Jumat, 11 Agustus 2017 - 07:25:24 WIB
PT. KAI Urungkan Niatnya Bongkar Rumah Warga Stasiun BukittinggiKategori: Sumatera Barat - Dibaca: 98 kali

Baca Juga:KPUD dan Walikota Berebut Kursi Sekretaris KPUDBerita Poto :Pesta Bolon Simbolon Indonesia Dihadiri Megawati Berita Foto :Bupati Buol Amran Batalipu Lagi Digiring ke KPK Jumat (6/7/2012)Penderitaan Emeh Mengundang Keprihatinan Kapolres Majalengka

Bukittinggi, Jaya Pos                 

PT.Kereta Api Indonesia (PT.KAI) urungkan niatnya untuk melakukan pengosongan lahan  jalur Stasiun Bukittinggi. “Pengosongan lahan jalur kereta api  menunggu  dilayangkan SP3 langsung diserahkan kemasing-masing  debitur/penyewa dan tidak berurusan dengan orang-orang yang diluar debitur  dengan batas waktu sampai akhir  akhir bulan Juli  lalu,” jelas Sulthon Hasanuddin  selaku Vice President  Divre II Sumbar menjawab pertanyaan wartawan,  usai rapat koordinasi dengan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah  (Forkopinda) Kota Bukittinggi, Rabu (19/7) berlangsung di Istana Bung Hatta Bukittinggi .

Rapat koordinasi dengan unsur  Forum Pimpinan Daerah se Kota Bukittinggi, Walikota  Ramlan Nurmatias,SH, Ketua DPRD Beny Yusrial,SE didampingi Wakilnya Yontrimansyah, SE Kapolresta, Dandim 0304  mewakili pihak Kejaksaan Negeri Bukittinggi serta unsur jajaran PT.KAI .

Namun fakta di lapangan sampai berita diturunkan   warga stasiun masih tetap bertahan. Tapi sebagian kecil fari mereka sudah menerima ganti rugi dari PT.KAI. Mereka telah siap meninggakan lokasi tersebut. Menurut catatan dari PT.KAI sebanyak 106 orang KK yang tercatat selaku penyewa dengan pihak PT.KAI. Hal itu dijelaskan oleh Sul Thon .

Terkait  masalah warga yang sampai sekarang masih bertahan tinggal, akan diberikan uang bongkar dan melalui proses penilaian seperti adanya bangunan yang permanen diberikan ganti rugi maksimal Rp 250.000/meter, serta bangunan semi permanen sesuai dengan penilaian nantinya dan menurut catatannya sesuai dengan kontrak tercatat 106 orang yang melakukan hak sewa menyewa dengan ( PT.KAI). Pembayaran dilakukan setelah adanya kesepakatan diatas materai nantinya.

Setelah adanya pengosongan lahan jalur kereta api , diatas tanah seluas 4,1 hektar diakui Sul Thon  juga dibangun hotel, balkondes , pembangunan tersebut   sebenarnya tidak menghilangkan jalur kereta api, fungsinya tetap berjalan tapi itu domainnya Kementrian Perhubungan bukannya domainya BUMN, ”Jika kita akan buka jalur baru itu akan susah lagi karena di Sumatera Barat ini banyak tanah adat, makanya kita akan gunakan jalur exsistim jalurnya yang sudah ada,”.jelas Vice Presiden Divre II PT.KAI.

Terkait masjid tetap adanya, itu akan  perbaiki dibikin lebih hebat  oleh PT.Petra Jasa dan lokasinya tetap. Ketika didesak wartawan apakah diperkecil masjidnya ?, “Secara detail saya belum lihat,”  kata Sul Thon . Bahkan pihak PT.KAI sudah ingatkan pada PT.Petra Jasa, pembangunan jangan sampai menutup jalur kereta api ,

Perjuangan panjang pengurus  OPAKAI  yang sudah mendatangi  beberapa Kementrian  Bidang Ekonomi dan Infrasturtur  yang sudah mengirim jawaban surat OPAKAI, telah memberikan angin segar kepada OPAKAI. Karena surat tersebut telah menyarankan PT.KAI dan OPAKAI duduk bersama dan satu musyawah dan mufakat  dan mencarikan win win solusion.

“Bahkan pertemuan juga dilakukan OPAKAI dengan Komnas HAM,” ,jelas Young Happy didampingi Chairunas dan Kumar Z,Chan . Hasil perjuangan pengurus OPAKAI memperoleh angin segar sehingga sampai berita diturunkan lokasi jalur stasiun masih seperti biasanya.

DPRD tetap berkomitmen  untuk penundaan SP3 sampai adanya terjadi musyawarah dan mufakat karena kehadiran DPRD dalam pertemuan dengan PT.KAI adalah menyampaikan aspirasi warga. Karena DPRD selaku  pembawa aspirasi rakyat, tetapi jika terjadi juga eksekusi maka DPRD berada diluar peristiwa apa yang dilaksanakan oleh PT.KAI.

“Dan dari awal pertemuan telah dipaparkan sekaligus memberikan masukan bahkan  menyarankan sesuai dengan aspirasi warga. Apapun tindakan yang diambil oleh PT.KAI  baik semacam eksekusi, maka DPRD sudah berada diluar keputusan pihak PT.KAI dan DPRD bukan menentang program nasional,” urai Ketua DPRD Beny Yusrial,S.Sos saat ditemui usai rapat dengan pihak PT.KAI.(YET/ZKM)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121536)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90928)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (63152)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (50511)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45783)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45603)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37450)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (32911)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31606)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (24032)
Bedah JayaposKades Stroke, BPD Pertanyakan Sikap Bupati SubangDesakan warga ini murni guna menciptakan kondusifitas pemerintahan dalam pelayanan terhadap warga dan ...


Tutupi Indikasi Persekongkolan Tender, ULP Ketapang Manipulasi Data?Pelaksanaan 2 Proyek Bandara Kuala Kurun, Diduga Tidak Sesuai Kontrak445 Mesin Parkir Jadi Mubazir, Ada Politik Dibalik Pengadaan ?Peningkatan Jalan Coban Blimbing-Wonosari Diduga Asal JadiHasil Kerjaan Amburadul Tanpa Referensi Dan Kemampuan Dasar PT Nasrip Indonesia Menang 3 PaketKanwil DJBC Riau dan Sumbar Musnahkan Barang Selundupan Senilai Rp13 M LebihDiduga Kongkalikong Antara Kontraktor dan Pejabat PU di Proyek Rigit Beton 6 M
Laporan KhususBerhasil Kendalikan Kaki Gajah Depok Raih PenghargaanDepok, Jaya Pos Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meraih penghargaan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia ...


Tahapan Seleksi Sekda Memasuki Penulisan MakalahBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Tahun 2017Ketua Dewan Pimpin Paripurna Istimewa APBD-P 2017Inovasi Disbun Jatim Untuk Petani KakaoHUT Kabupaten Natuna Bupati Berikan Penghargaan Pada PegawaiJaksa Pangkalpinang Masuk SekolahPDAM Kab Melawi Peroleh Predikat WTP