Rabu, 25 Juli 2012 - 08:41:10 WIB
Perajin Tempe dan Tahu Ancam Mogok BerproduksiKategori: Jawa Tengah - Dibaca: 400 kali

Baca Juga:Mengisi Kekosongan, Apan Sutarpan Lantik Dua Aparat DesaSertijab Camat SukaresmiKades Cianaga Giat MembangunTerkait PPDB TP 2012/2013, Unit Sekolah di Kota Bekasi Kewalahan

Pekalongan, Jaya Pos
 

Para perajin tahu dan tempe di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengancam mogok berproduksi terkait kenaikan harga kedelai yang mengakibatkan mereka  sulit meneruskan usaha.

Ketua Paguyuban Perajin Tahu dan Tempe Kota Pekalongan Bambang Sujatmiko di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa sekitar 30 anggotanya merencanakan menghentikan produksi sementara waktu karena kedelai sulit diperoleh dan harganya pun mahal.

"Aksi mogok produksi tersebut kemungkinan akan berlangsung selama dua-tiga hari," katanya.

Menurut dia, mogok produksi tersebut sebagai upaya mencari perhatian pemerintah untuk turut memikirkan cara agar harga kedelai bisa kembali stabil.

Jika harga kedelai terus melambung, katanya, para perajin akan kelimpungan.

"Jujur saja, mogok produksi itu bisa menyebabkan kerugian sementara terhadap perajin tahu dan tempe. Tapi jika harga kedelai ini terus melambung maka kami pun akan kesulitan mendapatkan untung yang berkepanjangan," katanya.

Ia mengatakan harga kedelai sudah cukup mahal tetapi para perajin belum berani menaikkan harga tahu dan tempe karena konsumen tidak mau mengerti persoalan terkait dengan kenaikan harga kedelai.

"Oleh karena itu, kami berharap pada pemerintah melalui instansi terkait bisa segera menstabilkan harga kedelai untuk kepentingan para perajin tahu dan tempe," katanya.

Seorang pedagang tempe Faiki mengatakan bahwa melejitnya harga kedelai mengakibatkan para pengrajin tahu dan tempe di Kota Pekalongan "menjerit".

"Harga kedelai saat ini, terpantau hampir mencapai Rp8.000 per kilogram, padahal tiga bulan lalu hanya Rp5.500. Jika kondisi ini terus dibiarkan maka para perajin tahu dan tempe di Pekalongan akan semakin terpuruk bahkan gulung tikar," katanya. Des


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52368)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51549)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15039)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14304)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14131)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12385)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II