Selasa, 19 Juni 2012 - 07:33:29 WIB
Polda Riau Kecolongan, BNKB Dikeluarkan Dengan Surat Jual Beli PalsuKategori: Riau - Dibaca: 429 kali

Baca Juga:FK-2 Minta BPK Segera Usut Penggunaan Dana CSR PLTU 2 Banten LabuanSelama Rehab, Proses Belajar Mengajar di SDN Leuwiliang Baru Berjalan LancarLKPJ Bupati Tapteng Masih Cacat HukumPraktik Mafia Proyek (Bag 3), Belum Kering Masalah 2010 Proyek Laboratorium Rp 70 M di Untad Sudah

Pekanbaru, Jaya Pos

Keprofesionalan oknum di Kepolisian Daerah Riau akhir-akhir ini dipertayankan oleh masyarakat. Sebab, seseorang yang mengurus surat balik nama atau Balik Nama Kendaraan Bermotor (BNKB) dengan memakai kwitansi yang diduga paslu dapat terealisasi dengan lancer, hingga BPKB dapat dikeluarkan.

Sebut saja Yuhanis, laki-laki ini nekat memalsukan surat-surat jual beli sebuah mobil Avanza  BM 1013 QB milik seorang perempuan bernama Mardohyana, warga Pekanbaru. Tindakan nekat Yuhanis ini dilakukanya karena ingin memiliki kendaraan tersebut.

Menurut sumber Jaya Pos, antara Yuhanis dengan Mardohyana tadinya merupakan pasangan suami istri yang kawin dengan menikah siri. Keduanya menikah lantara suka sama suka. Mardoyana adalah seorang janda, sementara Yuhanis tadinya mengaku sebagai lelaki lajang tulen. Karena cinta, maka kedua anak manusia ini pun mengambil kesimpulan untuk melanjutkan hubunganya kejenjang pernikahan, dan jadilah mereka menikah siri.

Berselang bebarapa waktu kemudian, Mardoyana mengetahui kalau pria yang menikahi dirinya itu ternyata bukan lagi seorang pria lajang, Yuhanis ternyata adalah seorang laki-laki yang sudah mempunyai istri. Mengetahui Yuhanis telah membohongi dirinya, sehingga menimbulkan percecokan di keluarga mereka. hingga beberapa waktu lamanya percecokan itu semakin meruncing.

Yuhanis, yang diberi hak pakai mobil tersebut dan sebuah rumah oleh  Mardohyana, sewaktu masih akur, belum diminta oleh Mardoyana, masih dikuasai oleh Yuhanis. Ternyata yohanis diam-diam mempunyai niat untuk memiliki mobil tersebut. Sehingga pada tahun 2011 lalu, Yuhanis nekat memalsukan surat-surat berupa kwitansi jual beli kendaraan tersebut.

Berdasarkan kwitansi jual beli yang diduga palsu itu, diuruslah balik nama kendaraan itu atas nama dirinya ke Ditlantas Polda Riau. Oleh Ditlantas Polda Riau, gayung pun bersambut, proses balik nama dilakukan, keluarlah BPKP yang baru atas nama Yuhanis.

Regiden Direktorat Lalulintas Kepolisian Daerah Riau AKBP Ary Apriyono, ketika dikonfomasi di kantornya kepada Jaya Pos mengatakan, bahwa pihaknyan bekerja sesuai aturan untuk mengurus BNKB, yang diperlukan adalah bukti-bukti kepemilikan yang semuanya asli. KTP, BPKP surat jual beli atau kwitansi asli. “Pokoknya semuanya asli. Tidak dibenarkan menggunakan foto kopi. Kemudian dilakukan cek fisik. Bila semua persyaratan sesuai aturan sudah dilengkapi akan diproses,” kata Ary.

Ary menambahkan “tidak perlu dihadirkan kedua belah pihak antara pembeli dan penjual, jika persyaratan sudah lengkap. Ini pemalsuan, jelas sudah pidana. Permasalahanya bukan lagi di Lantas, tentu harus dilaporkan ke diretorat reserse”.

Ditanya apakah BPKP yang dikeluarkan oleh Ditlantas Polda Riau akan tetap berlaku walaupun pengurusannya diduga dengan menggunakan kwitansi jual belinya itu palsu? “Itu tetap berlaku sesuai aturan, tidak boleh digangugugat. Lagi pula, kami tidak mencek sampai apakah tandatangan atau kwitansi jual beli itu asli atau tidak. Sebab, semua persyaratannya harus yang asli, karena semua asli kami percaya aja,” jawabnya.

Kasus seperti ini, diakuinya memang jarang terjadi. Kalau pun ada berarti itu persoalah antara keluarga. Namun demikian, kedepan untuk mengantisipasi kejadian serupa agar tidak terulang, pihaknya akan cek kwintasi jual belinya.

Tetapi Ary menolak kalau Direktorat Lalulistas Polda Riau disalahkan atau dikatakana kecolongan dalam hal ini. “Saya tidak sependapat kalau dikatakan kami kecolongan. Inikan pemalsuan, berarti pidana,” ujar Ari. Sementara Mardohayana yang mengetahui dugaan pemalsuan surat-surat jual beli mobil tersebut langsung melapor ke Polda Riau. Tun mt.


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59627)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51480)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (48752)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14969)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14240)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14063)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13795)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13288)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11768)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9254)
Bedah JayaposAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesSidoarjo, Jaya Pos Kepala Desa Pademonegoro Ispriyanto diduga cenderung tertutup dan memonopoli dalam ...


Realisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruDiduga Palsukan Produk Pabrikasi, U-Ditch Merek BCA Berstempel Calvary DipertanyakanBuruh PT Siwanggi Sejati Luhur Demo Karena Pembayaran Bonus Yang Tak SesuaiKasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruPenggunaan ADD di Jorong Silungkang Tidak Transparan
Laporan Khusus20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahPadang Panjang, Jaya Pos Sebanyak 20 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Panjang ...


Ilyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres Demi Keutuhan NKRI Majelis Madiena Adakan Istigosah Dan TausiyahPimpin Upacara di IPDN, Pengamat: Bukti Bupati Bantaeng Punya Jejaring Kuat di PusatRanperda Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar di 2018 DiSetujuiPublikasi Kinerja Sekda Kabupaten Bogor Semester I Tahun 2019