Jumat, 11 Agustus 2017 - 07:16:00 WIB
Tim Verifikasi Kecamatan Dan Kades Karangsari Angsana Diduga Kangkangi DD 2016-2017Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 177 kali

Baca Juga:KPUD dan Walikota Berebut Kursi Sekretaris KPUDBerita Poto :Pesta Bolon Simbolon Indonesia Dihadiri Megawati Berita Foto :Bupati Buol Amran Batalipu Lagi Digiring ke KPK Jumat (6/7/2012)Penderitaan Emeh Mengundang Keprihatinan Kapolres Majalengka

Pandeglang, Jaya Pos

Miskan Kepala Desa Karang Sari KecAngsana Kab Pandeglang belakangan ini sepak terjangnya tengah menjadi perbincangan hangat diantara warganya dan wartawan serta LSM. Orang yang awal mulanya digadang-gadang sebagai figur yang mampu membawa perubahan untuk desanya kearah yang lebih baik, tetapi ternyata setelah duduk di kursi Karang Sari 1 membuat kecewa warga yang telah mendukungnya. Bahkan kini ibaratnya menjadi mimpi buruk yang tak berkesudahan.

Jaya Pos telah mendengarkan keluhan dan pengaduan dari mantan staff desa melalui telpon. Menurut sumber tersebut sang kepala desa itu ketika menjalankan program pembangunan melalui serapan Dana Desa Tahun 2016 tidak membuat Tim Pengelola Kegiatan (TPK) tahap awal.

Saat ditegur Miskan mengatakan kalau TPK dibentuk lantas dananya darimana ?, lain dari itu Miskan diniali bekerja seorang diri tanpa dibantu oleh Kasie Pemerintahan maupun Bendahara Desa. ”Miskan membelanjakan DD itu tanpa disertai tim yang nota bone adalah pelaksana di lapangan,” ungkap staff desa yang sudah dinon akifkan.

Sementara untuk Tahun 2017 ini Miskan kembali berulah, menurut salah satu narasumber yang bisa dipercaya, Miskan membentuk Bendahara hanyalah sebatas gugur kewajiban saja dan hanya difungsikan untuk pengambilan DD semata disalah satu Bank.

”Miskan dan bendahara saat itu mengambil DD dari salah satu Bank, setelah DD diambil oleh bendahara dalam waktu yang singkat Miskan mengambil alih uang tersebut sekaligus dengan tasnya tanpa didasari catatan atau surat pernyataan atau kwitansi bertuliskan titipan DD dari pihak 1 kepihak 2,” ucap narasumber tersebut.

Alhasil setelah itu bendahara tidak memegang DD sepeserpun. Masih menurut sumber tersebut, ketika konsultan menanyakan hal itu pada bendahara tiba-tiba bendahara menunjukan pada kepala desa.”Mencermati persoalan itu secepatnya kita melakukan antisipasi dini, terutama pada tim verifikasi dari pihak Kecamatan Angsana. Sebab adalah hal yang aneh dan ajaib jika tim verifikasi tersebut meloloskan Miskan berikut hasil serapan APBD-esnya untuk tahap pertama entah itu LPJ atau pengajuan lain guna pengambilan DD tahap dua,” terang Ahmad Nasrudin dari Aliansi Indonesia. (YAN/AN/DI)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (36288)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13333)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12712)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7882)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5233)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4465)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3806)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3546)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3471)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3396)
Bedah JayaposKorupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaBANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan ...


Warga Desa Indrajaya Komplain Pengerjaan JalanProyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongPengawasan Dinas Lemah, Inspeksi Tanggul Urukan Pantai Kenjeran (Bronjong) Asal JadiProyek Rp 14 M Lebih Kawalan TP4D Kajati Kalteng Terindikasi Tak Sesuai KontrakProgram BSPS Tahun 2017, Diduga Langgar Peraturan Kemen PUPRProyek Irigasi Banda Usang Di Siguhung Terkesan AmburadulApotik Intan Farma Diduga Jual Obat Diatas HET, Imodium Dijual Rp 145 Ribu, Apotik Lain Rp 91 Ribu
Laporan KhususPT Semen Baturaja (Persero) Tbk. ...


Jelang Lebaran, Harga Stabil di Mendobarat dan MerawangPemkab Mojokerto Kembali Pertahankan Gelar WTPPT Inalum Bagikan Paket Sembako Gratis kepada WargaPelantikan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Samosir DigelarBupati Dan Ketua TP- PKK Tanjab Barat, Bagikan Zakat MalPUBLIKASI KINERJA DINAS SOSIAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018WTP Ke Enam Anugerah Terindah Bagi Kabupaten Tanah Datar