan kepada Jaya Pos mengungkapkan, saat mendengar gemuruh, dia langsung bersiap-siap mencari mobil untuk mengangkut keluarganya terutama salah satu orang tuanya yang sudah renta untuk diungsikan ke daerah yang dirasa cukup aman. Akan tetapi, niat Tono batal setelah mendengar informasi dari tetangganya bahwa suara gemuruh tersebut berpusat dari mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 Banten Labuan.

Kemungkinan, ada salah satu mesin PLTU yang mengalami keruksakan sehingga saat mesin itu dioperasikan langsung mengeluarkan yang keras membuat sejumlah warga panic seketika.

Kepanikan yang sama dirasakan oleh Piah, warga Desa Cigondang Kec Labuan. Piah nyaris menjerit histeris manakala terdengar suara yang menggemuruh seakan-akan di belakang rumahnya. Maklum, anaknya yang semata wayang saat itu belum juga pulang. “Anak saya ke luar rumah mengendarai sepeda motor, katanya mau jalan-jalan sore akan tetapi sampai saat ini belum juga pulang,” ucap Piah pada Jaya Pos.

Disamping itu, dia pun sempat berselisih paham dengan suaminya akibat suaminya lambat mencari informasi dimana saat itu anaknya berada.

Kejadian yang sama sekali tidak diinginkan dan tidak bisa diterima oleh ribuan warga masyarakat Kec Labuan Kab Pandeglang membuat beberapa aktivis dari Lembaga Swadaya Masyarakat angkat bicara.

Yance dari LSM Jambakk berjanji, dalam waktu dekat ini akan mendatangi PLTU 2 Banten - Labuan sekaligus meminta pertanggung jawaban atas kinerja PLTU yang sudah meresahkan ribuan warga masyarakat tanpa diawali pemberitaan sebelumnya, baik melalui media elektronik maupun surat kabar. “Atas kejadian tersebut, PLTU harus bisa menjelaskan pada masyarakat kenapa hal itu bisa terjadi.” katanya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Ruli Cakra Buana, Ketua LSM P2B. Menurutnya, PLTU sudah berbuat keterlaluan di saat warga tengah menikmati berbuka puasa bersama keluarga dan teman dekatnya, tiba-tiba dikejutkan oleh suara gemuruh. “Saya menyaksikannya sendiri betapa saat itu raut wajah warga diliputi kecemasan dan kekhawatiran yang amat sangat terutama bagi mereka yang memiliki penyakit jantung,” ungkapnya.

Dalam hal ini, katanya, PLTU harus meminta maaf terutama kepada warga Kec Labuan karena suara gemuruh berlangsung hampir 240 menit (mulai pukul 17.25 wib hingga menjelang waktu Isya) itu, jelas membuat warga khawatir dan was-was.

Adang Rustandi, salah satu petinggi PLTU saat dikonfirmasi melaui telepon selulernya beberapa gemuruh berlalu, tiba-tiba terputus lantaran adanya gangguan sinyal.Yan/Rus 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59562)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51420)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43620)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14905)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14181)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14008)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13743)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13205)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11054)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9182)
Bedah JayaposAnggaran Pembelian Kendaraan Roda 4 Diduga Mark Up, Kades Ciawi Berdalih Sisa Lebihnnya DisilpakanPandeglang, Jaya Pos Pembelian mobil ambulan Desa Ciawi, Kecamatan Patia yang direa­lisasikan dari ...


Getwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaKetua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan Pembiaran
Laporan KhususApri Terima Satyalencana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Wapres JKBintan, Jaya Pos Bupati Bintan Apri Sujadi kembali mendapatkan penghargaan nasional. Kali ini, orang nomor ...


Bupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku Batak