Rabu, 01 Agustus 2012 - 07:00:06 WIB
Dinas Parawisata Kab Pandeglang Segera Ambil Sikap Pencairan Dana PNPM-MP Caringin Diduga BermasalahKategori: Banten - Dibaca: 454 kali

Baca Juga:Pemkot Bandung Belum Terbitkan Izin SOR Arcamanik, Proyek 86 M Sudah DilelangPolsek Cisaat Siaga Dalam KinerjaDisdikpora Cimahi Alokasikan Dana Rp 2,4 MiliarManajemen SMKN 53 Jakarta Gelar Tatap Muka Dengan Orang Tua Siswa

Pandeglang, Jaya Pos

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab Pandeglang Prov Banten diharapkan segera mengambil sikap yang obyektif terkait pencairan Dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan di bidang pariwisata [PNPM-MP/Pariwista] senilai Rp 100 juta yang dialokasikan pada Badan Kesewadayaan Masyarakat [BKM] Gotong-Royong di Desa Caringin Kab Pandeglang Prov Banten, beberapa minggu lalu.

Pasalnya, dana Rp 100 juta tersebut hingga berita ini diturunkan sebahagian besar masih mengendap di tangan bendahara sehinga dampak dari pengendapan tersebut beberapa program yang tercatat dalam perencanaan sebelumnya yang diusulkan dari beberapa Kelompok Swadaya Masyarakat [KSM] banyak yang tetunda dan menimbulkan beberapa pertanyaan besar bagi para anggota KSM.

Iin Solihin, Ketua BKM Gotong Royong Desa Caringin saat dikonfirmasi Jaya Pos  sangat menyayangkan kenapa dana tersebut belum juga dipergunakan sebagaimana mestinya. Padahal, menurut Iin-panggilan akrabnya-penggunaan dana itu lebih cepat lebih baik disamping untuk menanamkan kepercayaan kepada pemerintah sekaligus sebagai pembuktian yang faktual kepada para KSM atas kinerja BKM selama ini. “Akan tetapi, sekalipun posisi saya selaku Ketua di BKM Gotong Royong tidak bisa berbuat banyak,” katanya.

Masih menurut Iin, akibat dari keterlambatan yang tanpa sebab dalam penggunaan dana itu, banyak warga mengirimkan pesan singkat melalui telepon selulernya dengan nada mencibir sekaligus mengecam, termasuk Kosim selaku Kepala Desa Caringin. “Hampir tiap hari Kepala Desa mendatangi saya ditambah saat kini ada  permasalahan mengenai kekurangan uang konveksi hingga Pak Kades berkali-kali menagih kekurangan uang itu sementara apa yang harus bayarkan sebab uang tersebut ada di tangan bendahara,” terang Iin.

Terkait penggunaan dana PNPM-MP/Pariwisata, Iin lebih jauh memaparkan, disamping untuk pembelian seperangkat alat konveksi, juga degung, angklung, panggung, tenda dan marawis, termasuk  untuk  pelatihan bagi para pengguna alat. Akan tetapi, dari beberapa item yang sudah dianggarkan itu hanya beberapa bagian kecil saja yang sudah direalisasikan, sebahagian besar lainnya lagi belum. “Kenapa hal itu saya katakan belum, sebab ada salah satu anggota KSM yang merasa kecewa akibat kebijakan bendahara yang akan menggunakan orang lain diluar KSM untuk dilibatkan dalam pembelanjaan seperangkat alat seni itu,” paparnya.

Mencermati Hal itu, Yance Aktivis LSM JAMBAKK mengharapkan Kepala Dinas Kebudayaan  dan Pariwisata untuk segera menindak lanjuti permasalahan PNPM-MP/Pariwisata Desa Caringin. “Sebab, kesan yang kami tangkap sudah terjadi tarik-menarik kepentingan sekaligus adanya unsur idealisme yang kurang tepat dalam menempatkan kebijakan secara konstabilitas dan carut-marutnya beberapa pendapat di tubuh BKM serta KSM Gotong-Royong,” ungkapnya.

Dirinya mencontohkan, ada salah satu Anggota KSM yang sudah berani mengkritik BKM, ini menandakan tidak adanya singkronisasi dan kebersamaan lantaran permasalahan dana Rp 100 juta itu.

Sebelumnya, Jaya Pos pernah menemui H Suudi, Sekretaris Desa (Sekdes) Caringin yang sudah menjabat sebagai PNS sekaligus merangkap jabatan Bendahara BKM Gotong Royong menuturkan bahwa posisi dirinya saat ini sama sekali tidak bisa mengambil kebijakan tanpa diketahui dan disetujui oleh ketua. “Kalau ditanya dana PNPM-MP/Pariwisata Rp 100 juta, itu juga tidak ada sama saya namun dipegang oleh istri saya,” jawabnya enteng. Yan/Rus


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52368)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51549)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15039)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14304)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14131)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12385)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II