Sabtu, 13 Januari 2018 - 07:17:13 WIB
10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal JadiKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 740 kali

Baca Juga: Pemko Batam Akan Terus Meningkatkan Bantuan Untuk MasyarakatBPK Diminta Audit Pelaksanaan OPRM, Habiskan Dana Puluhan Miliar Pelaksanaan OPRM Tidak MaksimalHari Ini, KPU Bahas Parpol Peserta Pemilu 2014Anggaran Dari APBD, MD Sirojul Mu`taalimin di Bangun Asal Jadi

Bangka Selatan, Jaya Pos

Proyek pembangunan Jembatan Ulim Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dikerjakan asal jadi.
Proyek yang menelan uang negera hampir 11 miliar rupiah ini diduga dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Berdasarkan pantauan Jaya Pos di lapangan, Senin (8/1), dimana pada pekerjaan dinding sayap/oprit pada bagian sebelah kiri disertai timbunan tanah terlihat amlas dan menggelembung serta hotmix jalan-jembatan sudah mulai retak-retak.

Sumber Jaya pos yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan, hal itu terjadi lantaran dinding oprit tidak kuat menahan beban timbunan tanah. Kondisi dinding sayap yang sudah menggelembung menunjukan kualitas beton dan pembesian yang buruk.

Selain itu, lanjut sumber, pekerjaan hotmix pada badan jalan yang lapisan aspalnya sudah mulai retak-retak dan menganga disebabkan kurangnya kadar aspal dan campuran aspal suhunya tidak memenuhi syarat serta faktor lain seperti tanah dasar yang belum memenuhi syarat kepadatan.

“Dinding oprit tidak kuat menahan beban timbunan tanah, dinding sayap yang sudah menggelembung menunjukan kualitas beton dan pembesian yang buruk, hotmix badan jalan-jembatan yang lapisan aspalnya retak-retak disebabkan kurangnya kadar aspal dan gelar campuran aspalnya tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangka Selatan Anshori ketika dihubungi, Rabu (10/1) melalui sambungan telepon mengatakan, amblasnya dinding sayap/oprit disertai timbunan tanah pada bagian kiri jembatan disebabkan faktor kecalakan kerja pada saat pelaksanaan dan tidak masuk dalam pembayaran.

“Itu disebabkan kecelakaan kerja pada waktu pelaksanaan dan tidak masuk dalam pembayaran,” kata Ansori sembari membenarkan bahwa proyek jembatan tersebut molor dari waktu yang telah ditentukan.

Kasi Intel Kejari Bangka Selatan Puadi mengkalim kalau pekerjaan Jembatan Ulim Pulau Besar sudah sesuai dengan terget dan selesai tepat waktu. Soal adanya pekerjaan yang sedang berlangsung hanya sekedar merapikan agar jembatan semakin baik.

“Sesuai tergetnya, selesai tepat waktu. Kalaupun ada pekerjaan yang berlangsung, itu hanya sekedar merapikan agar jembatan semakin baik,” sebut Puadi.

Sekedar diketahui, proyek pembangunan Jembatan Ulim Pulau Besar mendapat pendampingan dari Tim TP4D Kejari Basel. Proyek milik kontraktor bernama Doni Ampera ini disebut-sebut memiliki hubungan keakraban dengan Bupati Basel Justiar Noer.(Oby)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (51410)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50684)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13961)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13447)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13103)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12369)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8452)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7069)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6166)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6033)
Bedah JayaposTedja Widjaja Pemilik Lentra Kasih Dan Mantan UPPRD Dilaporkan Ke KPKSetelah dilaporkan telah melakukan tindak pidana pemalsuan kini pemilik sekolah Lentera Kasih, Tedja Widjaja ...


Pungli Marak di Pengujian Gedebage, Kir "Bungkus" Menjadi-JadiDiduga Jadi Ajang Cari Untung, Sanimas Cigondang Pantas Laporkan KejatiPekerjaan Drainase di Kejayan Dinilai Kurang Baik, Warga Minta Adanya PerbaikanLSM FPR: Kades Perdana Harus Segera Ditindak TegasPembangunan Stasiun Uji Bus Kementerian Pertanian Memakai Material Tidak SNIProgram PAMSIMAS Desa Langensari Menuai MasalahAbaikan Syarat Dokumen Kontrak, PJU Jagir Wonokromo Asal Pasang
Laporan KhususPemko Padang Panjang Terima Penghargaan BPJS KetenagakerjaanPadang Panjang, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat menerima penghargaan ...


Ini Dia Pesan Walikota Depok di Hari Pahlawan !Tim Wasev Mabes TNI Apresiasi Hasil TMMD Reguler ke 103 Kodim 0376/Batang di Desa DurenomboPasilog Bersama Anggota Satgas TMMD Membuat Jamban SehatTNI Batang Membangun Desa Dengan HatiWakil Ketua TP-PKK Sumsel Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke TP-PKK Kabupaten PALIPrajurit Satgas TMMD Juga Pandai MemasakBeginilah Penampakan Rumah Tuyeri yang Sudah Dibangun Satgas TMMD