Minggu, 03 Desember 2017 - 05:53:48 WIB
Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 3397 kali

Baca Juga:Dugaan Korupsi, Bupati Simalungun DR JR Saragih DidemoSimpan Ecstasy Satrio Purwanto DiadiliTerkait Kontrak Freeport, SBY dan Menteri ESDM Digugat Rp 70 TriliunRehab DAK SDN 095205 Nagori Parbalogan Terkatung-katung, Siswa-siswi Belajar di Luar Ruang Kelas

Makassar, Jaya Pos

Mega proyek pembangunan Jalur Kereta Api di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk jalur Makassar-Parepare, akhirnya membawa petaka. Proyek yang tahun 2017 ini menggunakan dana APBN lebih dari 4 triliun rupiah, akhirnya menyeret Komandan Batalyon Zeni Tempur 8/Sakti Mandra Guna (Yon Zipur 8/SMG) Letkol Czi Dwi Joko Siswanto SE MIPOL menjadi tersangka.

Dwi Joko Siswanto sudah kurang lebih sepekan mendekam di sel tahanan Pomdam IVX Hasanuddin. Danyon Zipur 8/SMG ini, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, atas penyalahgunaan jabatan terhadap institusi yang dipimpin­nya, karena terlibat langsung dalam pekerjaan blasting/peledakan bukit, pada proyek kereta api yang berlokasi di Desa Siawung Kecamatan Taneterilau Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan.

“Peledakan bukit tersebut, tanpa sepengetahuan Pangdam IVX Hasanuddin dan Kasad, sebagai atasan langsung, yang mana kegiatan tersebut harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari Kasad, setelah melalui proses kelengkapan dokumen,” ucap Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Kodam IVX Hasanuddin Kol Inf Alamsyah saat dihubungi Jaya Pos, Senin (27/11).

Alamsyah mengatakan, yang bersangkutan sudah ditahan setelah menjalani pemeriksaan. “Yang bersangkutan disangkakan dengan pelanggaran menyalahgunakan jabatan dan wewenang,” tegas Alamsyah.

Saat ditanya soal adanya aliran dana sebesar 10 miliar rupiah yang diterima oleh Danyon Zipur 8/SMG Letkol Dwi Joko Siswanto, Kapendam mengatakan, hal tersebut masih dalam penyidikan pihak Pomdam. Pekerjaan blasting tersebut, masuk dalam wilayah kerja kontraktor pelaksana PT Dwifarita Fajarkharisma yang melakukan KSO dengan PT Irian Putra Persada dengan nilai kontrak lebih dari 90 miliar rupiah, yang mana ang­garannya berasal dari dana APBN 2017.

Dari investigasi yang dilakukan Jaya Pos, Danyon Zipur 8/SMG, terlibat bisnis dalam peledakan bukit, atas permintaan kontraktor pelaksana, dan diduga menerima aliran dana sebesar 10 miliar rupiah.

Dalam melaksanakan pe­kerjaan blasting ini, Dwi Joko Siswanto juga dibantu bebera­pa orang anak buahnya, yang juga telah ditahan bersamaan.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perkeretaapian Sulawesi Selatan Hendry, saat hendak dimintai komentar soal ini, justru enggan memberikan jawaban. Saat dihubungi berulang kali, perihal kasus yang mencoreng kinerjanya, melalui handphone serta WA yang bersangkutan, justru tidak menggubris panggilan dari Jaya Pos.

Sebelum kasus ini terungkap, Hendry selaku PPK, justru bersikap baik jika dimintai konfirmasi soal proyek kereta api ini.(JK)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (36292)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13334)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12712)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7882)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5233)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4466)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3806)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3546)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3471)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3397)
Bedah JayaposKorupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaBANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan ...


Warga Desa Indrajaya Komplain Pengerjaan JalanProyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongPengawasan Dinas Lemah, Inspeksi Tanggul Urukan Pantai Kenjeran (Bronjong) Asal JadiProyek Rp 14 M Lebih Kawalan TP4D Kajati Kalteng Terindikasi Tak Sesuai KontrakProgram BSPS Tahun 2017, Diduga Langgar Peraturan Kemen PUPRProyek Irigasi Banda Usang Di Siguhung Terkesan AmburadulApotik Intan Farma Diduga Jual Obat Diatas HET, Imodium Dijual Rp 145 Ribu, Apotik Lain Rp 91 Ribu
Laporan KhususPT Semen Baturaja (Persero) Tbk. ...


Jelang Lebaran, Harga Stabil di Mendobarat dan MerawangPemkab Mojokerto Kembali Pertahankan Gelar WTPPT Inalum Bagikan Paket Sembako Gratis kepada WargaPelantikan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Samosir DigelarBupati Dan Ketua TP- PKK Tanjab Barat, Bagikan Zakat MalPUBLIKASI KINERJA DINAS SOSIAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018WTP Ke Enam Anugerah Terindah Bagi Kabupaten Tanah Datar