Kamis, 22 Februari 2018 - 11:20:23 WIB
PTSL Dikelurahan Cipete Dijadikan Ajang PungliKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 129 kali

Baca Juga:Lelaki Hidung Belang Rawan Tertular HIVListrik Sering Mati, Masyarakat Kesal Serang Kantor PLNSamsat Jakarta Barat Meraih Penghargaan PialaYan Prima Polantas 2012Pasar Bedug Diresmikan Ketua DPRD Bersama Bupati Kabupaten OKU

Kota Tangerang, Jaya Pos

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan bagian dari program Nawa Cita Presiden Joko Widodo dengan target mencetak lebih dari tujuh juta sertifikat tanah kepada Kementerian ATR/BPN. Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak.

Program ini meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum terdaftar dalam satu wilayah desa/kelurahan. Program PTSL digagas oleh pemerintah dan dilaksanakan Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Program ini bertujuan agar member kepastian hokum dan perlindungan hokum hak atas tanah. Demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam Peraturan Menteri ATR/BPN No 35 tahun 2016 anggaran pembuatan sertifikat dibiayai dari APBN , namun semuanya itu semuanya tidak gratis ada yang dibebankan kepada si pemohon berupa biaya materai dan patok pembatas tanas.

Pengakuan beberapa masyarakat Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, ada pungutan dan biaya pembuatan sertifikat tanah oleh pihak pelaksana program PTSL. Salah satu warga mengungkapkan, ’’Kami pemohon PTSL diminta pengurus, biaya berkisar satu juta lima ratus sampai tiga juta biar bias ikut program ini,” ungkapnya.

Solihin selaku Lurah di Kelurahan Cipete saat ditemui di kantornya, untuk konfirmasi terkait adanya dugaan pungli PTSL mengatakan, ”Sekarang begini diduga ada pungutan, saya tanya dulu yang pungut siapa,” ucap­nya.

”Proses PTSL di Kelurahan Cipete, BPN datang ke lapangan didampingi oleh RT masing –masing, kenapa RT masing- masing karena RT yang tau wilayahnya gitu loh, misalkan nanti ada warga yang bikin PTSL, mendaftar dibantu oleh RT setempat, pemberkasannya, pengukurangnya begitu,” ujar Solihin

Ketika dikonfirmasi terkait adanya pungli PTSL di Kelurahan Cipete, Solihin mengaitkatkan dengan Tangsel, ”Jangan disamakan dengan yang di Tangsel, katanya lurah mau berangkat ke Bogor minta ke Pokmas, lurah mau berangkat ke Serang minta ke Pokmas, saya ga ada Pokmas, kalaupun ada pungutan bilang kesaya siapa RT nya.” ujar Solihin.

Badrus Salman selaku Kepala Kantor BPN, Kota Tangerang ketika mau dikonfirmasi terkait adanya dugaan pungli tersebut, sedang tidak berada di tempat, “Bapak lagi keluar kantor jadi kapan-kapan saja datang untuk konfirmasi” ucap sekuriti.

Guntur selaku Ketua LSM Garuda wilayah Tangerang Raya yang ikut menjumpai Solihin di kantornya menga­takan,’’Sebenarnya program ini sangat bermanfaat untuk masyarakat, tapi sangat disanyangkan dijadikan ajang pungli, untuk itu agar kita selaku sosial control mendo­rong pihak penegak hukum menindak pihak-pihak yang diduga melanggar hukum.” pungkasnya. (Naga)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (36296)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13334)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12712)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7882)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5233)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4466)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3806)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3547)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3471)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3397)
Bedah JayaposKorupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaBANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan ...


Warga Desa Indrajaya Komplain Pengerjaan JalanProyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongPengawasan Dinas Lemah, Inspeksi Tanggul Urukan Pantai Kenjeran (Bronjong) Asal JadiProyek Rp 14 M Lebih Kawalan TP4D Kajati Kalteng Terindikasi Tak Sesuai KontrakProgram BSPS Tahun 2017, Diduga Langgar Peraturan Kemen PUPRProyek Irigasi Banda Usang Di Siguhung Terkesan AmburadulApotik Intan Farma Diduga Jual Obat Diatas HET, Imodium Dijual Rp 145 Ribu, Apotik Lain Rp 91 Ribu
Laporan KhususPT Semen Baturaja (Persero) Tbk. ...


Jelang Lebaran, Harga Stabil di Mendobarat dan MerawangPemkab Mojokerto Kembali Pertahankan Gelar WTPPT Inalum Bagikan Paket Sembako Gratis kepada WargaPelantikan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Samosir DigelarBupati Dan Ketua TP- PKK Tanjab Barat, Bagikan Zakat MalPUBLIKASI KINERJA DINAS SOSIAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018WTP Ke Enam Anugerah Terindah Bagi Kabupaten Tanah Datar