Sabtu, 07 November 2015 - 05:40:34 WIB
2 Sawmill di Kapuas Hulu Diduga Kebal HukumKategori: Kalimantan Tengah - Dibaca: 212 kali

Baca Juga:Pejabat Pemkot Cimahi Tandatangani Pakta IntegritasTahanan Terlambat Datang, Sidang Tidak AdaCabuli Penumpang, Sopir Taksi Ternama Siap Di Meja HijaukanMenunggu Rehab Selesai, Siswa SDN Mekarjaya V Belajar di Teras

Palangka Raya, Jaya Pos

Aktivis Jaringan Pemantau Independent Kehutanan (JPIK) dan Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Peduli Lingkungan Hidup dan Anti Korupsi (Gepak) Kalimantan Tengah, Amat Jarot dan Bidu K Bahen, menuding 2 buah sawmill ilegal yang bebas beroperasi di wilayah hukum Kepolsian Sektor (Polsek) Kapuas Hulu, diduga kebal hukum.

Pasalnya, hampir setahun beroperasi di jalan perusahaan pertambangan batu bata, PT Tuah Global Mining (TGM), di Kecamatan Kapuas Hulu Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, sejak Januari lalu, hingga kini, keduanya milik pengusaha kayu berinisial HI warga Banjarmasin Kalsel dan IT warga kota Palangka Raya, tidak pernah tersentuh hukum.

Sumber Jaya Pos menyebutkan, selama beroperasi di daerah itu, ditaksir 800 m3 kayu yang dikirim keluar, diloloskan menggunakan dokumen milik salah seorang pengusaha asal Kuala Kurun berinisial, JM. “Sudah hampir setahun, dua buah sawmill itu aktif beroperasi, sekitar 800 m3 kayu yang sudah dikirim keluar menggunakan dokumen milik JM. Sawmill itu semuanya illegal,” ucap salah seorang mantan karyawan sawmill yang mengaku baru sekitar dua bulan berhenti.

Dari pantauan Jaya Pos, baru-baru di lokasi yang berjarak sekitar 3 kilometer dari simpang empat Jalan Hauling PT TGM di Kilometer 14 Jalan lintas Kuala Kurun-Sei Hanyu, ke arah Desa Tumbang Tukun di Sei Kapuas, baru-baru ini, tampak dua buah sawmill melakukan aktivitas.

Selain belasan karyawan, di lokasi tersebut juga terlihat tumpukan kayu log jenis meranti campuran ukuran 4 meter, jumlahnya ditaksir ratusan potong. Kemudian tumpukan kayu olahan berbagai ukuran, jumlahnya ditaksir puluhan meter kubik. Serta tiga buah truk terdiri dari nomor polisi (Nopol) AD 1782 AD, DA 1014 AE dan KT 8638 AL yang digunakan untuk mengangkut kayu.

“Disini ada dua buah sawmill, yang satunya milik HI, yang satunya lagi milik IT. Tapi, bosnya tidak ada disini, yang ada hanya pengawasnya,” ucap salah seorang karyawan, saat ditemui dilokasi.

Secara terpisah, pengawas sawmill berinisial CI saat ditemui di kediamannya di lokasi sawmill, membenarkan kalau kedua sawmill tersebut milik HI dan IT. Namun menurutnya yang beroperasi saat itu, hanya milik IT sedangkan milik HI sudah lama tidak beroperasi.

“Sawmillnya yang jalan cuma satu saja, sedangkan punya HI sudah lama tidak jalan. Jadi sebaiknya, bapak-bapak temui Pak IT di Palangka Raya saja, rumahnya di Jalan Garuda Permai. Tolong jangan ada memoto,“ ucapnya.

Sementara, IT saat hendak dikonfirmasi, meskipun sudah beberapa kali dihubungi via ponsel, hingga berita ini dimuat tidak berhasil ditemui, karena selalu menghindar.Mandau


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52368)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51550)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14304)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14131)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12385)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II