Senin, 14 Agustus 2017 - 05:48:51 WIB
Disdik Dan Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur, Menggelar Halal Bihalal Bersama Bupati PasurKategori: Pendidikan - Dibaca: 44 kali

Baca Juga:Kasus Korupsi Pengadaan Al-Quran Nazar di Tubuh BeringinPendana Kaos Bonaran Situmeang Menang Proyek Rp 4,3 MBupati Boul Ditangkap KPK Bidik Pembina DemokratKPUD dan Walikota Berebut Kursi Sekretaris KPUD

Pasuruan, Jaya Pos

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pasuruan, Dinas Pendidikan dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, menggelar halal bihalal bersama Bupati Pasuruan, di Amphiteater Taman Chandra Wilwatikta Pandaan, Rabu (26/07/2017) malam.

Acara tersebut dihadiri Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf, Ketua PGRI Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur di Pasuruan, Ny Indah Yudiani, para alim ulama, dan puluhan ribu guru yang berasal dari 7 kecamatan yang tergabung dalam Korwil Pandaan.

Dari pantauan Jaya Pos, tak ada satupun para guru yang meninggalkan acara mulai awal hingga akhir. Mereka betul-betul menikmati seluruh rangkaian acara, utamanya mendengarkan pengarahan yang disampaikan langsung oleh Bupati Irsyad dan hiburan Charlie Van Houten, vokalis Setia Band atau yang popular dengan sebutan Charlie ST 12.

Didik Suriyanto selaku Ketua Panitia Penyelenggara menjelaskan, puluhan ribu anggota PGRI yang hadir dalam halal bi halal kali ini berasal dari Korwil Pandaan, diantaranya dari PC PGRI Kecamatan Prigen, Purwodadi, Pandaan, Purwosari, Sukorejo, dan kecamatan lain di Kabupaten Pasuruan.

Banyaknya jumlah anggota yang hadir tak lepas dari kekompakan seluruh pengurus dan anggota PGRI se-Kabupaten Pasuruan dalam hal apapun.
“Kebetulan momennya masih dalam bulan Syawal meskipun di penghujung. Tapi Alhamdulillah jumlah yang hadir sesuai dengan harapan kami. Maka dari itu yang sangat berterima kasih untuk seluruh guru dan anggota PGRI Kabupaten Pasuruan yang datang, bahkan membawa putra putri mereka semua,” ujar Didik, di sela-sela acara.

Lain halnya, Ketua PGRI Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi mengatakan, tujuan diselenggarakannya halal bi halal tak lain sebagai wadah untuk mempertemukan seluruh pengurus dan anggota PGRI, baik di masing-masing Korwil maupun PGRI se-Kabupaten Pasuruan, disamping sebagai bagian dari upaya mempererat tali silaturrahmi anggota PGRI.

“PGRI adalah wadah para guru dalam membahas apapun yang berkaitan dengan kepentingan guru dan murid. Halal bi halal ini sebagai salah satu momen tepat dalam rangka mengajak semua guru untuk mendengarkan secara seksama pengarahan yang disampaikan langsung oleh Gus Irsyad,” kata Iswahyudi di hadapan ribuan guru yang hadir.

Masih menurut Iswahyudi, seorang guru saat ini memiliki tugas dan fungsi yang banyak. Diantaranya meningkatkan komitmen dan loyalitas terhadap tupoksinya, menanamkan profesionalitas layanan terhadap kebutuhan siswa, sampai dengan memanfaatkan TPP (Tunjangan Profesi Pendidik) untuk profesionalisme kerja sebagai seorang tenaga pengajar. Kata Iswahyudi, khusus bagi guru yang telah mengajar minimal 18 tahun akan menerima kemudahan dalam peningkatan pangkat.

“Untuk pengembangan diri akan kami permudah, contohnya saja dari IV A naik ke IV B, kemudian dari III ke III B dan seterusnya. Maka dari itu yang perlu dilakukan adalah terus meningkatkan profesionalisme mengajar dan mencetak generasi bangsa yang mumpuni dan membanggakan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf dalam sambutannya menekankan akan beberapa hal, diantaranya kedisplinan guru, sertifikasi, pemerataan guru, serta perlindungan hukum untuk seluruh tenaga pendidik.

“Saya menghimbau agar kedisiplinan guru terus ditingkatkan, baik kehadiran di lembaganya maupun pada proses kegiatan pembelajaran. Juga masalah sertifikasi, tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan guru, sehingga saya berharap juga diikuti dengan peningkatan kualitas mutu pelayanannya,” ucap Irsyad saat membuka konferensi tersebut.

Selain masalah di atas, Irsyad juga menegaskan akan terus memperjuangkan nasib dan kesejahteraan para guru, khususnya guru sokwan maupun guru yang berstatus K2. Seperti tahun 2017, di mana anggaran sebesar Rp 4 milyar telah digelontorkan untuk memberikan perhatian kepada para guru sukwan. Total ada 3.215 guru sukwan yang insentifnya dicairkan sebelum hari raya, beberapa minggu lalu.

Pencairan insentif guru sokwan sekarang ini merupakan termin pertama tahun 2017. Besarannya bervariasi karena tergantung lamanya masa mengabdi. Ada yang Rp 100 ribu hingga Rp 650 ribu. Ini semua tak lain sebagai bagian dari usaha kami akan nasib para guru di Kabupaten Pasuruan.

Bahkan, secara tegas Gus Irsyad selalu menandatangani surat, permohonan maupun hal apapun yang ada kaitannya dengan peningkatan kesejahteraan guru dan pendidikan di Kabupaten Pasuruan.

“Tak perlu saya lihat nota dinas atau apapun, langsung saya tanda tangani begitu saya melihat kebutuhan atau hal yang menyangkut kemajuan pendidikan di Kabupaten Pasuruan. Yang paling penting adalah saya mohon doa agar terus amanah dalam memimpin Kabupaten Pasuruan, karena pendidikan adalah salah satu prioritas pembangunan yang harus terus saya perhatikan,” ucap Irsyad diikuti tepukan tangan puluhan ribu undangan yang memenuhi amphitheater kebanggaan masyarakat Jawa Timur itu. (A.za/Wio)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (12925)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7326)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (4669)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3106)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (2481)Menuju Sumut 1 Djarot-Sihar Diunggulkan (2096)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1743)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1549)Jerit Tangis Penghuni Lapas Lubuk Pakam Deli Serdang (1454)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (1286)
Bedah JayaposPembanggunan Long Storage Jadi Ajang Illegal Maining (Bag 2)Sidoarjo, Jaya Pos Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah ...


Kepsek Sd Negeri 27 Tapian Kandis Kecamatan Palembayan Tidak Punya EtikaPTSL Dikelurahan Cipete Dijadikan Ajang PungliAkibat Anggota "Main Proyek" Dibiarkan, Citra DPRD Kapuas TercorengPembangunan Jalan Desa Marumpa Sarat PenyimpanganPemprov Riau Bangunan Rumah Layak Huni, Diduga Tidak Tepat SasaranDiduga Bansos Rastra di Desa Ciseureuheun- Cigeulis DitebusPolsek Tapung Amankan Gas Elpiji 3 Kg Bersegel Bengkalis
Laporan KhususPlt Bupati Muba Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD Muba, Jaya Pos Plt Bupati Musi Ba­nyuasin (Muba) Beni Herne­di menjawab pamandangan umum ...


Koperasi Abdi Sejahtera Gelar Rapat Anggota Luar BiasaPemkab Gumas Musrenbang Perdana di TewahBP3D Gumas Gelar Rapat Penyampaian Data Laporan TEPRABupati Resmikan RSUD Grati Dengan Harapan Pelayanan Kesehatan Semakin MerataWalikota Gs Vicky Lumentut Canangkan Pelayanan Medik 1x24 JamRSUD M Ali Hanafiah Batusangkar Terima Sertifikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima dari KARSBupati Muara Enim Teken MoU Peningkatan Kinerja OPD Tahun 2018