Rabu, 13 Juni 2012 - 07:31:08 WIB
Timbangan PT Inti Indosawit Subur Diduga Tidak Lakukan Tera Ulang Secara BerkalaKategori: Riau - Dibaca: 2446 kali

Baca Juga:Hindari Praktek Ilegal, Dinkes Kalbar Perketat Perizinan Perusahaan Berbasis FarmasiKabupaten OKI Terbaik di SumateraJalinsum Tarutung Padangsidempuan DipeliharaKerusakan Jalan Golpara-Nagrak Dikeluhkan Warga

Inhu, Jaya Pos


Untuk menghindari penyelewengan penggunaan timbangan, baik timbangan dengan sistem peraga digital maupun sistem peraga analog dengan tingkat ketelitian instrumen pengukur di atas 90%, dibutuhkan kalibrasi secara rutin dari pihak-pihak terkait, paling tidak sekali dalam enam bulan.


Berbeda halnya pada perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Inti Indosawit Subur. Group Asian Agri, tepatnya pada pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS) Ukui II ini, diduga telah mengunakan timbangan tanpa melalui kalibrasi terlebih dahulu, dengan didampingi oleh instansi-instansi terkait seperti Badan Metrologi, bidang pengawasan dan tera ulang timbangan pada sejumlah perusahaan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten maupun propinsi.


Lemahnya birokrasi di daerah ini untuk melakukan tugasnya menuai kontroversi di berbagai kalangan, tentang  adanya dugaan persekongkolan pihak pemerintah dengan menagemen PT Inti Indosawit Subur untuk tidak melakukan tera ulang secara berkala demi kesinambungan proses jual beli antara pihak perusahaan dengan pihak lainnya. Juga antara perusahaan perkebunan kelapa sawit ini dengan agen-agen kelapa sawit yang setiap harinya melakukan teransaksi jual beli di perusahaan tersebut.


Informasi yang diterima Jaya Pos dari seorang sopir menyebutkan, begitu tertutupnya dan juga minimnya informasi dan trasparansi dari pihak menagemen akan kalibrasi yang sesungguhnya, agar tercipta asumsi public secara positif pada perusahaan yang konon merupakan perusahaan perkebunan terbesar di Indonesia ini.


Sementara pihak manager PT Inti  Indosawit Subur, PMKS Ukui II, hingga berita ini diturunkan enggan memberikan komentar dengan alasan yang tidak jelas.


Untuk ini, masyarakat mendesak agar pemerintah kabupaten maupun pihak Disperindag Propinsi Riau segera menindak lanjuti adanya dugaan tentang pelanggaran yakni, tidak dilakukannya tera ulang secara berkala agar tidak menimbulkan opini  masyarakat yang dapat menyudutkan pihak perusahaan, dan juga buruknya kinerja pihak managemen dalam menangani berbagai masalah yang timbul dimasa masa yang akan datang. AG 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121376)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90824)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (59226)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (49752)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45722)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45277)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37348)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (32799)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31465)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (23822)
Bedah JayaposPT Karya Res Lisbet Mineral Diduga Loloskan Circon Ilegal Gunakan Dokumen AspalPT Karya ResLisbet Mineral ini, diduga telah menyalahgunakan dokumen pertambangan, karena beroperasi ...


15 Paket Proyek T.A 2017 Di Ketapang Terindikasi Persekongkolan TenderDianggap Tidak Berfungsi, Nama TP4D Kejati Sulsel Dihapus Dari Papan Proyek100 M Dana APBD Katingan di Bank BTN Raib?26 M Bangun Peningkatan Puskesmas/RSU di Kec. Merlung Dinilai MubazirEmpat Perusahan Siap Cairkan Uang Proyek Spandek Tanpa TenderPeningkatan Jalan Kp.Gardu-Kp.Cibayana Kab.Tangerang Diduga Tak Sesuai RabProyek Perbaikan Atap dan Interior Dinas PKPP Provinsi Sulsel Diduga Sarat Kongkalikong
Laporan KhususEnam Kali WTP, Kabupaten OKI Terima Penghargaan dari Presiden Kayuagung, Jaya Pos Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian ...


Idris Abdul Somad : Alhamdulillah Depok Kembali Meraih Penghargaan dari PresidenWakil Bupati Natuna Hadiri Wisuda ke IV TPQ Desa SepempangFery Pemda Natuna Tiba di Pelabuhan PenagiPengamen Jalanan Menjamur di Kota CiamisRadio Smooth FM Ajukan Permohonan Perpanjangan Izin SiaranPemkot Depok Berikan Bantuan Langsung Kepada 457 RTLHBupati Pastikan Proyek Rp 17,9 M Lancar