Selasa, 12 Desember 2017 - 06:26:49 WIB
BPN Maros Akan Panggil Pemilik Sertifikat Ganda Pada Lahan Proyek Mamminasata Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 169 kali

Baca Juga:Perajin Tempe dan Tahu Ancam Mogok BerproduksiMengisi Kekosongan, Apan Sutarpan Lantik Dua Aparat DesaSertijab Camat SukaresmiKades Cianaga Giat Membangun

Jika masalah ini tidak selesai pada Kantor BPN, maka pihak BPN, akan menyerahkan
persoalan ini ke PTUN.

Maros, Jaya Pos

Kasus kepemilikan sertifikat ganda yang berada pada lahan proyek nasional Mamminasata Maros Sulawesi Selatan, akhirnya menuai titik terang. Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Maros, pada pertengahan Desember 2017, akan mela­kukan pemanggilan, kepada pemilik sertifikat atas nama H. Abdul Latif, karena sertifikat yang terbit atas nama yang bersangkutan, berada di atas lahan milik Hj. Rabiah, yang juga telah memiliki Sertifikat Hak Milik ( SHM).

Menurut Kepala Seksi Infrastruktur Pertanahan Kantor BPN Maros, Muhammad Naim,S.ST.MH, jika pihaknya akan segera melakukan pemanggilan kepada H.Abdul Latif, pemilik sertifikat yang berada diatas lahan milik Hj.Rabiah. Hal ini, untuk menindaklanjuti pengaduan kuasa dari Hj.Rabiah, yakni Abdul Gani, yang mengatakan jika lahan milik Hj.Rabiah, telah dijual oleh pihak lain, kepada Pemrov Sulsel, untuk kepentingan proyek jalan Mamminasata, serta adanya sertifikat lain yang terbit diatas lahan dimaksud, “Kami akan meminta keterangan terhadap pemilik sertifikat H.Abdul Latif terkait persoalan ini.

Jika benar apa yang diadukan oleh pihak Hj.Rabiah, maka langkah utama yang akan diambil oleh pihak BPN, yakni meminta pihak yang telah menerima biaya ganti rugi, atas pembebasan lahan Mamminasata, untuk menyerahkan kembali uang yang telah mereka terima, kepada Pemprov Sulsel.

Jika masalah ini tidak selesai pada Kantor BPN, maka pihak BPN, akan menyerahkan persoalan ini ke PTUN, untuk menyelesaikan persoalan ini ke ranah hukum,” ucap Naim kepada pihak pelapor Abdul Gani. “Jika pihak lawan tetap pada pendiriannya, dan tidak ingin persoalan ini diselesaikan melalui jalur mediasi, maka kami akan menerima usulan BPN Maros, untuk menyelesaikan masalah ini di pengadilan,” ucap Abdul Gani kepada Jaya Pos. Kamis (7/13).

Sebelumnya Jaya Pos sempat memberitakan adanya sertifikat ganda, yang terbit pada lokasi lahan proyek nasional Mamminasata, karena sertifikat yang terbit tersebut, berada pada lokasi lahan milik Hj.Rabiah, yang juga terlebih dahulu, telah memiliki SHM, dan telah sebagian diantaranya, telah dijual oleh pihak lain, untuk digunakan pada proyek jalan nasional Mamminasata. (AH.JK)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (36290)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13334)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12712)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7882)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5233)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4465)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3806)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3546)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3471)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3396)
Bedah JayaposKorupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaBANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan ...


Warga Desa Indrajaya Komplain Pengerjaan JalanProyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongPengawasan Dinas Lemah, Inspeksi Tanggul Urukan Pantai Kenjeran (Bronjong) Asal JadiProyek Rp 14 M Lebih Kawalan TP4D Kajati Kalteng Terindikasi Tak Sesuai KontrakProgram BSPS Tahun 2017, Diduga Langgar Peraturan Kemen PUPRProyek Irigasi Banda Usang Di Siguhung Terkesan AmburadulApotik Intan Farma Diduga Jual Obat Diatas HET, Imodium Dijual Rp 145 Ribu, Apotik Lain Rp 91 Ribu
Laporan KhususPT Semen Baturaja (Persero) Tbk. ...


Jelang Lebaran, Harga Stabil di Mendobarat dan MerawangPemkab Mojokerto Kembali Pertahankan Gelar WTPPT Inalum Bagikan Paket Sembako Gratis kepada WargaPelantikan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Samosir DigelarBupati Dan Ketua TP- PKK Tanjab Barat, Bagikan Zakat MalPUBLIKASI KINERJA DINAS SOSIAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018WTP Ke Enam Anugerah Terindah Bagi Kabupaten Tanah Datar