Rabu, 18 Juli 2012 - 07:28:30 WIB
Minim, Kesadaran Masyarakat Tentang LalinKategori: Jawa Barat - Dibaca: 364 kali

Baca Juga:Otoriter dan Tidak Transparan, TPK Sindangmandi Anyar Layak DicurigaiDispenda Samsat Rancaekek Tiingkatkan PelayananSMK Darul Ulum Lemah Ayu Lakukan Terobosan Pendidikan InovatifRehab Empat SDN di Kecamatan Wonoayu Berjalan Lancar

Garut, Jaya Pos

Menyikapi sering terjadinya kecelakaan lalu lintas selama ini, salah satunya diakibatkan minimnya kesadaran masyarakat dalam berlalulintas. Seiring bertambahnya jumlah kendaraan, juga menyebabkan arus lalu lintas semakin padat, yang berdampak pada control emosi pengguna jalan menghiraukan aturan berlalulintas.

Menurut Kasat Lantas Polres Garut, AKP Jujun Junaedi SSos MH, mengatakan, jajaran kepolisian khususnya Satlantas terus melakukan tindakan untuk meminimalisir angka kecelakaan berkendara. Selain melakukan pantauan di berbagai titik serta dilakukannya razia rutin selama ini, jajarannya terus melakukan himbauan serta pembinaan ke setiap sekolah terkait banyaknya siswa yang membawa kendaraan ke sekolahnya.

Menurutnya, angkakecelakan di Garutsendiri, sampai dua bulan terakhir ini disebabkankurangnya kesadaran pengguna jalan, tentang berlalulintas.

Adapun titik yang paling rawan terjadinyakecelakaanantaralain, jalan Bundaran Tarogong sampai Leles, jalur Utara antaraMalangbong sampai jalan Cagak, serta arah Bayongbong sampai Cikajang.

Selain himbauan berlalulintas, menurut Jujun, jajarannya serta anggota Polsek dalam menghadapi arus mudik, akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan pengalihan di berbagai arah. “Rekayasa yang dilakukan selama ini tidak bisa dirubah, karena ini satu-satunya cara untuk mengatasi kemacetan,” ujarnya.

Untuk menghindari kepadatan, dirinya menghimbau kepada pengguna jalan agar tidak memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan, sebab ini akan menghambat pengguna lain untuk berjalan serta untuk perbaikan jalan sebelum H-7 harus diberhentikan untuk menghindari kemacetan.

Diakuinya, penyebab terjadinya kemacetan, selain bertambahnya jumlah kendaraan juga dikarenakan jalur yang selama ini kurang memadai, seperti badan jalan kurang lebar, tempat parkir tidak teratur ditambah jumlah kendaraan besar yang bertonase berat seperti tronton dan truk menyebabkan antrian padat kendaraan di belakangnya.

Menurut KBO Lantas Garut, Iptu Juanda saat melakukan razia operasi patuh di Jalan Sudirman mengatakan, operasi yang dilaksanakan dari mulai tanggal 4 sampai 17 Juli, bertujuan untuk merazia kelengkapan atribut kendaraan bermotor seperti, spion, ritcting, knalpot bising serta surat-surat kendaraan. “Menurut payung hukum serta aturan yang berlaku dari 2009 kendaraan bermotor harus menyalakan lampu pada siang hari,” tegasnya. Hartono


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52368)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51549)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15039)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14304)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14131)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12385)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II