Minggu, 13 Agustus 2017 - 06:23:27 WIB
Ketua Majelis Hakim Perintahkan Jaksa Hadirkan TerdakwaKategori: Jakarta - Dibaca: 11 kali

Baca Juga:Bupati Boul Ditangkap KPK Bidik Pembina DemokratKPUD dan Walikota Berebut Kursi Sekretaris KPUDBerita Poto :Pesta Bolon Simbolon Indonesia Dihadiri Megawati Berita Foto :Bupati Buol Amran Batalipu Lagi Digiring ke KPK Jumat (6/7/2012)

“Kita minta terdakwa ditahan! Dia sudah tidak ada etikat baik makanya tidak hadir ke persidangan. Enak saja dia tidak ditahan padahal sudah makan uang saya Rp 2 miliar,“ kata pelapor Hasan Madun kepada Jaya Pos, usai mengetahui terdakwa Hajijah tidak hadir ke persidangan, Rabu (9/8).

Jakarta, Jaya Pos

Agenda persidangan, Rabu kemarin itu masih pemeriksaan saksi. Menurut kuasa hukum terdakwa bahwa kliennya sedang dalam perjalanan menuju pengadilan. Padahal jam sudah menununjukkan pukul 17.30.WIB, terdakwa Hajijah belum juga muncul ke persidangan. Padahal persidangan sudah dibuka oleh Ketua Majelis Hakim Jootje Sompaleng SH.

“Saudara Jaksa, dimana terdakwa? untuk menghadirkan terdakwa ke persidangan adalah tanggung jawab jaksa. Meskipun terdakwa itu statusnya di luar tahanan rutan,” kata Jootje. Mendengar pernyataan itu, Jaksa Anthon bengong.

Terdakwa Hajijah sempat ditahan Jaksa pada saat tahap dua. Kemudian ditangguhkan dengan alasan terdakwa sangat dibutuhkan untuk mengurus anak-anaknya.

“Semestinya penegakan hukum harus dilaksanakan tanpa pandang bulu. Siapapun harus sama di depan hukum. Namun pada kenyataannya, penegakan hukum di negeri ini, terkadang membuat bingung, pertimbangannya sangat subjektif. Kewenangan subjektif aparat itu diatur di KUHAP. Namun demikian, mestinya subjektifitas penegak hukum itu memiliki rasa keadilan, janganlah terlalu berpihak kepada kepentingan,” ujar Direktur Eksekutif LSM ALPPA Thomson Gultom.

Terdakwa Hajijah mangkir dari persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anthon dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara, berjanji akan mengahadirkan terdakwa ke hadapan persidangan yang dipimpin Ketua Majelis hakim Jootje Sampoaleng SH, Firman SH di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (16/8).

Hajijah yang didakwa melanggar Pasal 374, Jo 378 KUHP dilaporkan saksi korban H Hasan Madun dan Hj Siti Suleha (suami-istri). Terdakwa Hajijah memberikan cek senilai Rp195 juta kepada Hasan Madun untuk pembayaran fee selama 3 bulan (September, Oktober dan Nopember 2014).

Pembayaran fee Rp 195 juta tersebut berasal dari uang pinjaman terdakwa Rp 2 miliar kepada pelapor Hasan Madun untuk usaha scraf besi tua.
Kronologi, terdakwa Hajijah mengajak Hasan bisnis scraff besi tua dengan modal Rp 500 juta. Kemudian Hasan menyediakan dana Rp 500 juta dengan komitmen fee Rp 25 juta per bulan.

Selama 8 bulan berjalan komitmen masih berjalan mulus. Kemudian terdakwa Hajijah minta tambahan modal Rp 1,5 miliar dan disanggupi Hasan Madun. Sehingga jumlah pinjaman menjadi Rp 2 miliar.

Sejak bermodal Rp 2 miliar itulah, terdakwa tidak lagi memberikan fee kepada Hasan Madum, terhitung sejak September-Nopember 2014. Karena Hajijah tidak lagi memberikan fee maka Hasan Midun dan istrinya Siti Suleha mempertanyakan kepada terdakwa.

Sekitar Nopember 2014, terdakwa Hajijah memberikan selembar cek senilai Rp 195 juta kepada Hasan Madun. Dan terdakwa berpesan, bahwa cek itu sudah dapat dicairkan pada bulan Desember 2014.

Setelah tiba Desember 2014, Hasan Madun membawa selembar cek tersebut ke Bank BCA untuk dicairkan. “Tetapi pihak bank menolak cek tersebut dengan alasan saldo rekering cek tersebut kosong,” kata Hasan Madun menjawab pertanyaan Majelis Hakim.

Setelah kecewa terhadap cek kosong tersebut maka Hasan Madun mencoba menghubungi terdakwa lewat telepon, dan mempertanyakan cek kosong tersebut, yang dijawab terdakwa dengan tenang agar korban Hasan Madun datang saja ke rumah terdakwa. “Datang saja ke rumah, biar kita bicarakan,” ucap Hasan menirukan jawaban terdakwa.

Hasan Madun bersama Siti Suleha mendatangi rumah terdakwa Hajijah, tetapi Hajijah tidak berada di rumahnya. “Setiap kali terdakwa ditelepon, dia selelu menyuruh kita datang ke rumahnya. Tetapi dia (terdakwa) selalu tidak pernah ada dirumahnya. Pembantunya bilang, sedang keluar,” ujar Hasan Madun. “Setelah beberapa bulan tidak ada penyelesaian akhirnya kita laporkan ke polisi,” tambah Hasan.(Herman)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (4285)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (2988)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1656)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1079)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (577)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (432)Proyek Jalan Siduk-Ketapang Rp 27 M Diduga Bermasalah (327)Wujud Sinergitas TNI Polri, Polsek Wates Makan bersama dengan 70 Anggota TNI (283)Ratusan Pekarya KSO Demo PT BBP (237)Diabetes, Ancaman Yang Harus Diwaspadai (225)
Bedah JayaposTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganKuala Kurun, Jaya Pos Menangani perkara sengketa tanah antara Esza YM alias Sisi melawan Awat, Ucu dan Tono, ...


PT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei KahayanRehab Sekolah Di Pandeglang Diduga Rawan PenyimpanganBPN Maros Akan Panggil Pemilik Sertifikat Ganda Pada Lahan Proyek Mamminasata Pekerjaan Jalan Pasirkadu-Perdana Dikeluhkan WargaPT. MAJI Diduga Serobot Lahan Kelompok Tani Karya MandiriPeningkatan Jalan Kebonagung Kemangsen Menyimpang Kinerja CV Aura Karya Kontruksi Disoroti Warga Karena Terkesan Asal-Asalan
Laporan KhususWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Ciamis, Jaya Pos Dari tahun ke tahun, semakin bertambah warga In­donesia beragama Islam yang daftar ...


Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan PenelitianSiapkan Aparatur Transportasi Handal, Padang Panjang Teken MoU dengan STTDPemkab Mukomuko Memperingati Maulid Nabi Mudammad SAW 1439 H/2017 MImbau Pemkab/Pemkot Ingatkan Masyarakat Lakukan Pencegahan KebakaranPengembangan Pemasaran Melalui OnlinePublikasi Kinerja Setda Kabupaten Bogor Semester II Tahun 2017Bamag Nas Mengabarkan Tentang Terang Kristus