Selasa, 24 Juli 2012 - 07:07:54 WIB
Satpas SIM Colombo Surabaya Rawan CaloKategori: Jawa Timur - Dibaca: 830 kali

Baca Juga:Pembangunan Puskesmas Cisayong TerbengkalaiPolres Pemkot Cimahi Musnahkan 1.050 Botol Miras dan 250 Liter TuakDugaan Korupsi, Bupati Simalungun DR JR Saragih DidemoSimpan Ecstasy Satrio Purwanto Diadili

Surabaya, Jaya Pos

Satuan Penertib Administrasi (Satpas) SIM Colombo Surabaya rawan calo bergentayangan. Padahal, di lokasi tersebut sudah terpampang tulisan anti calo dan juga pengetatan pengawasan petugas yang berjaga-jaga di depan pintu gerbang masuk kantor pengurusan SIM.
Untuk diketahui, banyak calo di luar kantor Satpas Colombo menawarkan jasa kepada setiap orang pemohon SIM baru yang tidak lulus melakukan ujian awal untuk teori.

Pengawasan yang dilakukan para petugas jaga di luar kantor Satpas Colombo dinilai sangat kurang optimal, sehingga para calo leluasa dan punya kesempatan bergentayangan mencari pemohon SIM yang dinyatakan tidak lulus oleh petugas. Dan, disinyalir para petugas tutup mata terhadap keberadaan para calo yang ada di luar.

Ironisnya, diduga antara calo dengan petugas ada kerja sama dengan cara melalui ponsel agar kiranya pemohon SIM yang dinyatakan tidak lulus tersebut bisa mengulangi ujian teori ulang dan langsung dinyatakan lulus serta langsung bisa foto.

Pelayanan publik yang dilakukan oleh pihak Satpas SIM Colombo Surabaya terhadap pemohon SIM sungguh sangat meresahkan, khususnya bagi warga  Surabaya yang ingin memiliki SIM baru. Apalagi, akhir-akhir ini di kota Surabaya sering digelar operasi lalu lintas di jalan raya, sehingga banyak masyarakat mengurus SIM baru, namun justru sebaliknya masyarakat sulit untuk mendapatkan identitas pengendara.

Seperti penuturan salah satu pemohon SIM baru A/C, sebut saja namanya Ew. Pemohon ini sangat kecewa atas pelayanan yang ada di kantor Satpas Colombo. Pasalnya, menurutnya, setelah mengikuti ujian teori dinyatakan tidak lulus. Begitu keluar meninggalkan kantor tersebut, dirinya langsung disambut para calo yang ada di luar untuk menawarkan jasanya agar bisa diuruskan kembali SIM barunya.

Untuk jasanya itu, calo meminta Ew menyediakan uang sekitar Rp 650 ribu untuk pembuatan SIM A/C. “Saya sangat kecewa sekali mas dengan pelayanan Satpas Colombo SIM di Surabaya. Harapan saya datang untuk mengurus SIM baru bisa menjalani ujian teori dengan baik dan ternyata ujian teori saya dinyatakan tidak lulus oleh petugas,” ujarnya.

Namun anehnya, kata dia, di luar kantor Satpas Colombo banyak calo menawarkan jasanya, dengan melambai-lambaikan tanganya datang menghampirinya. “Gak lulus ya mas, mana surat ujian gak lulusnya, mari mas tak urus ya kembali,” katanya menirukan ucapan calo.

Sungguh sangat ironis sekali pelayanan yang semestinya sangat mudah untuk mendapatkan identitas pengemudi SIM baru justru malah sebaliknya, masyarakat khususnya warga kota Surabaya dibuat pusing tujuh keliling karena harus bolak-balik ke kantor Satpas Colombo.

Sikap dan kepedulian serta kesadaran masyarakat untuk pengurusan SIM baru sudah dilakukan, seharusnya masyarakat bisa dilayani dan dipermudah dalam hal pengurusan SIM, akan tetapi kenyataanya banyak masyarakat yang sangat kecewa dengan pelayanan di jajaran ke polisian khususnya dalam hal pembuatan SIM baru yang ada di kota Surabaya.Lud/Har/A6


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (67570)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60974)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52732)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18488)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16302)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15566)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15277)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14969)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14758)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10952)
Bedah JayaposPekat Togel Menjamur, Ormas IPK Minta Kapolsek Tapung Tutup Judi TogelKampar, Jaya Pos Meski polisi selalu berhasil menangkap para pelaku Jurtul Togel, namun penjual Togel ...


Terkesan Kongkalikong, Baru Hitungan Bulan Dikerjakan Sudah AmburadulPenggunaan ADD/DD Tertutup, Pembangunan Semenisasi Desa Talang Danto Hitungan Hari Sudah RusakKepala Inspektorat Sumbar Pecat Oknum ASN, Diduga Tilep Dana Masjid Raya Rp 1.5 MKasus YP Galuh Kini di Polda, KPK Diminta MensupervisiProyek Peningkatan Jalan Utama BPTP Babel Diduga MenyimpangMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraDiduga Gunakan Dana Desa Fiktif
Laporan KhususKecamatan Kebonpedes Kembali Berinovasi, Sekda : Pemkab Mendukung Program MasyarakatSukabumi, Jaya Pos Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Iyos Somantri bertindak Pembina Upacara Pada Hari ...


Pemkab Asahan Laporkan LKPD 2019 Ke BPK Provinsi SumutSyafril Miliki 9 Anak Sarjana Salah Satunya Wabup SijunjungKajati Jabar Hadiri Pencanangan WBK/ WBBM di Kejari Kabupaten BandungEmpat Tahun Pimpin Tanah Datar, Duet Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma Bertabur PrestasiMTQ OKI Ke 29, Syiar Al QurKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. Nawawi