Selasa, 03 Juli 2012 - 06:17:13 WIB
Dua Unit Mobil Dinas Walikota Siantar Diduga DialihfungsikanKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 437 kali

Baca Juga:Prestasi SMPN 80 Halim Jaktim Meningkat SignifikanWarga dan Tokoh NU Dukung H Ishak Mekki Sebagai Gubernur SumselBeberapa Kades di Kecamatan Sumbul DilantikKapling PKL Terminal Rajapolah Kumuh

Siantar, Jaya Pos

Walikota Siantar Hulman Sitorus diduga sudah melakukan pelanggaran hokum. Hal ini terbukti dengan raibnya 2 unit mobil dinas 6 bulan terakhir ini. Apalagi saat ini, Walikota Siantar masih menggunakan mobil Jeep Cherooke BK 63 H. Untuk mengelabui masyarakat Kota Siantar, Hulman Sitorus juga sempat menukar nopol mobil Jeep Cherooke BK 63 H menjadi nopol BK 1 W, sehingga sempat menuai protes berbagai kalangan dan bahkan hal ini sudah diadukan ke polisi.

Menurut Ketua Bidang Hukum DPC KOSWARI Siantar/Simalungun, M Harahap, Kamis (14/6), bahwa Walikota Siantar Hulman Sitorus diduga sudah mengalihfungsikan 2 unit mobil dinas walikota yang dianggarkan dari APBD Kota Siantar itu.

Hal itu, katanya, dapat terlihat dengan masih dipakainya mobil Jeep Cherooke BK 63 H oleh Hulman Sitorus pada setiap acara resmi kedinasan Walikota Siantar. “Jangan-jangan benar dugaan bahwa kedua mobil tersebut telah dikomersilkan oleh Walikota Siantar,” terangnya.

M Harahap juga menambahkan, bila memang benar mobil dinas tersebut dikomersilkan, Walikota Siantar Hulman Sitorus bisa terjerat UU No 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Korupsi pasal 3 dengan ancaman hukuman seumur hidup dan denda paling paling banyak 1 miliar. “Kita dari DPC KOSWARI Siantar/Simalungun akan segera mengumpulkan data untuk membuat pengaduan ke KPK di Jakarta,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kabag Humas Pemko Siantar, Daniel Siregar dan Kabag Umum/Perlengkapan Pemkot Siantar, Jhon Piter Sitorus, hingga berita ini diturunkan terkesan memberikan keterangan. Hrp/SS


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (112975)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (81896)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (14219)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (9528)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (8113)Masyarakat Tapanuli Tengah Demo Didepan Kantor KPK Minta Ketua KPK Tangkap Bonaran Situmeang (7979)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (7323)Harian JAYA POS (6530)Demo di Kantor Bupati Tapteng, Minta Bonaran Situmeang Segera Ditangkap (6346)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (6093)
Bedah JayaposDiduga Proyek Bermasalah 3 LSM Laporkan ke KPKBantaeng, Jaya Pos Kegiatan reklamasi proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga ...


Kejaksaan Akan Usut Dugaan Korupsi PDAM TirtaweningProyek peningkatan Sistem Lalu Lintas Kapal di Dumai, Publik Pertanyakan Bentuk Proyek dan KeberadaaAhli Waris Keluarga Tiga Menteng, Menuntut Pembayaran Ganti Rugi Lahan SDN No 14 dan 41Putihkan 5.000 Ha Sawit Ilegal Milik PT. BGA Group, Pejabat Ketapang Diisukan Terima Fee Rp 40 M52 unit Perumahan Dibangun PT Erminta Diduga Tanpa IMBButuh Perhatian Kapoldasu, Pemerasan dan Perampokan Marak di JalinsumDiduga Manager PT. PAL Main dengan Mafia Tanah
Laporan KhususJokowi - JK deklarasikan kemenangannya di Sunda KelapaJakarta, Jaya Pos Setelah Komisi Pemilihan Umum Pusat Jakarta, Selasa Malam, menetapkan Joko Widodo dan ...


"Ida Hinadenggan ni Angka na Sarohai"Tradisi Budaya Mudik Tradisi Mudik Bagi Kaum PerantauQuck Count dari Berbagai Lembaga Survei, Pasangan Jokowi-JK Unggul SementaraKelompok Tani Pribumi Kalbar Dukung Jokowi-JK Jadi Presiden RIGerakan Batak Bersatu Dukung Jokowi-JKBudaya Adat Totokng Simpang Pasir Dukung Jokowi-JKPuisi Gejolak Asmara & Kaca Oleh: Sarah Engeline Joseph.