Jumat, 15 Juni 2012 - 20:00:14 WIB
Intimidasi, Merampas dan Membanting HP Wartawan, Syahbandar Tarempa Dilapor ke PolisiKategori: Kepri - Dibaca: 406 kali

Baca Juga:PT Batam Samudra Harus Bertanggungjawab Terkait Insiden APC Aussei 1Kota Sorong Sebagai Tempat Transit Perlu Benahi PelayanannyaKomisi III DPR-RI : Pemerintah Diminta Tegas Dalam Menangani Pencemaran Danau TobaPolresta Depok Tangani 72 Kasus Penipuan Online

Anambas, Jaya Pos

Pelaksana harian (Plh) Syahbandar Tarempa Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau, Darlis terancam pidana penjara dua tahun atau denda Rp 500 juta atas tindakannya dengan sengaja menghambat atau menghalangi wartawan dalam mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi.

Erfan, wartawan Jaya Pos di Anambas melaporkan pejabat tersebut ke kantor polisi setempat atas perlakuan yang diterimanya dari Darlis, Kamis (14/6) saat meminta konfirmasi terkait kondisi Pelabuhan Bukit Raya.

Erfan melaporkan Darlis di Polsek Siantan pada malam harinya dengan laporan polisi LP/07/K/VI/2012.

Wartawan perwakilan Jaya Pos di Kepulauan Anambas itu meminta kepolisian menggunakan Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999 pasal 18 untuk mempidanakan Darlis.

Perbuatan yang dikategorikan sebagai tindakan menghambat atau menghalangi wartawan dalam mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi dilakukan Darlis dengan intimidasi kepada Erfan. Tidak hanya itu, Darlis juga merampas handphone Erfan dan membantingnya, saat digunakan merekam.

Kejadian itu bermula ketika Erfan mencoba melakukan konfirmasi keadaan Pelabuhan Bukit Raya yang sudah mengkhawatirkan karena bagian bawah pelabuhan sudah rusak dan besi pondasi berkarat. 

Ia menemui pelaksana harian (Plh) Syahbandar, Darlis. Namun tidak diterima baik-baik, malah Darlis langsung marah-marah karena tidak terima atas pemberitaan yang sebelumnya telah terbit.

“Saat kami tiba di Kantor Syahbandar, Darlis langsung marah-marah dan tidak memberikan kesempatan kepada saya untuk menerangkan permasalahannya,” kata Erfan.

Saat pembicaraan, kata Irfan, dirinya merekam dan saat itu diketahui oleh pihak Syahbandar dan merampas handphone dan membantingnya. “Saat konfirmasi saya memang merekam pembicaraan karena permasalahan ini menurut saya sangat penting untuk keselamatan para penumpang yang melalui Pelabuhan Bukit Raya.

Tapi saat itu dia (Darlis-red.) mengetahui kalau saya merekamnya dan secara spontan mengambil handphone saya dan membantingnya di atas meja,” ujar Erfan.

Erfan juga menambahkan saat kejadian tersebut ada orang di luar pegawai Syahbandar mendekati mereka dan pihak Syahbandar berteriak dan mengusirnya.

“Saat itu kami datang ke kantor bertiga dengan teman-teman dan saat itu langsung mengusir kami dari kantor sambil membanting pintu ruangannya,” ungkapnya.

Pemimpin Redaksi Jaya Pos di Jakarta, Toni Limbong, mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan pejabat Syahbandar Tarempa kepada wartawannya.

Untuk itu, ia meminta kepolisian serius menindaklanjuti kasus tersebut hingga masuk ke pengadilan.
“Saya meminta pihak Polres Anambas menuntaskan kasus ini. Selain itu, kami akan meminta Mabes Polri untuk mengawal kasus ini agar tidak dimain-mainkan,” tegas Limbong. Red


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59647)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49447)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14979)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14076)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13807)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11866)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres