Senin, 30 Juli 2012 - 06:58:08 WIB
Di Bulan Ramadhan 2 Lokalisasi Tetap BeroperasiKategori: Jawa Barat - Dibaca: 369 kali

Baca Juga:KPK Diminta Usut Dana Bansos RKB Di Disdik Kabupaten SimalungunOknum Dishub Lampura Diduga Selewengkan Dana Retribusi Terminal Tipe A Simpang PropauJembatan Punggur Besar Putus PU Bina Marga Kubu Raya Tutup MataPotret Pendidikan Kota Bandung Makin Suram

Bandung, Jaya Pos

Di Bulan Suci Ramadan, dua lokalisasi yang ada di Kota Bandung, tetap melakukan praktik bisnis seks (biseks) baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.

Dewi Sartika dan Saritem, lokalisasi yang sudah hampir satu abad dan dilakukan secara turun-temurun tersebut, tetap beraktifitas melayani pria-pria hidung belang.

Malam hari ketika umat muslim sedang khusyu melakukan ibadah salat tarawih, tempat tersebut justru terdengar hingar-bingar, suara “cekikikan” dari para wanita tuna susila (WTS), yang bersenggama dengan musik dangdut.

Namun sangat disesalkan, yang sebelumnya selalu melaksanakan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat), justru tidak dapat berbuat banyak, karena hal tersebut tidak membuat mereka jera.

Masyarkat sekitar kepada Jaya Pos, menyebutkan sudah merasa muak dengan praktik haram yang sangat tidak dibenarkan oleh agama maupun negara tersebut. “Kami sebenarnya sudah merasa muak dengan hal ini, saya berharap ada solusi yang tepat dari pemerintah untuk menutup lokalisasi,” ungkap Sandi, warga sekitar Saritem.

Setiap hari disinyalir ratusan lelaki hidung belang dari berbagai wilayah bahkan dari luar Kota Bandung, datang ke lokalisasi tersebut. Para WTS yang kebanyakan masih muda belia yang berdatangan dari daerah Indramayu, Kadipaten, bahkan dari Surabaya tersebut mengaku pada bulan Ramadhan ini pendapatan mereka tidak menurun.

Menurut Sutrisno yang mengamati lorong-lorong hitam, mengatakan para WTS yang ada di lokalisasi, biasanya bermotif ekonomi, bahkan tidak jarang pula ditemukan WTS yang dengan sengaja diantarkan oleh orang tuanya dan dititipkan kepada mucikari atau germo.

“Bahkan saat ini, banyak juga terdapat WTS kaki lima yang mejelang malam bergentayangan di tempat ramai seperti Tegalega, Stasiun, dan Alun-alun Kota Bandung”.

Sutrisno mengimbau kepada masyarakat terutama lelaki hidung belang untuk mengurungkan hasrat birahi, karena bisa saja mereka terjangkit virus HIV/Aids dan penyakit-penyakit kelamin lainnya. “Di bulan Suci ini, masyarakt hendaknya lebih meningkatkan ketaqwaan, masyarakat Bandung yang agamis dan para petugas yang berwenag harusnya segera menutup tempat tersebut yang nampak kebal hukum,” ungkapnya. ND


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52368)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51549)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15039)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14304)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14131)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12385)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II