Sabtu, 07 April 2012 - 13:38:22 WIB
Bankamdes di Areal Tambang Emas Peboya Lakukan Pungli.Kategori: Sulawesi Tengah - Dibaca: 396 kali

Baca Juga:Jasa Raharja Kalbar Hadiri Pengukuhan FLLAJRatusan Ton Zircon Sitaan Polda Kalbar Di Ketapang Menghilang, Diduga Dijual KembaliHM Abduh Nst Menipu Masyarakat, Tanah Yang Sudah dijual di Jual KembaliGanda Putera SMPN 6 Cimahi Juara Milo School Competition.

Palu-Sulteng, Jaya Pos
 

Forum Bantuan Keamanan Desa (Bankamdes), yang konon bentukan kepolisian, mungkin punya niatan yang patut dihargai, karena membangun bersama masyarakat dalam menjaga keamanan. Namun, terkadang adanya kesan salah memahami dalam tataran implementasinya. Seperti yang terjadi di lingkungan areal Tambang Emas di Kelurahan Peboya Kota Palu.

Data yang didapatkan bahwa Bankamdes di Peboya, telah melakukan pungutan terhadap usaha tromol, tong, tumbuk-tumbuk kios pembeli emas warung (Bantaran Sungai) warung di lokasi warga, kios barang campuran bengkel, bak  peredaman/penyiraman, untuk angkutan palang, mobil truk, pick – up, tangki air, sepeda motor, yang pungutannya variatif mulai dari puluhan ribu hingga  lima ratusan ribu rupiah.

Pungutan tersebut, dalam satu bulan diperkirakan mencapai puluhan juta.  Anehnya, berbagai pungutan, konon tidak punya payung hokum atau berupa  perda.

Hal itu diungkapkan Ketua Yayasan Uwesama Peboya, Ali Djaluddin M saat dikonfiormasi di kediamanya, belum lama ini. Ali mengutarakan, Forum Bankamdes bertugas hanya untuk keamanan di Kelurahan Peboya, seperti layaknya Bankamdes yang ada di daerah-daerah lain. “Setahu saya, Bankamdes hanya menjaga keamanan warga seperti di daerah lain, tapi heranya di kelurahan kami tidak seperti itu, melainkan mereka bertugas untuk melakukan pungutan kepada masyarakat,” kata Ali.

Sementara  Darwis mengaku resah atas kehadiran Bankamdes di daerahnya, karena melakukan pungutan dan mengintimadisi warga dengan bahasa-bahasa ancaman. “Kalau tidak bayar, nanti kami akan bongkar tromol atau usahanya,” kata warga Kelurahan Poboya ini menirukan ucapan yang dicamkan kepadanya.  

Darwis berharap, Kapolda Sulteng, segera menegur anggotanya, karena sepengatahuan warga Bankamdes, tugasnya adalah menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, bukan mengancam atau menakut-nakuti warga dengan bahasa-bahasa yang kasar, sehingga warga menjadi resah dalam melakukan aktifitasnya di daerah lingkar tambang Poboya.

Kondisi ini, lanjut dia, terkesan adanya pembiaran. Masalah ini, dikonfirmasi kepada Ketua Forum Bankamdes Kelurahan Poboya, Umar, tidak membuahkan hasil.Abn/ST


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52393)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51551)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14306)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14132)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12386)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II