Selasa, 03 Juli 2012 - 06:17:13 WIB
Dua Unit Mobil Dinas Walikota Siantar Diduga DialihfungsikanKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 862 kali

Baca Juga:Prestasi SMPN 80 Halim Jaktim Meningkat SignifikanWarga dan Tokoh NU Dukung H Ishak Mekki Sebagai Gubernur SumselBeberapa Kades di Kecamatan Sumbul DilantikKapling PKL Terminal Rajapolah Kumuh

Siantar, Jaya Pos

Walikota Siantar Hulman Sitorus diduga sudah melakukan pelanggaran hokum. Hal ini terbukti dengan raibnya 2 unit mobil dinas 6 bulan terakhir ini. Apalagi saat ini, Walikota Siantar masih menggunakan mobil Jeep Cherooke BK 63 H. Untuk mengelabui masyarakat Kota Siantar, Hulman Sitorus juga sempat menukar nopol mobil Jeep Cherooke BK 63 H menjadi nopol BK 1 W, sehingga sempat menuai protes berbagai kalangan dan bahkan hal ini sudah diadukan ke polisi.

Menurut Ketua Bidang Hukum DPC KOSWARI Siantar/Simalungun, M Harahap, Kamis (14/6), bahwa Walikota Siantar Hulman Sitorus diduga sudah mengalihfungsikan 2 unit mobil dinas walikota yang dianggarkan dari APBD Kota Siantar itu.

Hal itu, katanya, dapat terlihat dengan masih dipakainya mobil Jeep Cherooke BK 63 H oleh Hulman Sitorus pada setiap acara resmi kedinasan Walikota Siantar. “Jangan-jangan benar dugaan bahwa kedua mobil tersebut telah dikomersilkan oleh Walikota Siantar,” terangnya.

M Harahap juga menambahkan, bila memang benar mobil dinas tersebut dikomersilkan, Walikota Siantar Hulman Sitorus bisa terjerat UU No 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Korupsi pasal 3 dengan ancaman hukuman seumur hidup dan denda paling paling banyak 1 miliar. “Kita dari DPC KOSWARI Siantar/Simalungun akan segera mengumpulkan data untuk membuat pengaduan ke KPK di Jakarta,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kabag Humas Pemko Siantar, Daniel Siregar dan Kabag Umum/Perlengkapan Pemkot Siantar, Jhon Piter Sitorus, hingga berita ini diturunkan terkesan memberikan keterangan. Hrp/SS


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (118656)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89325)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (44459)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (38678)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (38086)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (34459)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (33628)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (28578)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (21472)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (20316)
Bedah JayaposPreservasi dan Pelebaran Jalan Terindikasi Dikorupsi (Bag 2)Surabaya, Jaya Pos Dalam edisi 405 wartawan Harian Jaya Pos telah berhasil mengungkap beberapa penyimpangan ...


Centeng Kontraktor Bekingi Pembuangan LimbahPembangunan TRK SMPN 2 Gunung Kaler Diduga Tidak Sesuai SpekMasyarakat Mendesak Ahok Copot Sudin Penataan Kota Jakut Pekerjaan Peningkatan Saluran Pembuangan Bermasalah, Penegak Hukum Diminta Turun TanganAda Apa Antara Penyidik Polres Ketapang, Dengan Pelapor ?Mantan Kades Bakal Dipolisikan WarganyaPDAM Kapuas Tidak Terima Pipa Bocor
Laporan KhususSidang Paripurna DPRD Kabupaten Pessel DigelarPessel, Jaya Pos Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pesisir Selatan (Pessel) penyampaian ...


Panji Intruksikan Semua SKPD Realisasikan AnggaranHeri Amalindo Sholat Idul Fitri Bersama Warga PendopoWartawan dan Humas Pemko Bukittinggi Lakukan Studi Banding ke Pekan BaruKomisi IV Kunjungi Kantor PerumnasDSDAP Banten Akan Perbaiki 11 DILing Suwargi : Tidak Boleh Ada Bangunan di SempadanPenyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati OI 2015, DPRD OI Gelar Rapat Paripurna