Sabtu, 13 Januari 2018 - 07:17:13 WIB
10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal JadiKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 771 kali

Baca Juga: Pemko Batam Akan Terus Meningkatkan Bantuan Untuk MasyarakatBPK Diminta Audit Pelaksanaan OPRM, Habiskan Dana Puluhan Miliar Pelaksanaan OPRM Tidak MaksimalHari Ini, KPU Bahas Parpol Peserta Pemilu 2014Anggaran Dari APBD, MD Sirojul Mu`taalimin di Bangun Asal Jadi

Bangka Selatan, Jaya Pos

Proyek pembangunan Jembatan Ulim Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dikerjakan asal jadi.
Proyek yang menelan uang negera hampir 11 miliar rupiah ini diduga dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Berdasarkan pantauan Jaya Pos di lapangan, Senin (8/1), dimana pada pekerjaan dinding sayap/oprit pada bagian sebelah kiri disertai timbunan tanah terlihat amlas dan menggelembung serta hotmix jalan-jembatan sudah mulai retak-retak.

Sumber Jaya pos yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan, hal itu terjadi lantaran dinding oprit tidak kuat menahan beban timbunan tanah. Kondisi dinding sayap yang sudah menggelembung menunjukan kualitas beton dan pembesian yang buruk.

Selain itu, lanjut sumber, pekerjaan hotmix pada badan jalan yang lapisan aspalnya sudah mulai retak-retak dan menganga disebabkan kurangnya kadar aspal dan campuran aspal suhunya tidak memenuhi syarat serta faktor lain seperti tanah dasar yang belum memenuhi syarat kepadatan.

“Dinding oprit tidak kuat menahan beban timbunan tanah, dinding sayap yang sudah menggelembung menunjukan kualitas beton dan pembesian yang buruk, hotmix badan jalan-jembatan yang lapisan aspalnya retak-retak disebabkan kurangnya kadar aspal dan gelar campuran aspalnya tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangka Selatan Anshori ketika dihubungi, Rabu (10/1) melalui sambungan telepon mengatakan, amblasnya dinding sayap/oprit disertai timbunan tanah pada bagian kiri jembatan disebabkan faktor kecalakan kerja pada saat pelaksanaan dan tidak masuk dalam pembayaran.

“Itu disebabkan kecelakaan kerja pada waktu pelaksanaan dan tidak masuk dalam pembayaran,” kata Ansori sembari membenarkan bahwa proyek jembatan tersebut molor dari waktu yang telah ditentukan.

Kasi Intel Kejari Bangka Selatan Puadi mengkalim kalau pekerjaan Jembatan Ulim Pulau Besar sudah sesuai dengan terget dan selesai tepat waktu. Soal adanya pekerjaan yang sedang berlangsung hanya sekedar merapikan agar jembatan semakin baik.

“Sesuai tergetnya, selesai tepat waktu. Kalaupun ada pekerjaan yang berlangsung, itu hanya sekedar merapikan agar jembatan semakin baik,” sebut Puadi.

Sekedar diketahui, proyek pembangunan Jembatan Ulim Pulau Besar mendapat pendampingan dari Tim TP4D Kejari Basel. Proyek milik kontraktor bernama Doni Ampera ini disebut-sebut memiliki hubungan keakraban dengan Bupati Basel Justiar Noer.(Oby)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59099)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50956)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14260)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (14104)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13405)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13358)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12710)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8747)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8297)
Bedah JayaposKorban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Melapor Ke Polda RiauPekanbaru, Jaya Pos Sehubungan dengan adanya laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh ...


Selain Langgar Permendes No 19, Perangkat Desa Ciseureheun Juga Dobel JobKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MRSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah Fiktif
Laporan KhususDalam Tiga Bulan, Petani Cabai Bantaeng Bisa Raup Rp30 Juta Bantaeng, Jaya Pos Pengembangan inovasi pertanian terus dilakukan petani di Bantaeng. Salah satu yang sedang ...


KPU Gumas Gelar Rakor Penyusunan DPTB dan DPK Pemilu 2019Penilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMK