Jumat, 10 Juli 2015 - 06:44:46 WIB
Terkait Kasus Korupsi Dana Bansos 2012, Marson dan Ebonson Mangkir dari Panggilan JaksaKategori: Kalimantan Tengah - Dibaca: 288 kali

Baca Juga:Buol Diporakporandakan Angin Puting BeliungSalah Satu Jaksa di Kejari Jakarta Pusat Diduga Terima SuapLomba PBB Dari Tiga Daerah, SMAN 6 Tanjung Balai Meraih Juara Harapan IIRapat Minggon Bekasi Utara Sosialisasikan Perwal No. 2 Tahun 2012

Kuala Kurun, Jaya Pos

Kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial untuk kegiatan perluasan sawah mendukung tanaman pangan tahun 2012 senilai Rp 300 juta yang menjerat ketua dan bendahara Kelompok Tani Hapakat Jaya, Desa Sare Rangan, Kecamatan Tewah sebagai tersangka nampaknya terus bergulir di Kejaksaan Negeri Kuala Kurun.

Namun hingga kini, Marson Markusin Saleh selaku tersangka I dan Ebonson tersangka  II, sudah dua kali mangkir dari panggilan kejaksaan. Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Kuala Kurun, Jaja,SH kepada Jaya Pos. Kamis (6/2).

“Kami sudah dua kali memanggil mereka, namun mereka tidak mau datang,” ucap Jaja. Sebagaiman diketahui, kasus tersebut bergulir sejak tahun 2014 lalu. Dimana dari hasil penyidikan pihak kejaksaan beberapa waktu lalu bahwa dana yang diterima oleh anggota kelompok tani tersebut jumlahnya tidak sesuai dengan anggaran yang disalurkan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Gunung Mas.

Bahkan untuk melengkapi alat bukti, agar kasus ini dapat dilimpahkan ke pengadilan. Pihak penyidik Pidana Khusus (Pidsus) dari Kejaksaan Negeri Kuala Kurun, yang dipimpin oleh Kasi Pidsus Ario Wicaksono, SH juga telah menggeledah kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Gunung Mas. Pada, Rabu (2/7/2014) lalu. Terkait dengan mangkirnya kedua tersangka tersebut, kemungkinan pihak kejaksaan akan melakukan jemput paksa. Mandau


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60015)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54856)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51857)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15359)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14624)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14439)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14132)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13697)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13692)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9644)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik