Selasa, 20 Februari 2018 - 07:17:47 WIB
Pembangunan Jalan Desa Marumpa Sarat PenyimpanganKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 101 kali

Baca Juga:Listrik Sering Mati, Masyarakat Kesal Serang Kantor PLNSamsat Jakarta Barat Meraih Penghargaan PialaYan Prima Polantas 2012Pasar Bedug Diresmikan Ketua DPRD Bersama Bupati Kabupaten OKUPT Pos Diminta Dahlan Iskan Akuisisi PPD-Damri

Maros, Jaya Pos

Pengalokasian Dana Desa serta Alokasi Dana Desa dari Pemerintah Pusat dan Daerah, yang diterima setiap desa, sepertinya sangat layak mendapat pengawasan yang ketat, utamanya dari aparat penegak hukum.

Sejak pemerintah mengucurkan Dana Desa yang nilainya miliaran rupiah mulai tahun 2015 lalu, tidak sedikit perangkat desa yang berurusan dengan penegak hukum, hanya karena ketidakbecusan mereka dalam mengelola Dana Desa tersebut.

Untuk Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan, sepertinya aparat penegak hukum harus lebih sigap dan cekatan dalam memantau penggunaan Dana Desa ini, sehingga praktek kecurangan dan KKN dalam mengelola dana yang jumlahnya lebih dari 1 miliar tersebut, dapat dipertanggungjawabkan oleh mereka yang terlibat langsung dalam mengelola dana ini.

Dari investigasi Jaya Pos di Desa Marumpa Kecamatan Marusu Kabupaten Maros, terdapat kegiatan pembangunan jalan dan paving blok yang nilainya sebesa 800 juta rupiah, yang menggunakan Dana Desa, namun kualitas jalan yang dibangun sangat jauh dari harapan masyarakat. Baru beberapa bulan jalan ini dibangun, kualitas jalan sudah rusak, serta terkelupas, sangat membahayakan bagi pengguna jalan.

Menurut warga masyarakat yang ditemui koran ini mengatakan, jalan tersebut dibangun pada akhir tahun 2017, akan tetapi pemborong yang melaksanakan pekerjaan tidak becus dan tidak profesional. “Pekerjaannya tidak sesuai bestek,” ucap beberapa warga yang namanya enggan ditulis.

Di lain pihak, aktivis LSM Lembaga Pemantau Penyalahgunaan Anggaran (LAPPAN) Sirajuddin mengatakan, sebaiknya pihak Kejaksaan segera menindaklanjuti hal ini, karena patut diduga telah terjadi penyimpangan dalam proyek tersebut,’ sehingga kualitas pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi konstruksi yang ada. Hal ini perlu dilakukan, agar dipertanggungjawabkan di mata hukum,” tutur Sirajuddin 0dengan tegas, saat dimintai komentar, Kamis malam lalu.

Sementara itu, dari data yang diperoleh Jaya Pos, jika pada tahun 2017 lalu, Desa Marumpa mendapatkan alokasi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa yang bersumber dari APBN/APBD sebesar Rp 1.740.000.000.

Dari total anggaran tersebut, Rp 940.000.000 digunakan untuk pembangunan kantor desa, serta untuk gaji perangkat desa, juga untuk pembelian meubeler, sedangkan Rp 800.000.000 untuk biaya pembangunan jalan dan paving blok.  Hal tersebut, juga dibenarkan oleh Bendahara Desa, yang bertanggung jawab dalam pengelolaan ADD maupun DD. (JK/AH)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (36296)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13334)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12712)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7882)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5233)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4466)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3806)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3547)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3471)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3397)
Bedah JayaposKorupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaBANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan ...


Warga Desa Indrajaya Komplain Pengerjaan JalanProyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongPengawasan Dinas Lemah, Inspeksi Tanggul Urukan Pantai Kenjeran (Bronjong) Asal JadiProyek Rp 14 M Lebih Kawalan TP4D Kajati Kalteng Terindikasi Tak Sesuai KontrakProgram BSPS Tahun 2017, Diduga Langgar Peraturan Kemen PUPRProyek Irigasi Banda Usang Di Siguhung Terkesan AmburadulApotik Intan Farma Diduga Jual Obat Diatas HET, Imodium Dijual Rp 145 Ribu, Apotik Lain Rp 91 Ribu
Laporan KhususPT Semen Baturaja (Persero) Tbk. ...


Jelang Lebaran, Harga Stabil di Mendobarat dan MerawangPemkab Mojokerto Kembali Pertahankan Gelar WTPPT Inalum Bagikan Paket Sembako Gratis kepada WargaPelantikan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Samosir DigelarBupati Dan Ketua TP- PKK Tanjab Barat, Bagikan Zakat MalPUBLIKASI KINERJA DINAS SOSIAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018WTP Ke Enam Anugerah Terindah Bagi Kabupaten Tanah Datar