Kamis, 22 Februari 2018 - 11:20:23 WIB
PTSL Dikelurahan Cipete Dijadikan Ajang PungliKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 293 kali

Baca Juga:Lelaki Hidung Belang Rawan Tertular HIVListrik Sering Mati, Masyarakat Kesal Serang Kantor PLNSamsat Jakarta Barat Meraih Penghargaan PialaYan Prima Polantas 2012Pasar Bedug Diresmikan Ketua DPRD Bersama Bupati Kabupaten OKU

Kota Tangerang, Jaya Pos

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan bagian dari program Nawa Cita Presiden Joko Widodo dengan target mencetak lebih dari tujuh juta sertifikat tanah kepada Kementerian ATR/BPN. Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak.

Program ini meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum terdaftar dalam satu wilayah desa/kelurahan. Program PTSL digagas oleh pemerintah dan dilaksanakan Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Program ini bertujuan agar member kepastian hokum dan perlindungan hokum hak atas tanah. Demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam Peraturan Menteri ATR/BPN No 35 tahun 2016 anggaran pembuatan sertifikat dibiayai dari APBN , namun semuanya itu semuanya tidak gratis ada yang dibebankan kepada si pemohon berupa biaya materai dan patok pembatas tanas.

Pengakuan beberapa masyarakat Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, ada pungutan dan biaya pembuatan sertifikat tanah oleh pihak pelaksana program PTSL. Salah satu warga mengungkapkan, ’’Kami pemohon PTSL diminta pengurus, biaya berkisar satu juta lima ratus sampai tiga juta biar bias ikut program ini,” ungkapnya.

Solihin selaku Lurah di Kelurahan Cipete saat ditemui di kantornya, untuk konfirmasi terkait adanya dugaan pungli PTSL mengatakan, ”Sekarang begini diduga ada pungutan, saya tanya dulu yang pungut siapa,” ucap­nya.

”Proses PTSL di Kelurahan Cipete, BPN datang ke lapangan didampingi oleh RT masing –masing, kenapa RT masing- masing karena RT yang tau wilayahnya gitu loh, misalkan nanti ada warga yang bikin PTSL, mendaftar dibantu oleh RT setempat, pemberkasannya, pengukurangnya begitu,” ujar Solihin

Ketika dikonfirmasi terkait adanya pungli PTSL di Kelurahan Cipete, Solihin mengaitkatkan dengan Tangsel, ”Jangan disamakan dengan yang di Tangsel, katanya lurah mau berangkat ke Bogor minta ke Pokmas, lurah mau berangkat ke Serang minta ke Pokmas, saya ga ada Pokmas, kalaupun ada pungutan bilang kesaya siapa RT nya.” ujar Solihin.

Badrus Salman selaku Kepala Kantor BPN, Kota Tangerang ketika mau dikonfirmasi terkait adanya dugaan pungli tersebut, sedang tidak berada di tempat, “Bapak lagi keluar kantor jadi kapan-kapan saja datang untuk konfirmasi” ucap sekuriti.

Guntur selaku Ketua LSM Garuda wilayah Tangerang Raya yang ikut menjumpai Solihin di kantornya menga­takan,’’Sebenarnya program ini sangat bermanfaat untuk masyarakat, tapi sangat disanyangkan dijadikan ajang pungli, untuk itu agar kita selaku sosial control mendo­rong pihak penegak hukum menindak pihak-pihak yang diduga melanggar hukum.” pungkasnya. (Naga)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (57484)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50768)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14053)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13535)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13201)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12483)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8524)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7346)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6460)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6265)
Bedah JayaposKadis PU Bina Marga Pasuruan Tantang Wartawan ke Lokasi ProyekPasuruan, Jaya Pos Setelah diberitakan beberapa waktu lalu terkait dugaan adanya pekerjaan peningkatan jalan ...


Diduga Libatkan Oknum Dewan, Penegak Hukum Diminta Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Dana PokirBPN Labuhanbatu Diduga Ada Main Dengan PT. CSR, Terkait Luas ArealDinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark Up (Bagian 2)Lanjutan Peningkatan Jalan Jatake -Binong Diduga Beraroma KorupsiBelum Setahun, Jalan Tewah-Tumbang Miri Senilai 80 Miliar Sudah Rusak ParahKontrak Kerja Sudah Habis Pengerjaan Puskesmas Palembayan Masih LanjutDiduga Terlibat Proyek, LSM Penjara Desak KKP Periksa Sejumlah Anggota DPRD Kota Manado
Laporan KhususGubernur Olly Dondokambey Menyerahkan DIPA dan Dana Transfer ke Daerah Serta Dana DesaManado, Jaya Pos Bertempat di Auditorium Mapalus (13/12/2018), Gubernur Sulawesi, Utara Olly Dondokambey ...


Jalan Rusak Akibat Proyek Tol Sudah Mulus KembaliPerayaan Natal Bersama Oleh Gereja-Gereja Tambusai Utara-RohulDi HUT Ke-44 Semen Baturaja Semakin Peduli Lingkungan Kumpulan Silahi Sabungan Rayakan Ulang Tahun Ke 24 Kodam IV Diponegoro Kembali Sapu Bersih Juara Dalam TMMD ke 103 Tahun 2018Desa Kendalrejo Gunakan Dana Desa Untuk Tingkatkan PembangunanAPBD Tanah Datar 2019 Disepakati