Senin, 30 Juli 2012 - 05:23:43 WIB
KPK Diminta Usut Dana Bansos RKB Di Disdik Kabupaten SimalungunKategori: Pendidikan - Dibaca: 567 kali

Baca Juga:Oknum Dishub Lampura Diduga Selewengkan Dana Retribusi Terminal Tipe A Simpang PropauJembatan Punggur Besar Putus PU Bina Marga Kubu Raya Tutup MataPotret Pendidikan Kota Bandung Makin SuramKader Banteng Disetrum Kasus Korupsi Listrik

Simalungun, Jaya Pos

Kebijakan pokok Direktorat Pembinaan SMK mengacu pada tujuan starategis Kementerian Pendidikan Nasional yaitu tersedianya dan terjangkaunya layanan pendidikan menengah kejuruan yang bermutu, relevan dan berkesetaraan di semua provinsi dan kabupaten/kota. Tujuan strategis tersebut akan tercapai melalui program dan kegiatan secara bertahap melalui Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Kunci (IKK) dalam rencana strategis Direktorat Pembinaan SMK 2010-2014.

Pendanaan program pembinaan dialokasikan melalui dana pusat (APBN) dan dana dekonstrasi dari Dinas Pendidikan Provinsi. Program bantuan yang dialokasikan melalui dana pusat akan disampaikan melalui bantuan langsung ke sekolah dan institusi terkait dalam bentuk uang atau barang/jasa. Sedangkan bantuan melalui dana dekonstrasi akan dimanfaatkan untuk kegiatan secara swakelola. Panduan Pelaksanaan (Panlak) ini memuat penjelasan tentang tujuan/program, tugas dan tanggung jawab institusi terkait.

Pantauan wartawan di Kabupaten Simalungun banyak terjadi kejanggalan pada bantuan sosial rehab kelas baru dan pembangunan rehab berat/sedang yang dilakukan semua sekolah yang mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Setiap kepala sekolah dimintai uang wajib dan harus menyetorkan uang sebesar Rp 31,5 juta kepada setiap sekolah yang mendapatkan bantuan ini.

Bisa kita bayangkan, dana APBN yang bocor karena adanya paksaan dari oknum Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun. Saat ini, ada SMK/SMA Negeri/Swasta, 94 SMP negeri maupun swasta dan SD negeri/swasta yang mendapatkan batuan dari APBN tahun 2012 untuk pembangunan rehab ruang kelas di Kabupaten Simalungun.

Hal ini juga dibenarkan oleh Sekjen LSM Garuda RI, Lisbon Siahaan saat dikonfirmasi, Kamis, (26/7) bahwa setiap kepala sekolah yang diinvestigasi menyebutkan, ada oknum di Dinas Pendidikan Kabupaten Simlaungun berinisial S melakukan pengutipan kepada setiap kepala sekolah sebesar Rp 31,5 juta.

Bila memang benar ada 94 SMP yang mendapatkan bantuan ini, berarti uang yang menguap mencapai 2,9 milyar rupiah, belum lagi dari SMK/SMA dan SD yang jumlahnya mencapai ratusan sekolah. “Sangat fantastis nilai korupsi yang mereka lakukan.

Temuan kita di lapangan bahwasa pembangunan yang dilakukan oleh pihak sekolah semuanya tidak ada yang beres dan menyimpang, sebab semua kepala sekolah yang mendapatkan bantuan bansos diwajibkan melakukan penyetoran kepada oknum Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun bernama M Sianturi,” ungkap Lisbon.

Lanjut dia, hal ini terlihat pada fisik bangunan yang dikerjakan oleh setiap sekolah yang mendapatkan bantuan, semuanya menyimpang dari ketentuan juknis dan juklak RKB Bansos.

Salah seorang kepala sekolah yang minta identitasnya dirahasiakan, Kamis, (26/7) mengatakan bahwa mereka diwajibkan menyetorkan uang bila ingin mendapatkan bantuan dari dana APBN. “Bila tidak diberikan setoran jangan harap bisa mendapatkan bantuan.

Bahkan kami terpaksa membangun ruangan kelas dengan dana apa adanya. Kalau yayasan swasta yang mendapatkan bantuan memang tidak keberatan dengan penyetoran ini, karena mereka bisa menambahkan dengan dana dari yayasan mereka sendiri,” ujarnya.

Sehingga, sebutnya, tahun ini begitu banyak sekolah yayasan swasta yang diperjuangkan untuk mendapatkan bantuan Bansos RKB oleh Disdik  Kabupaten Simalungun.

Sampai berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Resman Saragih SSos belum berhasil ditemui untuk dilakukan konfirmasi terkait pungli yang dilakukan oleh Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana terhadap semua kepala sekolah yang mendapatkan Bansos RKB bantuan dari APBN Pusat.HRP


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (73784)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61092)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52840)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20981)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16424)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15693)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15323)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15018)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14889)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11491)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya