Kamis, 09 Maret 2017 - 05:42:29 WIB
PN Bantul Gelar Sidang Apkomindo Terdakwa Merasa Keberatan Kategori: Jogjakarta - Dibaca: 498 kali

Baca Juga:Sophie Paris Karo Express Style SuksesDua Tahun Jembatan Ambruk, Sampai Sekarang Tidak Ada PerbaikanDugaan Mark-up gedung VIP, Pejabat Dishub Riau Saling Lempar Tangung jawab SMAN 1 Margaasih Sekolah Rintisan Berprestasi

Bantul, Jaya Pos

Saksi saat diambil sumpah sebelum memberikan keterangan di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Bantul. Seorang mantan Pejabat Sementara (Pjs) Ketua DPP Apkomindo tahun 2016, Agus Setiawan Lee menilai sebelum melaporkan Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Ir Soegiharto Santoso alias Hoky, pihaknya telah mengingatkan agar siapapun pihak yang menggunakan logo Apkomndo agar meminta izin Sony Frasnley selaku pemegang hak cipta karya logo tersebut.

Hal ini terungkap dalam kesaksian di hadapan majelis hakim diketuai Subagyo SH MHum dan penasihat hukum Bimas Ariyanta SH dan Riswanto SH dalam sidang yang berlangsung di PN Bantul, Kamis (02/03) sore.

“Kami mengetahui pihak Hoky mau melakukan pameran dengan menggunakan logo Apkomindo. Untuk itu kami kirimkan somasi bagi siapapun yang hendak pemeran atau menggunakan logo tersebut agar meminta izin Sony Fransley,” ujar Agus Setiawan Lee.

Sehingga atas kepengurusan Hoky menggunakan logo Apkomindo dalam pameran Mega Bazar di JEC Bantul dinilai tak memiliki izin dari pihak Sony sebagai pemilik hak.

Saksi sendiri mengetahui ada pemasangan logo Apkomindo di salah satu surat kabar harian nasional sehingga saksi Agus Setiawan Lee yang mendapat kuasa dari Sony melaporkan Hoky ke Maebs Polri.

Selama ini, saksi tak mengakui terdakwa sebagai pengurus Apkomindo, apalagi sebagai Ketua Umum DPP Apkmindo. Saksi menilai pihak Hoky telah membuat kepengurusan Apkomido tandingan. Dari laporan tersebut, Hoky ditetapkan sebagai tersangka hingga diajukan ke kursi persidangan PN Bantul.

Dari kesaksian tersebut, Hoky merasa keberatan dengan keterangan saksi Agus Setiawan Lee. Karena pemasangan logo di sebuah surat kabar nasional bukan dilakukan ataupun perintah Hoky. Bahkan selama ini pihaknya tak penah diinformasikan saat logo dipasang. “Itu kewenangan DPD Apkomindo DIY dan PT Dyandra Promosindo dalam pemasangan logo. Sehingga penggunaan logo Apkomindo maupun pemasangan di surat kabar bukan tanggung jawab saya. Jadi semua tak ada urusannya dengan saya,” terang Hoky.(Mus)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59098)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50956)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14259)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (14103)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13405)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13357)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12709)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8746)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8296)
Bedah JayaposKorban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Melapor Ke Polda RiauPekanbaru, Jaya Pos Sehubungan dengan adanya laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh ...


Selain Langgar Permendes No 19, Perangkat Desa Ciseureheun Juga Dobel JobKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MRSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah Fiktif
Laporan KhususDalam Tiga Bulan, Petani Cabai Bantaeng Bisa Raup Rp30 Juta Bantaeng, Jaya Pos Pengembangan inovasi pertanian terus dilakukan petani di Bantaeng. Salah satu yang sedang ...


KPU Gumas Gelar Rakor Penyusunan DPTB dan DPK Pemilu 2019Penilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMK