Jumat, 15 Desember 2017 - 07:22:12 WIB
Distributor Berkuasa Aparat Piciang Sehingga Jalan Semakin ParahKategori: Sumatera Barat - Dibaca: 188 kali

Baca Juga:Anggaran Dari APBD, MD Sirojul Mu`taalimin di Bangun Asal JadiNHKBP Duren Sawit ( Putra) dan Naposo Pardos Kali Malang (Putri) Juara I Futsal NABAJA CUP III 2012NHKBP Duren Sawit ( Putra) dan Naposo Pardos Kali Malang (Putri) Juara I Futsal NABAJA CUP III 2012Perajin Tempe dan Tahu Ancam Mogok Berproduksi

Bukittinggi, Jaya Pos

Puluhan tahun berjalan kendaraan truk membawa pelet (pakan ikan karamba) yang dibawa dari Medan menuju Maninjau Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, nekat menerobos rambu lalu lintas. Pasalnya truk yang berkapasitas muatan puluhan ton itu bahkan kangkagi undang-undang lalu lintas No 22 tahun 2009 pasal 307 terkait kelayakan laik jalan.

Parahnya, pengusaha berkuasa sementara para pejabat melek mata terhadap kejadian ini. Buktinya, tiga disibutor besar di Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, oknum Eri melakukan pembongkaran di Tanjung Alai Koto Malintang, oknum Mayang disibutor Pelet Bintang melakukan bongkar-muat di Pasar Ahaad, dan oknum Rajo Ameh disibutor Pelet Mabar bongkar-muat di Kampung Jambu Sawah Like, semua pelet yang dibawa oleh kendaraan bermuatan lebih untuk petani keramba ikan yang ada di Kecamatan Tanjung Raya Agam, mereka bertindak selama ini tidak tersentuh hukum.

Saat dikonfirmasi terkait pelanggaran rambu lalu lintas, Rajo Ameh meradang. Oknum agen mabar mengatakan setiap truk dibongkar di tempatnya tak lebih dari 24 ton/unit. “Selama ini kami aman-aman saja dan tidak perlu diungkit-diungkit. Saya sendiri kaget, baru tau tentang adanya rambu jalan yang menjadi larangan dengan muatan melebihi kapasitas angkutan,” ujarnya dengan nada tinggi.

Bahkan dirinya berdalih pelet tersebut untuk kebutuhan masyarakat banyak. Anggota DPRD Kab Agam Helmon DT Hitam menyikapi persoalan semena-menanya pengusaha/distributor pellet terhadap pemanfaatan jalan. Diakuinya bahwa jalan tersebut tidak layak dilalui kendaraan jenis tronton ataupun truk bertonase tinggi.

Bahkan sebenarnya hal ini sudah terjadi sejak lama namun belum ada tindakan dari aparat terkait sehingga lambat laun jalan yang dilalui oleh kendaraan truk mapun tronton tersebut cepat rusak yang secara otomatis akan mengganggu akses warga setempat. Bahkan dirinya menuding aparat penegak hukum terkesan tutup mata sehingga hal ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut dan distributor yang melakukan pelanggaran lalin tersebut harus ditindak tegas.

Sementara Kasat Lantas Polres Agam AKP Syafrizal Nanin, (6/12) yang dikonfirmasi berjanji akan menindak tegas kendaraan tronton dengan muatan melebihi tonase. “Karena hal ini sudah diatur dalam Undang-Undang Lalin No 22 tahun 2009 pasal 307 jo 169 ayat 1 dan akan menyikat (tilang langsung) kendaraan yang bermuatan lebih tonase,” tandasnya.(ZKM/YET)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50557)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (32587)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13796)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13326)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12960)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12207)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8272)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (5712)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5575)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5506)
Bedah JayaposDiduga Ada Konspirasi, Bantuan Hibah Ternak Sapi 2017 MencurigakanPasuruan, JAYAPOS - Bantuan dana hibah berupa ternak sapi dari pemerintah khususnya di wilayah ...


Cinta Sejati Berakhir di Balik Jeruji, Pelaku Pengeroyokan Malah Tidak Terjamah HukumEmbung Tanpa AirCV. Dewi Lestari Ketapang Diduga Mark-Up Proyek Jalan Usaha TaniPolisi Kecolongan, Ribuan Potong Kayu Log Ilegal lolosAMP Milik PT AKI Disinyalir Tidak Mengantongi IzinPengerukan Irigasi Empang Seperti Proyek SilumanIr Juang Sinaga: Awasi Ketat Pembangunan di Kabupaten Samosir
Laporan KhususRaih WTP 7 Kali, Pemkab OKI: Dampaknya untuk MasyarakatKayuagung, JAYAPOS - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI) mendapatkan penghargaan ...


Apel Akbar dan Pawai Muharram Terbesar Diikuti Ribuan SantriDanrem 071/Wk Juara 3rd Place "U Grade" IPSC Level III Standard DivisionRibuan Santri Banyumas Ikuti Pawai Taaruf Sambut Tahun BaruDrs Klusen Ketua Timses Kab MelawiSambut Tahun Baru Hijriyah, Bupati Banyumas Tabuh BedugPembukaan FSM ke XII Padang Panjang MeriahKegiatan Hari Lingkungan Hidup 2018 Kabupaten Labusel Provinsi Sumatera Utara