Rabu, 13 Juni 2012 - 07:31:08 WIB
Timbangan PT Inti Indosawit Subur Diduga Tidak Lakukan Tera Ulang Secara BerkalaKategori: Riau - Dibaca: 561 kali

Baca Juga:Hindari Praktek Ilegal, Dinkes Kalbar Perketat Perizinan Perusahaan Berbasis FarmasiKabupaten OKI Terbaik di SumateraJalinsum Tarutung Padangsidempuan DipeliharaKerusakan Jalan Golpara-Nagrak Dikeluhkan Warga

Inhu, Jaya Pos


Untuk menghindari penyelewengan penggunaan timbangan, baik timbangan dengan sistem peraga digital maupun sistem peraga analog dengan tingkat ketelitian instrumen pengukur di atas 90%, dibutuhkan kalibrasi secara rutin dari pihak-pihak terkait, paling tidak sekali dalam enam bulan.


Berbeda halnya pada perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Inti Indosawit Subur. Group Asian Agri, tepatnya pada pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS) Ukui II ini, diduga telah mengunakan timbangan tanpa melalui kalibrasi terlebih dahulu, dengan didampingi oleh instansi-instansi terkait seperti Badan Metrologi, bidang pengawasan dan tera ulang timbangan pada sejumlah perusahaan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten maupun propinsi.


Lemahnya birokrasi di daerah ini untuk melakukan tugasnya menuai kontroversi di berbagai kalangan, tentang  adanya dugaan persekongkolan pihak pemerintah dengan menagemen PT Inti Indosawit Subur untuk tidak melakukan tera ulang secara berkala demi kesinambungan proses jual beli antara pihak perusahaan dengan pihak lainnya. Juga antara perusahaan perkebunan kelapa sawit ini dengan agen-agen kelapa sawit yang setiap harinya melakukan teransaksi jual beli di perusahaan tersebut.


Informasi yang diterima Jaya Pos dari seorang sopir menyebutkan, begitu tertutupnya dan juga minimnya informasi dan trasparansi dari pihak menagemen akan kalibrasi yang sesungguhnya, agar tercipta asumsi public secara positif pada perusahaan yang konon merupakan perusahaan perkebunan terbesar di Indonesia ini.


Sementara pihak manager PT Inti  Indosawit Subur, PMKS Ukui II, hingga berita ini diturunkan enggan memberikan komentar dengan alasan yang tidak jelas.


Untuk ini, masyarakat mendesak agar pemerintah kabupaten maupun pihak Disperindag Propinsi Riau segera menindak lanjuti adanya dugaan tentang pelanggaran yakni, tidak dilakukannya tera ulang secara berkala agar tidak menimbulkan opini  masyarakat yang dapat menyudutkan pihak perusahaan, dan juga buruknya kinerja pihak managemen dalam menangani berbagai masalah yang timbul dimasa masa yang akan datang. AG 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49447)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11866)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres