Minggu, 17 Desember 2017 - 06:38:54 WIB
APBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 478 kali

Baca Juga:BPK Diminta Audit Pelaksanaan OPRM, Habiskan Dana Puluhan Miliar Pelaksanaan OPRM Tidak MaksimalHari Ini, KPU Bahas Parpol Peserta Pemilu 2014Anggaran Dari APBD, MD Sirojul Mu`taalimin di Bangun Asal JadiNHKBP Duren Sawit ( Putra) dan Naposo Pardos Kali Malang (Putri) Juara I Futsal NABAJA CUP III 2012

Gresik, Jaya Pos

APBDes Desa Katimoho Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Jawa Timur jadi sorotan. Pasalnya Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) sekitar 2 miliar ini ditengarai jadi ajang bagi-bagi atau balas budi atas terpilihnya Rini sebagai Kepala Desa Katimoho, beberapa tahun lalu.

Setidaknya inilah yang disampaikan Budi yang mengaku sebagai warga Desa Katimoho ketika berbincang-bincang dengan Jaya Pos, beberapa waktu lalu. “Ini bagaimana mas, uang negara ko dijadikan ajang bancakan, cetus Budi.

Dari hasil investigasi yang dilakukan LSM WAR (Wadah Aspirasi Rakyat), menurut Ketua Umumnya Ir Didik Wahono SH MSi, bersama konsultan independen yang mau terjun langsung ke lokasi pekerjaan di Desa Katimoho menemukan beberapa pekerjaan yang ditengarai “dimarkup“ dalam perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan.

Dari hasil hitung–hitungan yang dilakukan konsultan beberapa pekerjaan ditengarai mengandung unsure mark up antara lain pembangunan Jembatan Katimoho yang berlokasi di RT 08 RW 03 dengan volume 2,2M x 6M atau sekitar 13,2M2 senilai Rp 22 juta dilaksanakan secara swakelola, selanjutnya pembangunan jembatan Katimoho di Rt 04 Rw 02 Volume 1,5 x 4,5M senilai Rp 8 juta dilaksanakan swakelola, pembangunan jembatan dusun Katimoho di RT 03 RW 01 senilai Rp 7 juta dilaksanakan secara swakelola, pembangunan drainase di Dusun Katimoho Rt 03 RW 01 dengan volume kegiatan 90 x 0,6M dan 17,5 x 0,9M senilaiRp 46 juta dilaksanakan secara swakelola, pembangunan jalan paving dusun Katimoho RT 03 Rw 01 dengan volume kegiatan 125M x 3M atau seluas 375M2 senilaiRp 70 juta dilaksanakan secara swakelola dan rehab polindes berlokasi di Dusun Dukuh Desa Katimoho dengan volume lebar 6m panjang 8 m atau sekitar 48m2 senilai Rp 82 juta.
Dari hasil estimasi hitung–hitungan sederhana yang dilakukan oleh konsultan independen ditemukan kelebihan bayar hamper sekitar 56%.

Menurut Ir Heryanto MT, dari hasil sampling 6 pekerjaan yang didatangi Jaya Pos dan tim memang terindikasi terjadi pembengkakan (mark up) harga. “Dari 6 paket kegiatan senilai Rp 235 juta dapat dipastikan uang negara hilang Rp 131.600.000,” ungkap Ir Hary kepada Jaya Pos, di kantornya, Kamis (14/12).

“Itu baru beberapa kegiatan di dusun Katimoho dan apabila di seluruh desa dihitung tidak mustahil akan ditemukan kerugian negara yang mencengangkan,” pungkas bung Hery.

Sementara Kepala Desa Katimoho yang hendak dikonfirmasi di kantor desa sedang tidak berada di tempat. Terpisah, Ir Didik Wahono SH MSi kepada Jaya Pos menegaskan hal itu tidak bisa dibiarkan, bila dalam beberapa paket kecil saja kerugian negara sudah demikian besar bagaimana bila dirinci keseluruhan.

“Ini jelas-jelas ada itikat tidak baik dari pengelola anggaran dan hal itu merupakan tanggungjawab kepala desa sebagai kuasa pengguna anggaran dan pengguna anggaran,” pungkas bung Didik seraya menambahkan bahwa pihaknya tidak segan–segan melaporkan pihak–pihak yang dianggap paling bertanggungjawab atas terjadinya kebocoran anggaran di Desa Katimoho.(ZEIN)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (12925)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7326)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (4671)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3106)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (2481)Menuju Sumut 1 Djarot-Sihar Diunggulkan (2096)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1743)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1549)Jerit Tangis Penghuni Lapas Lubuk Pakam Deli Serdang (1454)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (1286)
Bedah JayaposPembanggunan Long Storage Jadi Ajang Illegal Maining (Bag 2)Sidoarjo, Jaya Pos Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah ...


Kepsek Sd Negeri 27 Tapian Kandis Kecamatan Palembayan Tidak Punya EtikaPTSL Dikelurahan Cipete Dijadikan Ajang PungliAkibat Anggota "Main Proyek" Dibiarkan, Citra DPRD Kapuas TercorengPembangunan Jalan Desa Marumpa Sarat PenyimpanganPemprov Riau Bangunan Rumah Layak Huni, Diduga Tidak Tepat SasaranDiduga Bansos Rastra di Desa Ciseureuheun- Cigeulis DitebusPolsek Tapung Amankan Gas Elpiji 3 Kg Bersegel Bengkalis
Laporan KhususPlt Bupati Muba Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD Muba, Jaya Pos Plt Bupati Musi Ba­nyuasin (Muba) Beni Herne­di menjawab pamandangan umum ...


Koperasi Abdi Sejahtera Gelar Rapat Anggota Luar BiasaPemkab Gumas Musrenbang Perdana di TewahBP3D Gumas Gelar Rapat Penyampaian Data Laporan TEPRABupati Resmikan RSUD Grati Dengan Harapan Pelayanan Kesehatan Semakin MerataWalikota Gs Vicky Lumentut Canangkan Pelayanan Medik 1x24 JamRSUD M Ali Hanafiah Batusangkar Terima Sertifikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima dari KARSBupati Muara Enim Teken MoU Peningkatan Kinerja OPD Tahun 2018