Rabu, 17 Januari 2018 - 07:06:36 WIB
PT MRIA Harus Bertanggung Dalam Kasus Yang Menyeret Danyon Zipur 8 SMG Jadi TersangkaKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 560 kali

Baca Juga:Pemilik PT. Christalenta Utama KaburDana APBN 6,8 M , DPP LAPPAN Akan Laporkan Distan Kab Bantaeng ke KPKFoke Segera Hadiahi Warga Jakarta Jalan Layang Antasari-Blok MHari Bhakti Adhyaksa Tahun 2012 Momentum Guna Optimalisasi Penegak Hukum

Makassar, Jaya Pos

Kasus keterlibatan Danyon Zipur 8 SMG yang terlibat dalam peledakan bukit (blasting), pada proyek nasional pekerjaan pembangunan jalur Kereta Api (KA) Makassar-Parepare November 2017 lalu, harus segera diusut tuntas sampai keakar akarnya. Menurut aktivis anti korupsi dari Forum Mahasiswa Sulawesi Selatan (Formasel) Rahmad.A,S.sos. kasus ini jangan hanya menjadi Danyon Zipur 8 sebagai tumbalnya.

Namun pihak kontraktorpun, harus juga diperiksa secara intensif, karena tidak mungkin Danyon Zipur terlibat tanpa ada pihak lain, yang meminta bantuan, untuk pekerjaan blas­ting tersebut. Pihak Danpom Kodam IVX Hasanuddin, ataupun pihak pe­negak hukum terkait, harus bertindak tegas dalam mengusut kasus ini tegas Rahmat, kepada Jaya Pos awal Januari 2018.

Sementara itu, berdasarkan investigasi yang dilakukan Jaya Pos, pekerjaan blasting tersebut, masuk dalam lokasi pekerjaan PT. Dwifarita Fajarkharisma dengan PT.Irian Putra Persada dengan system Kerja Sama Operasi (KSO). Namun saat pekerjaan blasting dilakukan, kedua perusahaan ini, bekerjasama dengan PT.MRIA, untuk pekerjaan dimaksud, karena PT.MRIA dianggap telah mengantongi ijin jasa blasting (peledakan). Dari penelusuran yang dilakukan oleh Jaya Pos, kerjasa dengan PT.MRIA ini atas dasar penandatanganan kontrak kerja kedua belah bihak, yang dituangkan dalam SPK Nomor 003/SPK/DFK-IPP/KSO/10/2017.

PT.MRIA adalah perusahan yang paling bertanggung jawab dalam pe­kerjaan blasting tersebut dan diduga kontraktor inilah yang meminta Danyon Zipur 8 SMG Letkol CZI Dwi Joko Siswanto, untuk bekerja sama guna meledakan bukit, dengan menggunakan bahan peledak milik Zipur.

Akibat perbuatan ini, Dwi Joko Siswanto harus dicopot dari jabatannya, dan telah menjalani penahanan di markas Danpom Kodam IVX Hasanuddin sebagai tersangka, dengan tuduhan menyalahgunakan jabatan.

Keterlibatan Danyon Zipur ini, tidak diketahui oleh atasannya, yakni Pangdam dan Kasad, serta tidak ada izin untuk melakukan kegiatan tersebut. Dalam kasus keterlibatan Danyon Zipur 8 SMG pada pekerjaan blasting ini, diduga telah menerima aliran dana sebesar 10 Milyar dari pihak kontraktor.

Di lain pihak, Hendri selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta Muh.Supriyadi selaku Humas dari PT.Dwifarita Fajarkharisma dan PT.Irian Putra Persada, saat dimintai komentarnya, justru memilih bungkam. Kedua orang ini tidak merespon permintaan klarifikasi yang dilakukan oleh Jaya Pos, melalui smart phone mereka, baik melalui SMS maupun WA. (JK)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59099)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50956)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14260)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (14104)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13405)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13358)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12709)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8746)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8296)
Bedah JayaposKorban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Melapor Ke Polda RiauPekanbaru, Jaya Pos Sehubungan dengan adanya laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh ...


Selain Langgar Permendes No 19, Perangkat Desa Ciseureheun Juga Dobel JobKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MRSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah Fiktif
Laporan KhususDalam Tiga Bulan, Petani Cabai Bantaeng Bisa Raup Rp30 Juta Bantaeng, Jaya Pos Pengembangan inovasi pertanian terus dilakukan petani di Bantaeng. Salah satu yang sedang ...


KPU Gumas Gelar Rakor Penyusunan DPTB dan DPK Pemilu 2019Penilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMK